Rabu, 15 Oct 2008 - technologyindonesia.com - Baca 5575 x
Jenis Glacilaria spp, umumnya untuk agar-agar dan sebagian besar (80%) diserap industri dalam negeri. Sedangkan Eucheuma Cottonii yang dimanfaatkan untuk kosmetik dan farmasi, sebagian besar diserap untuk ekspor.
Rumput laut telah menjadi komoditas primadona bagi warga Pulau Tanakeke, Kabupaten Takalar. Tak heran, kebanyakan warga berlomba-lomba membudidayakannya.
Senin, 13 Oct 2008 - cendrawasihpos.com - Baca 5743 x
Jenis rumput laut Gelindium juga dapat digunakan sebagai bahan pangan berupa agar-agar. "Seratnya lebih bagus dari rumput laut jenis Gracilaria jadi kuat untuk bahan kertas," katanya.
Ketua Umum Masyarakat Rumput Laut Indonesia Jana T Anggadiredja, di Jakarta, Kamis mengatakan Indonesia ditargetkan menjadi produsen rumput laut terbesar di dunia pada 2010 dan siap melangkah menjadi negara industri terkemuka komoditas itu.
Harga rumput laut di Nusa Tenggara Barat anjlok dalam tiga bulan terakhir, dari Rp 20.000 menjadi hanya Rp 8.000-Rp 10.000 per kilogram. Fluktuasi harga itu dipengaruhi oleh tinggi-rendahnya permintaan luar negeri yang berubah relatif cepat.
Harga rumput laut di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) sejak beberapa waktu lalu sampai saat ini bergerak turun. Harga sebelumnya Rp 20.000,00/kg, kini hanya Rp 7.000,00/kg.
Kendati bukan yang terbaik, namun Indonesia mencatatkan diri sebagai produksi rumput laut terbesar di dunia. Barangkali, tinggal masalah waktu saja bagi negeri ini untuk menempatkan diri sebagai penghasil rumput laut terbanyak dan terbaik dunia.
Serangan penyakit ice-ice yang merusak tanaman rumput laut, sampai saat ini belum ditemukan penangkalnya. Sehingga, hal itu secara pelan-pelan membunuh petani rumput laut, termasuk petani di Nusa Penida.