Untitled Document
  | Cari | Buku Tamu |Peta Situs | Galeri Photo | Video Program | Bank Transfer | Cara Pemesanan | About us
Untitled Document
Menu
Berita
Litbang
Publikasi
Komunitas
Informasi Harga
Data Pelabuhan
Pasang Surut
Terminal JaSuDa
Layanan Produk
Trade Data
China Study
Buku Euchema
Modul Bisnis RL
Monograph
Buku Member
Konfirmasi
Download e-book
Layanan Jasa
Tanya Jawab
Konsultan/Training
Web Develop
Pasang Iklan
Amarta Project
Chat With Us
Contact Us
Dedi Kurniadi
Boedi Julianto
Dina Saragih
Irsyadi S.
T A N Y A   J A W A B
Layanan Gratis untuk Konsultasi
1 - 10 dari 2080 Penanya
 
Septian Chandra [D.K.I Jakarta]
Jumat, 03 Feb 2012
Pak sy mau tanya, di daerah banten dan sumatera sana, apakah terdapat banyak pabrik produksi rumput laut menjadi karaginan ?

Dan apakah pasar lokal sangat membutuhkan ATC Chips serta SRC ? Demand (Permintaan)nya seperti apa ? Apakah saat ini cukup atau tidak ?

Sekian dan Terima Kasih
Jawaban
Terima kasih telah bertanya. Mohon bersabar untuk respon kami.
(Tim JaSuDa)
 
winda andarina [bogor]
Kamis, 02 Feb 2012
assalamualaikum..
saya mau menyanyakan:
1. ekstraksi spinosum lebih baik menggunakan KOH atau NaOH serta alasannya (secara struktural thdp reaktifitas KOH ataupun NaOH)
2. apakan anda ada referensi jurnal tentang reaktifitas basa2 dalam mengekstrak karagenan jika ditinjau dari segi struktural karagenan.
terimaksih.
Jawaban
Terima kasih telah bertanya. Mohon bersabar untuk respon kami.
(Tim JaSuDa)
 
Muhammad [kupang]
Senin, 30 Jan 2012
http://www.jpnn.com/read/2012/01/15/114232/Harga-Rumput-Laut-Anjlok-



NUSANTARA - KALTIM
Minggu, 15 Januari 2012 , 14:09:00
Harga Rumput Laut Anjlok

BONTANG - Curah hujan yang tak menentu menyebabkan penurunan harga rumput laut. Para petani rumput laut di beberapa wilayah Bontang memilih menyimpan semua rumput lautnya. Hal ini dilakukan untuk menghindari kerugian yang lebih besar. Di Kampung Selangan misalnya, harga 1 kilogram rumput laut turun dari Rp 8 ribu menjadi Rp 6 ribu.

Sulitnya kondisi petani rumput laut ini disampaikan kepada Wali Kota Bontang Adi Darma berkunjung pada Jumat (13/1) lalu. Menurut mereka, penurunan harga rumput laut dipengaruhi oleh kualitas yang kurang maksimal. Sebab, yang biasanya saat tahap produksi rumput laut selalu kering setelah tiga hari dijemur, kini tak bisa lagi. Karena mereka harus menjemur selama berminggu-minggu lamanya, akibat cuaca yang tak menentu dan kerap hujan.

Salah satu petani rumput laut Nur Khaerani (37) menyatakan, sebelumnya harga produksi rumput laut mencapai Rp 10 ribu per kilogram dan sekarang sudah Rp 6 ribu per kilogram. Harga itu berlaku untuk produk dengan kondisi kering, kalau dijual dengan kondisi basah harganya bisa lebih turun lagi.

“Rugi jual rumput laut dalam kondisi buruk seperti sekarang. Biasanya kalau sudah panen, kami bisa dapat sampai puluhan kilogram. Kalau sekarang jangan harap mau jual, jemurnya saja harus berbulan-bulan,” keluhnya.

