Untitled Document
Sabtu , 10 Oktober 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Riset FKTP UNG Kembangkan Nori Berbahan Alga Merah Gracilaria verrucosa
Senin, 28 Sep 2026 - Sumber: https://fktp.ung.ac.id/ - Terbaca 91 x - Baca: 10 Oct 2026
 
Pemanfaatan rumput laut lokal sebagai bahan pangan alternatif terus dikembangkan melalui penelitian di Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan (FKTP) Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Salah satunya melalui penelitian berjudul “Karakteristik Nori Alga Merah Gracilaria verrucosa Menggunakan Konsentrasi Larutan Cuka Beras yang Berbeda” yang dilakukan oleh Siti Rahmatya A. Darise, Lukman Mile, dan Iin Susilawati Lantu dari Program Studi Teknologi Hasil Perikanan FKTP UNG. Penelitian tersebut diterbitkan dalam Zoologi: Jurnal Ilmu Peternakan, Ilmu Perikanan, Ilmu Kedokteran Hewan, Volume 4 Nomor 2 Tahun 2026, halaman 60–72.

Penelitian ini berangkat dari keterbatasan ketersediaan Porphyra, rumput laut yang umum digunakan sebagai bahan baku nori. Para peneliti mengeksplorasi Gracilaria verrucosa, salah satu alga merah yang tersedia di Indonesia, sebagai alternatif bahan baku nori. Penggunaan larutan cuka beras dalam proses perendaman ditujukan antara lain untuk membantu mengurangi aroma amis atau bau lumpur pada rumput laut sekaligus memengaruhi karakteristik produk yang dihasilkan.

Dalam penelitian tersebut, digunakan tiga perlakuan konsentrasi cuka beras, yakni P1: 600 ml air + 10 ml cuka beras, P2: 600 ml air + 30 ml cuka beras, dan P3: 600 ml air + 50 ml cuka beras. Pengujian meliputi karakteristik organoleptik—warna, aroma, rasa, dan tekstur—dengan melibatkan 25 panelis, serta analisis kadar air dan Angka Lempeng Total (ALT). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan analisis ANOVA dan uji lanjut Duncan pada taraf kepercayaan 95%.

Perlakuan P3 Menunjukkan Penerimaan Organoleptik TerbaikHasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P3 dengan 50 ml cuka beras menghasilkan karakteristik organoleptik yang paling disukai panelis. Nilai rata-rata warna mencapai 4,00, aroma 4,20, rasa 3,72, dan tekstur 4,04. Perbedaan konsentrasi cuka beras juga memberikan pengaruh nyata terhadap karakteristik warna, aroma, rasa, dan tekstur nori.

Dari aspek kadar air, P1 menghasilkan 10,44%, P2 7,25%, dan P3 8,92%. Ketiga perlakuan tersebut berada dalam rentang persyaratan kadar air nori yang dicantumkan dalam penelitian berdasarkan SNI 9105:2022, yakni maksimal 14%. Penelitian juga menunjukkan adanya fenomena pelepasan dan penyerapan kembali air selama proses perendaman, sehingga hubungan antara volume larutan cuka beras dan kadar air tidak bersifat linier.

Sementara itu, hasil pengujian ALT menunjukkan nilai P1 sebesar log 4,34, P2 log 4,26, dan P3 log 3,71. Penelitian mencatat bahwa peningkatan konsentrasi cuka beras berpengaruh terhadap jumlah mikroba, karena lingkungan yang lebih asam dapat menghambat pertumbuhan sebagian mikroorganisme. Dalam kesimpulannya, peneliti menetapkan P3 sebagai formulasi terbaik karena menghasilkan karakteristik sensori yang paling disukai serta memenuhi parameter mutu yang dibahas dalam penelitian.

