Untitled Document
  Minggu , 28 Februari 2021 Login
Bank Transfer Konfrimasi Transfer Download
home profil berita Layanan Produk Layanan Jasa Informasi Pasar Komunitas Galery Tentang Kami
Berita > Detail Litbang
   
Untitled Document
BERITA
LITBANG
PUBLIKASI
DATA PELABUHAN
LOWONGAN KERJA
 

 

 
LITBANG RUMPUT LAUT
 
Teknik Kultur Jaringan, Genjot Produksi Rumput Laut Indonesia
 
Senin, 15 Feb 2021 - Sumber: https://www.minews.id/ - Terbaca 40 x - Baca: Feb 26 2021    
 
Sebagai salah satu produsen terbesar rumput laut dunia, Indonesia akan terus meningkatkan produksi rumput laut dengan target 12 hingga 13 juta ton tahun 2024. Untuk mewujudkannya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan membangun sejumlah sentra budidaya rumput laut di Indonesia bagian timur dengan menerapkan teknik kultur jaringan.

Seperti diketahui, daerah penghasil rumput laut terbesar di Indonesia terdapat di wilayah timur, dengan sepuluh daerah utama yaitu Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Nusa Tenggara Timur, Jawa Timur, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Barat, Bali, Gorontalo, Maluku, serta Jawa Barat.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Slamet Soebjakto mengatakan, Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Ambon akan mendapatkan tugas untuk membangun kampung rumput laut yang rencananya dibangun di daerah Tanimbar.

Untuk diketahui, BPBL merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) yang berperan untuk melakukan pengembangan dan pendistribusian bibit rumput laut di kawasan timur Indonesia.

Bibit rumput laut kultur jaringan merupakan teknik rekayasa perbanyakan bibit rumput laut dengan cara pengambilan jaringan dari induk rumput laut unggul untuk dilakukan pembesaran di laboratorium guna menghasilkan bibit yang berkualitas.

Menurut Kepala BPBL Ambon, Nur Muflich Juniyanto, bibit rumput laut hasil kultur jaringan memiliki beberapa keunggulan, seperti mutu bibit yang lebih terjamin karena sifat identik dengan induknya sehingga tidak memerlukan lahan yang luas dan mampu menghasilkan bibit dalam jumlah besar.

Selain itu, dengan sistem produksi kultur jaringan yang dilakukan di laboratorium, maka ketersediaan bibit dapat terjaga sepanjang tahun karena tidak dipengaruhi oleh iklim.

Mengutip laman Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan (BRPBAP3), beberapa keuntungan perbanyakan bibit rumput laut melalui kultur jaringan dibandingkan metode konvensional yaitu memungkinkan untuk menghasilkan tanaman yang seragam dalam jumlah yang banyak dari strain yang telah terseleksi dengan karakteristik yang diinginkan, dapat menghindari eksploitasi sumber bibit dari alam secara berlebihan, dan memungkinkan penyediaan bibit rumput laut dengan generasi baru.

Keuntungan lainnya, umur bibit rumput laut yang digunakan dalam budidaya dapat ditelusuri sehingga memudahkan untuk memperkirakan waktu untuk memperbaharui bibit. Selain itu, dengan kultur jaringan, penyediaan bibit dapat dilakukan secara berkelanjutan tidak tergantung pada kondisi alam.

KKP mengharapkan, penggunaan bibit kultur jaringan pada kawasan sentra rumput laut dapat mendongkrak produksi rumput laut nasional yang saat ini mencapai 10,5 juta ton agar dapat ditingkatkan menjadi 12 hingga 13 juta ton tahun 2024.

Sebelumnya, tahun 2020, KKP telah menyalurkan bantuan bibit rumput laut sebanyak 192 ton kepada para pembudidaya di seluruh Indonesia. Sementara untuk tahun 2021, KKP menargetkan dapat kembali mendistribusikan bantuan bibit rumput laut sebanyak 200 ton serta paket bantuan kebun bibit rumput laut sebanyak 100 paket.

Sementara itu, selain di Ambon, KKP juga akan membangun kawasan-kawasan sentra budidaya rumput laut lainnya di Maluku, Papua hingga Nusa Tenggara Timur yang nantinya, sepenuhnya akan memakai bibit rumput laut hasil kultur jaringan dari UPT DJPB.
 
 
 
 
 
More Litbang
 
Mums, Ini Manfaat Rumput Laut untuk Kesehatan dan Tumbuh Kembang Anak!
  Senin, 22 Feb 2021-https://www.guesehat.com/ - Terbaca 22 x
Teknik Kultur Jaringan, Genjot Produksi Rumput Laut Indonesia
  Senin, 15 Feb 2021-https://www.minews.id/ - Terbaca 40 x
Tahukah Kamu Rumput Laut Bisa Jadi Gelas, Lho..
  Senin, 08 Feb 2021-https://www.kompasiana.com/ - Terbaca 31 x
Resep Miso Rumput Laut Enak, Menu Berkuah yang Cocok Disajikan Saat Musim Hujan
  Senin, 01 Feb 2021-https://sajiansedap.grid.id/ - Terbaca 50 x
Tiongkok Temukan Obat Tradisional Rumput Laut untuk Tangkal Covid-19
  Senin, 25 Jan 2021-https://www.jawapos.com/ - Terbaca 39 x
Abon Rumput Laut (Bon Nori)
  Senin, 18 Jan 2021-https://cookpad.com/ - Terbaca 33 x
Cara Membuat Miyeok Guk, Sup Rumput Laut ala Korea yang Lezat
  Senin, 11 Jan 2021-https://www.popmama.com/ - Terbaca 44 x
Begini Cara Membuat Nori Sushi dari Awal
  Senin, 28 Dec 2020-https://www.ang.co.id/ - Terbaca 70 x
Cegah Gagal Panen Rumput Laut, Mahasiswa Undip Ciptakan Alat Penghalau Penyu dan Baronang
  Senin, 21 Dec 2020-https://darilaut.id/ - Terbaca 52 x
Tepung Rumput Laut Bisa Jadi Alternatif Pengenyal Bakso Daging Sapi
  Senin, 14 Dec 2020-https://m.sariagri.id/ - Terbaca 61 x
 
 
     
 
Untitled Document
 
 
 
 
 
Layanan Produk
 
Cara Pemesanan
Trade Data
China Study
Buku Eucheuma
Modul Pelatih
Modul Petani
Modul GMP
Peta GIS
Monograph
Buku Member
 
Layanan Jasa
 
Mitra Utama
Mitra Pelatihan
Konsultasi Online
Promosi - Buku Tamu
Pengembangan Website
Pasang Iklan
 
Team
 
Dr. Iain C. Neish
Irsyadi Siradjuddin
Boedi Julianto
Dina Saragih
Dedi Kurniadi
 
Alamat Kantor
JaSuDa Team
POSKO UKM JaSuDa
Ruko Hasanuddin Commercial Center Blok A.11
Jl. Perintis Kemerdekaan KM 09. Tamalanrea, Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
 
Statistik Website
Kunjungan 512,203  Kali
Jumlah Anggota 10,288 Org
Buku Tamu / Promosi 809  lihat
Konsultasi Online 2760  lihat
 
             
 
 
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2014. Supported by Ford Foundation.
Developed by Irsyadi Siradjuddin