Hal ini menyebabkan semua petani rumput laut enggan menjual produknya. Mereka memilih menyimpan semua produksi rumput laut hingga berbulan-bulan, dan menjualnya kembali jika ada kenaikan harga.

“Lebih baik rumput laut yang ada, kami simpan saja sampai bulan depan. Meski tidak gemuk, tapi keringnya lumayan,” imbuhnya.

Senada, Masniah (51), pengusaha rumput laut dari Bontang Kuala (BK) juga mengaku kerepotan menjual produksi rumput lautnya.
Meski demikian, Masniah berujar kalau di BK, cara pemasaran rumput laut masih bisa diakali. Yakni dengan menjual secara eceran dalam wadah plastik, dan dengan ukuran Rp 10 ribu per plastik.

“Sebagian saya jual ke tengkulak, tapi sebagian lagi saya produksi sendiri. Saya jadikan manisan atau saya jual secara ecer dalam plastik. Harganya masih Rp 10 ribu per plastik, masih ada untung walau sedikit,” ungkapnya.

Ia berharap para tengkulak tidak menawar harga rumput lautnya terlalu murah. Tapi apa boleh buat, dengan kondisi yang tak terlalu bagus, Masniah harus melepas rumput lautnya dengan harga Rp 6 ribu hingga Rp 7 ribu rupiah.

Wali Kota Bontang Adi Darma cukup terkejut dengan penurunan harga tersebut. Pihaknya sangat menyayangkan kondisi ini. Tapi kendala cuaca memang tidak bisa ditebak, sehingga pemerintah hanya bisa memberi sarana penjemur rumput laut.

“Pemerintah sudah menyiapkan program peningkatan ekonomi masyarakat pesisir. Salahsatunya dengan memberi bantuan sarana penjemur panen rumput laut untuk daerah Selangan dan sekitarnya. Mudah-mudahan setelah ada fasilitas tersebut, harga rumput laut kembali normal,” pungkasnya.(non/fuz/jpnn)
Jawaban
Halo Pa Muhammad

Terimakasih atas informasi perkembangan usaha rumput laut di bontang. Faktor yang turut memicu lemahnya harga rumput laut kering adalah turunnya permintaan dari pabrikan karena melemahnya perkembangan ekonomi dunia juga kondisi kualitas yang belum memmenuhi standard.

Permasalahan pengeringan rumput laut pada musim penghujan memang lamanya penjemuran. Dukungan DKP memberikan bantuan lantai jemur pada beberapa waktu lalu di Tihi-Tihi dan lainnya kurang mendukung percepatan proses pengeringan. Dimana lantai jemur disusun atas rangkaian papan yang rapat tanpa ada celah untuk proses menetesnya air laut. Penjemuran dengan cara digantung diharapkan dapat mengatasi lamanya proses pengeringan.

Perdagangan rumput laut di Bontang setahu kami memang dikuasai oleh dua orang pedagang besar sehingga penentuan harga kurang adanya persaingan. Kelompok tani belum mau dan mampu mengelola penjualan bersama.

Tetap semangat pa,





(Tim JaSuDa)
 
Zulfikar Rumakey [Ambon]
Selasa, 24 Jan 2012
Salam Hormat....
bapak dan ibu pengelola jasuda net. saya adalah seorang mahasiswa teknologi hasil perikanan yang ingin melakukan penelitian tentang nata de seaweed / cottonii. di daerah saya pemanfaatn rumput laut untuk pembuatan nata adalah hal baru... informasi yang saya dapatkan tentang hal ini juga masih minim..
yang ingin saya tanyakan adalah:
1. seperti apa prosedur pembuatannya?
2. sejauh ini pengembangan nata dari rumput laut sudah seperti apa?
3. kira2 apa yang menjadi peluang baru dalam pengolahan produk ini
4. bakteri yang digunakan dalam proses fermentasi nata bisa di peroleh dimana?

terima kasih sebelumnya
Jawaban
Terima kasih telah bertanya. Mohon bersabar untuk respon kami.
(Tim JaSuDa)
 
wilma [maastricht]
Jumat, 20 Jan 2012
Hello salam kenal untuk semua.
Buat Bapak Ibu Jasuda Net saya ingin bertanya bagaimana saya bisa memperoleh data base tentang Perkembangan Rumput Laut di Dunia maupun di Indonesia. Tolong Infonya tentang jasa konsultasi tersebut dan kepada siapa kontak person yang bisa saya hubungi untuk mengkonsultasikan kebutuhan saya.

Terima Kasih Sebelumnya.

Wilma
Jawaban
Terima kasih telah bertanya. Mohon bersabar untuk respon kami.
(Tim JaSuDa)
 
ndesoman [jakarta]
Selasa, 17 Jan 2012
halo,

Perkenalkan nama saya Reynard dari jakarta. kalau boleh, saya ingin informasi mengenai rumput laut jenis Porphyra sp. apakah bisa ditanam di wilayah indonesia?dan kalau ada bisa di dapat dimana?
Jawaban
Terima kasih telah bertanya. Mohon bersabar untuk respon kami.
(Tim JaSuDa)
 
Edi Susanto [Medan]
Selasa, 17 Jan 2012
Salam Jasuda :)
Kami di Medan sudah mendapatkan hasil testing indikator mutu dari Gracilaria sp. yang coba kami budidayakan beberapa waktu yang lalu.
Berikut hasil yang kami peroleh :
1. Kadar air : 16.62%
2. Impurities : 4.3%
3. CAW : 43,0%
4. Rendemen Agar : 16,9%
5. Gel Strength : 68,9 g

apakah hasil yang saya peroleh ini sudah cukup memuaskan dan layak untuk dijual?
Terima kasih
Jawaban
Terima kasih telah bertanya. Mohon bersabar untuk respon kami.
(Tim JaSuDa)
 
Voulda Loupatty [Ambon]
Senin, 16 Jan 2012
Salam Sejahtra !
Saya perlu acuan Standard ATC .SRC, RC . (SNI maupun Internasional ) . Trimakasih atas infonya .

Jawaban
Terima kasih telah bertanya. Mohon bersabar untuk respon kami.
(Tim JaSuDa)
 
Agus Purnoko Mulyo [Mojokerto]
Selasa, 10 Jan 2012
Jasuda apa Khabar?
Bisakah saya memperoleh informasi pembeli sodium alginat?
Jawaban
Terima kasih telah bertanya. Mohon bersabar untuk respon kami.
(Tim JaSuDa)
 
imam nawawi [Serang - Banten]
Senin, 09 Jan 2012
di mana bisa mendapatkan alkali, kcl atau Koh untuk proses pembuatan agar kertas maupun dodol rumput laut. trims atas infonya
Jawaban
Terima kasih telah bertanya. Mohon bersabar untuk respon kami.
(Tim JaSuDa)
 
 
1 - 10 dari 2080 Penanya
 
 
 
Untitled Document
 
BERITA   LITBANG   INFORMATION
         
Bappebti Akan Menambah 15 Gudang Untuk Resi Gudang
Pemerintah akan bangun pabrik olahan rumput laut tahun depan
SNI Diharapkan Keluarkan Sertifikasi Rumput Laut
Pabrik Pengolahan Rumput Laut Dibangun di Maluku Tenggara
 
Baju Sehat Berbahan Kain Rumput Laut
Nanoteknologi Rumput Laut Pengikat Mikotoksin.
KKP Kembangkan Pengolahan Rumput Laut
Rumput Laut Sebagai Pengganti Garam
 
Rabu, 08 Feb 2012
Hit 261,443 x
Member 6,687
Konsultasi 2,573
 
         
 
Seaplant.net Foundation gratefully acknowledges support for this website from the East ASEAN Inititive
Business Development Services Pilot Project of The Australian Agency for International Development (AusAID)
 
All Rights Reserved 2005, Revisi 2011 @ PT. JASUDA.NET.
Developed by Irsyadi Siradjuddin.