Untitled Document
  Minggu , 26 September 2021 Login
Bank Transfer Konfrimasi Transfer Download
home profil berita Layanan Produk Layanan Jasa Informasi Pasar Komunitas Galery Tentang Kami
Berita > Detail Berita
   
Untitled Document
BERITA
LITBANG
PUBLIKASI
DATA PELABUHAN
LOWONGAN KERJA
 

 

 
BERITA RUMPUT LAUT
 
Produksi Rumput Laut Bisa Bantu Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
 
Selasa, 20 Jul 2021 - Sumber: https://m.antaranews.com/ - Terbaca 142 x - Baca: Sep 26 2021    
 
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan komitmennya untuk meningkatkan produksi komoditas rumput laut yang dinilai memiliki pasar yang sangat luas baik domestik maupun global, serta mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

"Komoditas rumput laut punya kontribusi nilai ekonomi tinggi baik untuk pertumbuhan ekonomi domestik maupun untuk komoditas ekspor," kata Dirjen Perikanan Budidaya Tb Haeru Rahayu dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Ia mengingatkan bahwa Indonesia merupakan produsen rumput laut terbesar kedua setelah Tiongkok, dengan volume ekspor tahun 2020 sebesar 195.574 ton dengan nilai mencapai 279,58 juta dolar AS.

Menurut dia, rumput laut sebagai salah satu komoditas unggulan mempunyai prospek pasar yang cukup luas baik di dalam maupun luar negeri sehingga rumput laut menjadi salah satu komoditas andalan budidaya.

"Upaya kami untuk terus menjaga dan meningkatkan produksi rumput laut, KKP terus berusaha meningkatkan performa bibit rumput laut hasil budidaya dengan melakukan berbagai inovasi untuk menciptakan bibit rumput laut berkualitas yang menunjang produksi rumput laut dalam negeri," ungkap Dirjen yang biasa disapa Tebe.

Tebe menuturkan, salah satu capaian dari KKP yaitu telah berhasil mengembangkan bibit hasil kultur jaringan dan akan terus melakukan improvisasi untuk varian jenis lainnya seperti strain saccul.

Selain itu, masih menurut Tebe, salah satu upaya untuk mendongkrak produksi rumput laut salah satunya dengan pengembangan kawasan budidaya rumput laut akan mengoptimalkan lahan-lahan potensial yang ada di Kawasan Timur Indonesia seperti di Nusa Tenggara Timur.

Di sekitar lahan tersebut, lanjutnya, nantinya akan dibangun kampung rumput laut yang menerapkan teknologi ramah lingkungan agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkesinambungan.

ôKe depan guna tercapainya program ini, sebagaimana yang telah disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono KKP akan terus mengupayakan pembinaan dan sosialisasi kepada masyarakat dengan menggalakkan penggunaan bibit kultur jaringan, pembangunan kebun bibit, penyaluran sarana penjemuran rumput laut, dan penyediaan gudang rumput laut yang menerapkan Sistem Resi Gudang, sehingga komoditas rumput laut nantinya mampu memberikan kontribusi terhadap pemulihan ekonomi dalam negeri baik sekarang maupun nanti," tegas Tebe.

Sebelumnya, KKP telah mengajak berbagai masyarakat dan pelaku usaha sektor kelautan dan perikanan untuk lebih tertarik dalam menggali potensi yang terdapat di dalam komoditas rumput laut yang sangat melimpah di kawasan perairan Indonesia.

"Rumput laut merupakan salah satu sumber daya hayati yang sangat melimpah di perairan Indonesia," kata Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP Artati Widiarti.

Menurut Artati Widiarti, luas wilayah habitat rumput laut di Indonesia mencapai 1,2 juta hektare atau terbesar di dunia. Bahkan, jumlah rumput laut diperkirakan mencapai 8,6 persen dari total biota di laut.

Berdasarkan data Pusat Penelitian Oseanografi LIPI, lanjutnya, saat ini Indonesia memiliki kekayaan makroalga sebanyak 89 suku (familia), 268 marga (genus) dan 911 jenis (species).

Dari sekian jenis, rumput laut dari kelas alga merah (Rhodophyta) menempati urutan terbanyak dari jumlah jenis yang tumbuh di perairan laut Indonesia yaitu sekitar 564 jenis, disusul alga hijau (Chlorophyta) sekitar 201 jenis dan alga coklat (Ochrophyta) sekitar 146.

"Keberlimpahan sumber daya hayati rumput laut ini tentunya merupakan anugerah bagi bangsa Indonesia yang dapat didayagunakan sebagai penggerak ekonomi nasional, penyedia lapangan kerja, penghasil devisa serta menjadi sumber pangan dan gizi nasional," katanya.
 
 
 
 
 
More Berita
 
Indonesia Berpotensi Tingkatkan Nilai Tambah Rumput Laut
  Selasa, 21 Sep 2021-https://m.republika.co.id/ - Terbaca 18 x
Indonesia Berupaya Tingkatkan Produktivitas Pengolahan Rumput Laut
  Senin, 06 Sep 2021-https://www.aa.com.tr/ - Terbaca 91 x
Menperin Dorong Industri Pengolahan Rumput Laut Masuk Daftar Prioritas Investasi
  Senin, 30 Aug 2021-https://m.tribunnews.com/ - Terbaca 77 x
Kepala BI Kepri lepas ekspor perdana rumput laut ke China
  Senin, 23 Aug 2021-https://m.antaranews.com/ - Terbaca 89 x
Serahkan Bantuan Sarana Budidaya Rumput Laut, Bupati Suwirta Akan Gandeng Koperasi Untuk Jaga Harga
  Senin, 16 Aug 2021-https://balitribune.co.id/ - Terbaca 94 x
Jangan Remehkan Kontribusi Rumput Laut RI untuk Dunia
  Selasa, 03 Aug 2021-https://m.antaranews.com/ - Terbaca 110 x
Rumput Laut Bisa Atasi Persoalan Limbah Plastik
  Senin, 02 Aug 2021-https://m.republika.co.id/ - Terbaca 104 x
Produksi Rumput Laut Bisa Bantu Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
  Selasa, 20 Jul 2021-https://m.antaranews.com/ - Terbaca 142 x
Produksi Rumput Laut Sulsel Capai 935,8 Ton di Kuartal I-2021
  Senin, 05 Jul 2021-https://m.medcom.id/ - Terbaca 143 x
Indonesia Berpotensi Kuasai Pasar Rumput Laut Dunia
  Senin, 21 Jun 2021-https://amp.wartaekonomi.co.id/ - Terbaca 161 x
 
 
     
 
Untitled Document
 
 
 
 
 
Layanan Produk
 
Cara Pemesanan
Trade Data
China Study
Buku Eucheuma
Modul Pelatih
Modul Petani
Modul GMP
Peta GIS
Monograph
Buku Member
 
Layanan Jasa
 
Mitra Utama
Mitra Pelatihan
Konsultasi Online
Promosi - Buku Tamu
Pengembangan Website
Pasang Iklan
 
Team
 
Dr. Iain C. Neish
Irsyadi Siradjuddin
Boedi Julianto
Dina Saragih
Dedi Kurniadi
 
Alamat Kantor
JaSuDa Team
POSKO UKM JaSuDa
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas, Tamalanrea Indah, Tamalanrea, Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
 
Statistik Website
Kunjungan 535,573  Kali
Jumlah Anggota 10,333 Org
Buku Tamu / Promosi 813  lihat
Konsultasi Online 2762  lihat
 
             
 
 
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2014. Supported by Ford Foundation.
Developed by Irsyadi Siradjuddin (MWN)