|
|
|
|
|
| T A N Y A J A W A B |
| Layanan Gratis untuk Konsultasi |
|
|
|
|
|
| 11 - 20 dari 1562 Penanya |
 |
|
|
|
| |
ferdy chandra [batam]
Minggu, 29 Aug 2010 |
jika ada yang berminat membeli rumput laut E.cottoni bisa hub.diemail saya :ferdy_supremecable@yahoo.co.id. |
| Jawaban |
Halo
Sebaiknya lengkapi data penawarannya meliputi :
1. Asal Rumput laut
2. Kadar air/kekeringan (lengkapi hasil analisa lab)
3. Packing Press/tidak
4. Kadar kotoran
5. Tata Cara pembayaran
Informasi ini akan memudahkan buyer dalam mempertimbangkan minatnya
(Tim JaSuDa)
|
| |
|
JEMMY HIDAYAT [PAMEKASAN]
Minggu, 29 Aug 2010 |
BAGAIMANA DENGAN KUALITAS RUMPUT LAUT MADURA?
|
| Jawaban |
Halo Pa Jemmy
Kami hanya sedikit sekali berhubungan langsung dengan produk dari Madura. Namun kami dapat melakukan penilaian bilamana bapak bersedia mengirimkan sample nya dengan prosedure yang benar.
1. Ambil sample secara acak sebanyak 200 gram (rumput laut yang telah dijemur 3-4hari) dianginkan baru dimasukkan ke dalam plastik seal (plastik ada jepitnya). sebanyak 2 kantong.
2. Lengkapi data sample : asal sample desa, kec, tgl panen, lama jemur, umur panen.
3. Kirim ke kantor jasuda. mudah-mudahan jasuda dapat memberikan penilaian mengenai kualitas rumput laut dimaksud.
(Tim JaSuDa) |
| |
|
Pradipta [Nganjuk]
Minggu, 29 Aug 2010 |
Taaanyaa doonkk.. Ada ga yg jual alga merah aneh, namanya Laurencia optusa? Nyari d internet susah bgt. Lg butuh bgt bt penelitian niii, trima kasiiih.. Hihi.. |
| Jawaban |
Halo Pradipta,
Sementara ini kami belum mempunyai informasinya, coba hubungi :
The International Seaweed Association (ISA) http://www.isaseaweed.org/
(Tim JaSuDa) |
| |
|
neshya [malang]
Minggu, 29 Aug 2010 |
ada yang jualan rumput laut jenis laurencia obtusa? mohon bantuan |
| Jawaban |
Halo Neshya
Mohon maaf saat ini jasuda belum dapat informasinya. Bagi member jasuda adakah yang bisa membantu ? Silahkan respon.
(Tim JaSuDa) |
| |
|
rizal herdian [Lampung ]
Jumat, 27 Aug 2010 |
Dear pak chandra di bekasi. apabila bpk membutuhkan bibit e.cottoni dari lampung bisa menghubungi sy di 085669690542. terimakasih |
| Jawaban |
Halo Pa Rizal
Dapatkah diinformasikan kondisi stok bibit dan lebih detail alamatnya (Desa, Kec)
Boleh juga donk jasuda dikirimi sample e cottonii keringnya, tidak perlu banyak 2 kantong plastik @ 200 gram (plastik yang ada seal/jepitnya)
(Tim JaSuDa) |
| |
|
chandra joenoes [Bekasi, jawa barat]
Kamis, 26 Aug 2010 |
salam rumput laut Indonesia...
saya membutuhkan bibit rumput laut daerah Lampung .... ada yang bisa bantuu ???? thanks tim Jasuda ..ditunggu nihhh responnya.. ??? |
| Jawaban |
Halo Pa Chandra,
Sebaiknya lengkapi biodata anda di member jasuda dengan melengkapi/mengisi nomor telepon yang bisa dihubungi. Biodata member bersifat rahasia tidak untuk dipublikasikan. Kalo ada nomor teleponnya kami bisa merespon kebutuhan member melalui SMS.
Jenis bibit rumput laut apa yang dibutuhkan ? Silahkan hubungi pa Hendri di nomor 081541117188
(Tim JaSuDa) |
| |
|
dian kusumanto [nunukan kaltim]
Kamis, 26 Aug 2010 |
Assalamu'alaikum, Dear Jasuda.Net
Saya sangat tergelitik dengan Bisnis Rumput Laut. Bersama beberapa teman berencana akan membuat usaha kecil2an untuk Pengolahan Paska Panen Rumput Laut. Kami berencana akan membeli Rumput Laut Segar (Basah) hasil panen dari para petani, kemudian kami akan melakukan proses pengeringan sampai menjadi Rumput Laut Kering (RDC-Raw Dried Cottoni).
Beberapa referensi mengatakan bahwa untuk mendapatkan 1 ton RDC kita harus membeli Rumput Laut Segar sebanyak 10 kalinya, yaitu 10 ton. Hal ini berarti 'rendemen' RDC dari WC (Wet Cottoni) itu 1 dibanding 10 (1 : 10). Pada saat kita lakukan proses menjadi RDC maka akan ada 9 bagian (atau 9 ton) yang akan hilang atau keluar dari tubuh Wet Cottoni ini.
