Untitled Document
Sabtu , 10 Oktober 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
DPR Dukung Rumput Laut dan Singkong Jadi Pengganti Plastik Impor
Senin, 20 Apr 2026 - Sumber: https://www.babelinsight.id/ - Terbaca 290 x - Baca: 09 Oct 2026
 
Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Golkar Gandung Pardiman menyatakan dukungan terhadap penggunaan rumput laut dan singkong sebagai alternatif bahan baku plastik lokal pada Minggu (19/4/2026). Langkah strategis tersebut bertujuan mengurangi ketergantungan industri terhadap biji plastik impor yang mahal sekaligus memberdayakan petani serta nelayan nasional.

Pemanfaatan komoditas dalam negeri ini dinilai mampu menekan biaya produksi bagi sektor UMKM. Dilansir dari Nasional, saat ini harga biji plastik impor di pasaran telah menyentuh angka Rp 28.000 hingga Rp 35.000 per kilogram.

Gandung Pardiman menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi besar sebagai produsen utama bioplastik dunia mengingat status negara sebagai penghasil rumput laut terbesar kedua. Ia mendesak pemerintah untuk segera hadir memberikan intervensi nyata berupa bantuan teknologi dan kepastian serapan pasar bagi produk alternatif ini.

"Saya sangat mendukung langkah konkret Menteri Maman. Ini bukan hanya soal efisiensi biaya produksi UMKM, tapi juga soal kedaulatan ekonomi. Kenapa kita impor plastik mahal kalau rumput laut dan singkong kita melimpah?" ujar Gandung Pardiman, Anggota Komisi VII DPR RI.

Gandung menambahkan bahwa momentum ini harus dimanfaatkan untuk mendorong hilirisasi komoditas lokal di berbagai sektor retail dan kuliner. Ia meminta adanya kolaborasi lintas kementerian guna mempercepat standardisasi produk agar bioplastik lokal mampu bersaing secara kualitas.

"Ini momentum untuk hilirisasi komoditas lokal. UMKM kemasan, kuliner, dan retail bisa beralih ke bioplastik singkong atau rumput laut. Pemerintah harus hadir dengan insentif mesin, pelatihan, dan jaminan pasar," ujar Gandung Pardiman, Anggota Komisi VII DPR RI.

Pemanfaatan sumber daya domestik ini juga disebut sejalan dengan visi kepemimpinan Presiden Prabowo dalam meningkatkan daya saing industri nasional. Penjagaan lingkungan melalui penggunaan bahan ramah lingkungan dianggap sebagai nilai tambah bagi kemaslahatan masyarakat luas.

"Kalau UMKM berdaya dengan bahan baku lokal, petani sejahtera, impor turun, lingkungan terjaga. Ini yang disebut kemaslahatan. Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo agar semua sumber daya dalam negeri dimanfaatkan maksimal untuk daya saing industri nasional," imbuh Gandung Pardiman, Anggota Komisi VII DPR RI.

Di sisi lain, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman telah mengidentifikasi dua komoditas tersebut sebagai solusi jangka panjang atas kelangkaan bahan baku plastik. Hal itu disampaikan saat meninjau Kompleks Smesco Indonesia, Jakarta, pada Kamis (9/4/2026).

Pemerintah berupaya mencari substitusi nafta, yakni bahan baku berbasis minyak bumi yang pasokannya terganggu akibat konflik di wilayah Asia Barat. Maman menekankan pentingnya beralih ke bahan mentah yang ketersediaannya melimpah di tanah air.

"Rumput laut, singkong. Ini baru dua itu saja ya baru dua itu yang yang bisa dipakai untuk plastik ini," kata Maman Abdurrahman, Menteri UMKM.

Fokus kebijakan saat ini diarahkan pada penggantian material utama guna memutus rantai ketergantungan impor. Meskipun penggunaan plastik daur ulang sudah berjalan, substitusi bahan baku mentah tetap menjadi prioritas pemerintah.

"Dari nafta yang kita impor dari luar ya kita ganti jadi produk-produk yang di Indonesia sudah cukup banyak," ujar Maman Abdurrahman, Menteri UMKM.

Maman menyatakan bahwa penggunaan bahan nabati merupakan langkah antisipasi terhadap gangguan pasokan global yang sering kali memicu lonjakan harga. Hilirisasi ini diharapkan memperkuat struktur industri plastik nasional dari hulu ke hilir.

"Paling penting adalah substitusi pemanfaatan atau penggunaan raw material nafta," tutur Maman Abdurrahman, Menteri UMKM.
 
 
 
More Berita
 
1 . Kolaborasi PT Jasuda dan Gunadarma Hasilkan Rumah Pengering
  Jumat, 02 Oct 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 63 x
2 . Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang
  Senin, 28 Sep 2026-https://sulsel.suara.com/ - Terbaca 89 x
3 . Ulva Kering Indonesia Kembali Dikirim ke China
  Rabu, 23 Sep 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 98 x
4 . Rumput Laut Hanya Diekspor Mentah, Titiek Soeharto Minta Hilirisasi Sampai Produk Akhir
  Selasa, 22 Sep 2026-https://www.dpr.go.id/ - Terbaca 92 x
5 . Pertumbuhan Rumput Laut Cottonii Mulai Menurun Memasuki Musim Kurang Mendukung
  Sabtu, 19 Sep 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 127 x
6 . UNDP Dorong Nilai Tambah Rumput Laut untuk Memperkuat Ekonomi Masyarakat Pesisir Indonesia
  Jumat, 18 Sep 2026-https://www.pantau.com/ - Terbaca 111 x
7 . CV Posko Jasuda dan UNHAS Kembangkan Smart Grading Rumput Laut
  Kamis, 10 Sep 2026-Irna Aswanti Ibrahim & Dian Maya Sari - Terbaca 123 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Riset FKTP UNG Kembangkan Nori Berbahan Alga Merah Gracilaria verrucosa
  Senin, 28 Sep 2026 - https://fktp.ung.ac.id/ - Terbaca 92 x
2 . Peneliti UNDIP Terapkan Teknologi Pengering Rumput Laut Surya-Biomassa, Tingkatkan Nilai Tambah Prod
  Selasa, 22 Sep 2026 - https://undip.ac.id/ - Terbaca 82 x
3 . Valorization of Ulva lactuca Green Seaweed as a Functional Seasoning Ingredient: From Marine Biomass
  Jumat, 18 Sep 2026 - https://e-journal.unair.ac.id/ - Terbaca 105 x
4 . Inovasi Budidaya Rumput Laut: Prototipe KJARL Bersekat Tingkatkan Produktivitas hingga 75 Persen
  Selasa, 08 Sep 2026 - https://lp2s.umi.ac.id/ - Terbaca 116 x
5 . Tim Mahasiswa UAD Teliti Potensi Rumput Laut untuk Bahan Bakar Kapal
  Kamis, 03 Sep 2026 - https://www.kompas.com/ - Terbaca 117 x
6 . Fenomena Edible Packaging: Kemasan Ramah Lingkungan Berbahan Rumput Laut
  Senin, 24 Aug 2026 - https://rri.co.id/ - Terbaca 149 x
7 . FIKP Unhas Kembangkan Bibit Rumput Laut Unggul Penghasil Bahan Industri
  Rabu, 19 Aug 2026 - https://www.identitasunhas.com/ - Terbaca 149 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,668,495 Kali
Member JaSuDa 10,785 Org
Buku Promosi 810 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin