Untitled Document
  Jumat , 25 Juni 2021 Login
Bank Transfer Konfrimasi Transfer Download
home profil berita Layanan Produk Layanan Jasa Informasi Pasar Komunitas Galery Tentang Kami
JOB VACANCY FOR JUNIOR SCIENTIFIC OFFICERS (JSO) - APPLY
Berita > Detail Litbang
   
Untitled Document
BERITA
LITBANG
PUBLIKASI
DATA PELABUHAN
LOWONGAN KERJA
 

 

 
LITBANG RUMPUT LAUT
 
Budidaya Rumput Laut Modern dengan Media Ramah Lingkungan
 
Senin, 15 Mar 2021 - Sumber: https://www.kompasiana.com/ - Terbaca 315 x - Baca: Jun 23 2021    
 
Rumput laut merupakan salah satu komoditas utama perikanan budidaya yang menjadi andalan dalam peningkatan produksi, meningkatkan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Budidaya rumput laut juga merupakan salah satu usaha dalam bidang laut yang menguntungkan.

Menurut Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) produksi budidaya rumput laut pada tahun 2020 menargetkan produksi bisa mencapai 10,99 juta ton dan diproyeksikan mencapai 12,33 juta ton pada 2024.

Di Indonesia terdapat beragam jenis rumput laut yang telah dibudidayakan diantaranya yaitu, Gelidium sp, Gracilia Veruccosa, Eucheuma spinosum, Eucheuma Cottonii, Acantophora Spicifera, Chondrococcus Hornemannii, Hypnea sp, dan Ulva Lactuc.

Secara umum, budidaya rumput laut di indonesia masih dilakukan secara tradisional, bersifat sederhana, dan belum banyak mendapatkan input teknologi dari luar.

Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam budidaya rumput laut antara lain :
(1) pemilihan lokasi yang memenuhi persyaratan bagi jenis rumput laut yang akan dibudidayakan,
(2) pemilihanatau seleksi bibit, penyedia bibit, dan cara pembibitan yang tepat,
(3) metode budidaya yang tepat,
(4) metode panen dan perlakuan pascapanen yang benar. Budidaya rumput laut dengan menggunakan metode tradisional dilakukan dengan mengikat bibit rumput laut pada seutas tali dan mengikatkan tali tersebut pada botol air mineral bekas.

Botol-botol plastik tersebut kemudian diikat satu dengan lainnya dengan seutas tali dan dibiarkan mengapung di laut lepas pantai, dengan kedua ujung tali diikat pada pemberat untuk mencegah hanyut.

Namun, karena budidaya tersebut dilakukan dengan menggunakan medote tradisional didapatkan kendala dari budidaya rumput laut seperti ini yaitu, Botol plastik mudah tenggelam dan sangat mencemari lingkungan. Seringkali, rumput laut putus dan jatuh ke dasar laut.

Rumput laut juga digigiti penyu dan ikan baronang, kemudian bercampur dengan sampah laut sehingga mengakibatkan grade rumput laut menjadi rendah dan dijual murah. Metode tradisional ini membutuhkan area yang sangat luas untuk menghindari terbelitnya tali, sehingga mengganggu jalur perahu nelayan.

Hempasan ombak yang agak besar terkadang cukup kuat untuk menghanyutkan keseluruhan botol plastik dan tali sehingga menggagalkan produksi. Tidak hanya berakibat pada kegagalan produksi, alat yang hanyut juga akan mencemari lingkungan dan menjadi sampah laut.

Tingginya tingkat pencemaran lingkungan yang terjadi dengan rendahnya produksi budidaya rumput laut yang dihasilkan dari metode tradisional membuat banyak pihak mempertanyakan apakah metode yang menggunakan botol plastik bekas ini patut dijalankan atau tidak.

Untuk mengatasi masalah-masalah tersebut, Aquatec bekerjasama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan provinsi Maluku menciptakan sarana budidaya rumput laut modern sistem pipa pelampung dan kantong yang tidak mencemari lingkungan dan memiliki hasil produksi yang tinggi dan berkualitas.

Sarana ini berupa rangkaian pelampung berbentuk pipa memanjang yang dipasang baris-berbaris, kemudian pada rangkaian pelampung tersebut digantung kantong-kantong dalam air untuk membudidayakan rumput laut. Kantong diselubungi dengan jaring anti-biofouling sehingga mudah dibersihkan dari lumut.

Baik pelampung maupun kantong terbuat dari bahan yang tahan lama, ramah lingkungan, dan mengandung anti-biofouling. Alat ini kemudian diikat pada jangkar yang ditambatkan di dasar perairan.

Spesifikasi Pipa Pelampung yang digunakan untuk budidaya rumput laut modern yaitu Pipa HDPE (High Density Polyethylene) OD 90 mm tebal 5 mm (termasuk 0,5-0,6 mm lapisan HDPE Anti-Biofouling), termasuk sistem sambungan di kedua ujung pipa. Total panjang 5,8 meter. Kemudian untuk spesifikasi kantong rumput laut yaitu Kantong rumput laut dari net Anti-Biofouling diameter 45 cm tinggi 65 cm, termasuk frill Anti-Biofouling dan 2 ring Stainless Steel.

Berbeda dengan metode tradisional yang hanya mampu menghasilkan 1 kg rumput laut tiap titik, metode modern ini mampu menghasilkan 15 kg rumput laut tiap kantong, sehingga kapasitas produksinya 15 kali lipat dari metode tradisional.

Hal ini dikarenakan konstruksi pelampung yang kuat dan daya apung yang tinggi. Kantong melindungi rumput laut dari predator seperti penyu dan ikan baronang, dan juga dari sampah laut, sambil tetap memberikan sirkulasi air yang baik.

Apabila rumput laut putus, rumput laut tetap dapat tumbuh di dalam kantong hingga mencapai 15 kg. Karena terbebas dari bekas gigitan dan sampah, rumput laut yang dihasilkan memiliki grade yang tinggi dengan tingkat karagenan yang tinggi, dan dapat dijual dengan harga premium.

Berbeda dengan botol plastik bekas yang hanya dipakai untuk 1 kali panen, sarana budidaya rumput laut modern sistem pipa dan kantong ini mampu dioperasikan hingga 10-15 tahun.

Dengan demikian, budidaya rumput laut menjadi ramah lingkungan dan hitungan ekonomis budidaya rumput laut menjadi semakin baik untuk pembudidaya.

Berikut perbandingan budidaya rumput laut metode tradisional menggunakan botol plastik bekas dengan budidaya rumput laut metode modern menggunakan pipa pelampung dan kantong.
 
 
 
 
 
More Litbang
 
Warga Dilatih Pembuatan Biskuit Dari Rumput Laut di Aceh Barat
  Senin, 21 Jun 2021-https://aceh.tribunnews.com/ - Terbaca 10 x
Temuan Mahasiswa ITB, Rumput Laut Sebagai Bahan Penyusun Baterei Organik
  Senin, 14 Jun 2021-https://darilaut.id/ - Terbaca 21 x
Top! Anak Muda Bikin Baterai dari Rumput Laut, Wakili RI di Tingkat Dunia
  Senin, 31 May 2021-https://finance.detik.com/ - Terbaca 47 x
Atasi Krisis Pangan Global, Ahli Sebut Larva dan Rumput Laut Bisa Jadi Sumber Makanan Sehat
  Senin, 24 May 2021-https://www.kompas.com/ - Terbaca 58 x
5 Manfaat Tepung Rumput Laut yang Jarang Diketahui
  Senin, 17 May 2021-https://m.brilio.net/ - Terbaca 105 x
Pecinta Sushi Perlu Tahu, Ini 5 Manfaat Mengonsumsi Rumput Laut
  Senin, 10 May 2021-https://www.google.com/ - Terbaca 90 x
Resep Es Leci Jagung Rumput Laut
  Senin, 26 Apr 2021-https://sajiansedap.grid.id/ - Terbaca 139 x
Ilmuwan: Rumput Laut Menyerap Lebih Banyak Karbon daripada Hutan
  Senin, 19 Apr 2021-https://indonesiainside.id/ - Terbaca 126 x
Resep Es Blewah Rumput Laut Segar, Tambah Sari Kelapa Lebih Nikmat
  Selasa, 13 Apr 2021-https://amp.kompas.com/ - Terbaca 129 x
Pizza Rumput Laut
  Senin, 05 Apr 2021-https://cookpad.com/ - Terbaca 140 x
 
 
     
 
Untitled Document
 
 
 
 
 
Layanan Produk
 
Cara Pemesanan
Trade Data
China Study
Buku Eucheuma
Modul Pelatih
Modul Petani
Modul GMP
Peta GIS
Monograph
Buku Member
 
Layanan Jasa
 
Mitra Utama
Mitra Pelatihan
Konsultasi Online
Promosi - Buku Tamu
Pengembangan Website
Pasang Iklan
 
Team
 
Dr. Iain C. Neish
Irsyadi Siradjuddin
Boedi Julianto
Dina Saragih
Dedi Kurniadi
 
Alamat Kantor
JaSuDa Team
POSKO UKM JaSuDa
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas, Tamalanrea Indah, Tamalanrea, Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
 
Statistik Website
Kunjungan 525,685  Kali
Jumlah Anggota 10,312 Org
Buku Tamu / Promosi 813  lihat
Konsultasi Online 2762  lihat
 
             
 
 
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2014. Supported by Ford Foundation.
Developed by Irsyadi Siradjuddin (MWN)