Alangkah banyaknya bagian yang keluar ini. Kalau toh ini air mungkin sebagian akan menguap. Namun ada sebagian besar 'cairan' yang keluar ini kemudian menetes ke bawah dari tempat 'penjemuran' atau pengovenan. Kalau toh dikumpulkan diperkirakan lebih dari 50% berat dari Bahan Mentahnya.
Kami curiga bagian yang lebih dari 5 ton berupa cairan yang menetes ini berasal dari dalam tubuh atau bahkan dari dalam sel karena terjadinya 'plasmolisis' karena proses pengeringan. Artinya ini bukan cairan biasa, tetapi cairan yang sebenarnya hasil dari proses metabolisme sel yang mungkin sangat bernilai tinggi.
Kalau toh ini benar, maka sungguh sangat sayang apabila cairan yang mungkin lebih dari 5 ton ini terbuang begitu saja. Kami berfikir yang paling rendah, cairan ini pasti bisa dikelola untuk dijadikan pupuk organik cair yang sangat hebat. Alangkah besar nilainya kalau ini betul-betul seperti yang kami sangkakan.
Sebagai gambaran, ada teman yang bercerita bahwa di Jawa ada pupuk cair yang bisa dibuat dari cairan hasil fermentasi batang pisang yang kemudian diolah menjadi pupuk cair dengan harga Rp 15.000 per liter. Kami yakin (belum ada analisa laboratoriumnya sih) bahwa cairan 'limbah' dari proses paska panen rumput laut ini akan jauh lebih bagus dari pada cairan hasil fermentasi batang pisang tadi. Berarti nilainya bisa lebih tinggi dari nilai Rp 15.000 per liter. Kalau toh sama itupun sudah sangat bagus. Atau seandainya harganya cuma Rp 10.000 per liter saja, nilainya sungguh sangat besar.
Saya ingin penjelasan dari Bapak tentang hal ini atau bahkan saran barangkali sudah ada teknologi yang lain terhadap 'cairan limbah' ini. Sebelumnya kami mengucapkan banyak terima kasih atas tanggapan Bapak akan hal ini.
Salam dari kami : Dian Kusumanto |
| Jawaban |
Terima kasih telah bertanya. Mohon bersabar untuk respon kami.
(Tim JaSuDa) |
| |
|
yunita [jakarta]
Selasa, 24 Aug 2010 |
Dear Jasuda, mengingat begitu mahalnya alat untuk mengetes tingkat kekeringan R/L. mohon tipsnya untuk mengetes kadar kekeringan R/L secara manual saja,dengan cara diapakan ya? untuk mendapat kisaran kering antara 37%-39%, karena ini pertama kalinya untuk saya. Terimakasih |
| Jawaban |
Halo Yunita,
Tips untuk bisa memprediksikan kadar air rumput laut kering :
1. Selepas panen dijemur di para-para dengan ketebalan <15 cm. dijemur selama 3-4hari full matahari. ambil sample 2 kantong secara acak sebanyak 200 gram.(sample 1 berisi prediksi rumput laut lembab, sample 2 berisi prediksi rumput laut kering. masing-masing dimasukkan dalam plastik seal. 1 sample mewakili 1 ton rumput laut kering. Rumput laut sisanya jangan dulu dijual tunggu hasil lab (2-3 hari).Simpan rumput laut kering sesuai aturan dalam menjaga kualitas.
2. Lakukan pengujian sample rumput laut yang telah dikeringkan tersebut di labolatorium. Biayanya bervariasi tergantung penyedia jasa. sekitar Rp. 200.000 - 300.000 per sample.
3. Hasil uji lab tersebut dapat dijadikan sebagai acuan dalam mempersiapkan rumput laut kering.
Semakin sering ibu melakukan prediksi Kadar Air, kemudian dilakukan pengetesan di lab, dengan demikian maka ibu akan semakin mampu mendekati hasil lab.
(Tim JaSuDa) |
| |
|
Hartono Tanaja [Surabaya]
Selasa, 24 Aug 2010 |
Kami membeli rumput laut jenis sargassum dalam jumlah besar. Kadar Air 17% kotoran max 3%. Dari daerah mana saja. Silahkan hubungi kami di 08123020622 |
| Jawaban |
Terima kasih telah bertanya. Mohon bersabar untuk respon kami.
(Tim JaSuDa) |
| |
|
yunita [jakarta]
Senin, 23 Aug 2010 |
Yth Jasuda, Jasuda, ada yang ingin saya tanyakan mengenai kadar air yang terkandung dalam rumput laut kering yang siap di packing. Bagaimana mengetes kadar kekeringan R/L, apakah ada cara khusus untuk mengatahuinya, atau adakah alat khusus untuk mengetesnya? jika ada mohon info mengenai harga dan tempat membelinya. Terimakasih |
| Jawaban |
Halo Yunita
Untuk memeriksa kadar air rumput laut dapat digunakan alat oven. saya kirimkan gambarnya ke email. harganya cukup mahal dan diperlukan tenaga ahli untuk operasinalnya. kalo hanya untuk kebutuhan sendiri di lapangan. Lebih praktis gunakan jasa pihak ke tiga untuk menganalisa. Bisa hubungi Sucofindo atau BPPPT terdekat di tempat anda.
(Tim JaSuDa) |
| |
|
|
| |
|
|
| 11 - 20 dari 1562 Penanya |
 |
|
|
|
| |
| |
| |
|
|
|