Potensi Diversifikasi Produk Rumput LautPenelitian ini memperlihatkan peluang pemanfaatan Gracilaria verrucosa tidak hanya sebagai komoditas rumput laut, tetapi juga sebagai bahan baku produk pangan olahan bernilai tambah. Bagi bidang Teknologi Hasil Perikanan, kajian tersebut menjadi bagian dari upaya mengembangkan teknologi pengolahan yang memperhatikan karakteristik sensori, kadar air, serta aspek keamanan mikrobiologis produk.

Bagi FKTP UNG, penelitian oleh Siti Rahmatya A. Darise, Lukman Mile, dan Iin Susilawati Lantu ini turut menunjukkan ruang pengembangan riset pengolahan hasil kelautan dan perikanan berbasis sumber daya lokal. Hasil penelitian tersebut dapat menjadi referensi untuk pengembangan penelitian lanjutan dengan variasi konsentrasi cuka beras yang lebih luas serta pengujian parameter mutu lain seperti kandungan gizi, aktivitas antioksidan, dan daya simpan produk.
 
 
 
More Berita
 
1 . Kolaborasi PT Jasuda dan Gunadarma Hasilkan Rumah Pengering
  Jumat, 02 Oct 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 63 x
2 . Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang
  Senin, 28 Sep 2026-https://sulsel.suara.com/ - Terbaca 89 x
3 . Ulva Kering Indonesia Kembali Dikirim ke China
  Rabu, 23 Sep 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 97 x
4 . Rumput Laut Hanya Diekspor Mentah, Titiek Soeharto Minta Hilirisasi Sampai Produk Akhir
  Selasa, 22 Sep 2026-https://www.dpr.go.id/ - Terbaca 92 x
5 . Pertumbuhan Rumput Laut Cottonii Mulai Menurun Memasuki Musim Kurang Mendukung
  Sabtu, 19 Sep 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 127 x
6 . UNDP Dorong Nilai Tambah Rumput Laut untuk Memperkuat Ekonomi Masyarakat Pesisir Indonesia
  Jumat, 18 Sep 2026-https://www.pantau.com/ - Terbaca 111 x
7 . CV Posko Jasuda dan UNHAS Kembangkan Smart Grading Rumput Laut
  Kamis, 10 Sep 2026-Irna Aswanti Ibrahim & Dian Maya Sari - Terbaca 123 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Peneliti UNDIP Terapkan Teknologi Pengering Rumput Laut Surya-Biomassa, Tingkatkan Nilai Tambah Prod
  Selasa, 22 Sep 2026 - https://undip.ac.id/ - Terbaca 82 x
2 . Valorization of Ulva lactuca Green Seaweed as a Functional Seasoning Ingredient: From Marine Biomass
  Jumat, 18 Sep 2026 - https://e-journal.unair.ac.id/ - Terbaca 105 x
3 . Inovasi Budidaya Rumput Laut: Prototipe KJARL Bersekat Tingkatkan Produktivitas hingga 75 Persen
  Selasa, 08 Sep 2026 - https://lp2s.umi.ac.id/ - Terbaca 116 x
4 . Tim Mahasiswa UAD Teliti Potensi Rumput Laut untuk Bahan Bakar Kapal
  Kamis, 03 Sep 2026 - https://www.kompas.com/ - Terbaca 117 x
5 . Fenomena Edible Packaging: Kemasan Ramah Lingkungan Berbahan Rumput Laut
  Senin, 24 Aug 2026 - https://rri.co.id/ - Terbaca 149 x
6 . FIKP Unhas Kembangkan Bibit Rumput Laut Unggul Penghasil Bahan Industri
  Rabu, 19 Aug 2026 - https://www.identitasunhas.com/ - Terbaca 149 x
7 . Analisis Mutu dan Antioksidan Abon Rumput Laut Ulva lactuca
  Senin, 10 Aug 2026 - Yuliati H. Sipahutar dkk. - Terbaca 172 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,668,494 Kali
Member JaSuDa 10,785 Org
Buku Promosi 810 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin