Kamis, 04 Dec 2008 - Vien Dimyati - Jurnalnasional.com - Baca 5707 x
RUMPUT laut ternyata tak hanya bermanfaat sebagai bahan pangan dan kosmetik, namun bisa menjadi sumber bagi bahan bakar nabati (BBN) dengan kadar minyak tinggi. Pengembangan komoditas inipun ramah lingkungan.
Senin, 24 Nov 2008 - finance.roll.co.id - Baca 5622 x
Produksi rumput laut di Nusa Tenggara Barat (NTB) mengalami peningkatan sekitar 40 persen per tahun sehubungan dengan kian meningkatnya minat nelayan di daerah ini untuk menekuni usaha di sektor perikanan tersebut
Untuk urusan panen dan pasca panen, para petani di pulau ini juga sudah menerapkan penanganan yang sangat baik, mereka dengan sabar melepas rumput laut dari ikatannya satu per satu, membersihkan tali dan kemudian mengikatkan kembali bibit di jalur ya
Kamis, 20 Nov 2008 - Boedi S Julianto - Baca 5788 x
Yayasan SEAPlant.net dengan fasilitasi dari PNM dan PT Indominco Mandiri, memberikan pelatihan Budidaya Rumput Laut, Manajemen dan Dinamika Kelompok untuk 3 kelompok Petani Rumput Laut yang ada di pulau Tihi-tihi.
Kamis, 20 Nov 2008 - finance.roll.co.id - Baca 6963 x
Beberapa harga komoditi hasil laut khususnya rumput laut di pasaran Kota Kendari kembali membaik setelah mengalami kenaikan dari Rp10.000 menjadi Rp12.500 per kg.
Rabu, 19 Nov 2008 - bapeda-jabar.go.id - Baca 5726 x
Program pengembangan kawasan budi daya rumput laut di pantura, memang sebenarnya sudah terlambat. Hal itu disebabkan secara teori, air di kawasan tersebut keruh. Namun setelah dilakukan penelitian, kini budi daya itu bisa dikembangkan.
di subsektor perikanan banyak investor yang berminat menanamkan modalnya untuk pengembangan komoditi rumput laut. Antara lain, perusahaan dari Korea Selatan (Korsel) tertarik untuk mengembangkan rumput laut yang dijadikan bahan baku biofuel.
Pengembangan budi daya rumput laut nasional pada 2009 membutuhkan investasi Rp1,78 triliun untuk menambah areal 25.000 hektare (ha), sehingga meningkatkan produksi sebesar 1,9 juta ton.
Lemahnya pengetahuan mengenai teknologi pengolahan berakibat nilai tambah produk yang dapat dinikmati nelayan menjadi minim. Dukungan teknologi pengolahan dan pembinaan budidaya mendesak dilakukan untuk memaksimalkan potensi rumput laut Lampung Selat