Untitled Document
Minggu , 03 Mei 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Menuai Untung dengan Polikultur Rumput Laut
Senin, 18 Feb 2019 - Sumber: https://tabloidsinartani.com/ - Terbaca 5409 x - Baca: 02 May 2026
 
Kelompok Pembudidaya Samudera Hijau Satu adalah salah satu kelompok pembudidaya yang telah mengintegrasikan rumput laut dengan udang dan bandeng.

Kelompok pembudidaya rumput laut yang berlokasi di Dusun Tanjungsari, Desa Kupang, Kecamatan Jabon, Kab. Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim) sudah puluhan tahun mengadopsi polikultur rumput laut dengan bandeng dan udang.

“Masyarakat di sini sudah banyak yang menggantungkan hidup pada budidaya rumput laut yang diintegrasikan dengan udang dan bandeng,” kata Ketua Kelompok Pembudidaya Samudera Hijau Satu, H.Mustofa.

Karena banyak masyarakat yang menggantungkan hidup dari budidaya rumput laut, maka Dusun Tanjungsari mendapat julukan sebagai Kampung Rumput Laut. Bahkan, produksi rumput laut yang dibudidaya masyarakat Dusun Tanjungsari cukup bagus.

“Di musim kemarau masyarakat di sini bisa panen rumput laut kering sekitar 600 ton,” ujar Mustofa.

Mustofa juga menjelaskan, harga rumput laut saat ini cukup bagus. Rumput laut yang diproduksi pembudidaya rata-rata bisa dijual ke pengepul dengan harga antara Rp 5.800-Rp 7.500/kg.



Namun, ketika musim penghujan tiba, produksi rumput laut turun drastis. “Seperti pada awal Januari 2019 lalu, kami hanya mampu memproduksi rumput laut sekitar 197 ton (kering). Memang siklus atau trennya seperti ini. Di musim kemarau produksi meningkat taja, tapi kalau memasuki musim penghujan produkinya menurun,” jelas Mustofa.

Menurut Mustofa, rumput laut yang diproduksi Kelompok Pembudidaya Samudera Hijau Satu sudah mampu memenuhi kriteria ekspor dengan kadar air 15 persen. Rumput laut yang dihasilkan juga bersih dan dan proses pengolahan sudah memenuhi standardisasi.

Menteri Kelautan dan Perikaan Susi Pudjiastuti mengapresiasi budidaya rumput laut yang dilakukan masyarakat Desa Kupang, Kec. Jabon, Sidoarjo.

Agar produksi rumput laut di musim penghujan tetap bagus, Susi menyarankan masyarakat membangun para-para untuk menjemur rumput laut agar dapat kering meskipun tidak disinari matahari.

Menurut Susi, untuk menunjang pengembangan rumput laut di Desa Kupang, Kec. Jibon, KKP akan memberi bantuan bibit rumput laut yang sudah dikembangkan dengan teknik kultur jaringan.

“Bibit rumput laut dengan teknik kultur jaringan ini kualitasnya akan lebih baik lagi. Kalau lebih sehat nanti hasilnya lebih banyak lagi untuk bapak dan ibu semua,” ujar Menteri Susi saat mengunjungi pembudidaya rumput lau.

Tembus Ekspor

Rumput laut yang dibudidaya masyarakat Dusun Tanjungsari diharapkan bisa tembus pasar ekspor. “Selama ini Tiongkok masih menjadi pasar rumput laut terbesar,” ujarnya.

Karena itu, Menteri Susi berjanji akan membantu masyarakat Dusun Tanjungsari dan sekitarnya mencarikan pasar ekspor yang lebih baik untuk menampung rumput laut hasil budidaya mereka.

Hingga sekarang, kartel perdagangan yang diterapkan Tiongkok membuat rumput laut Indonesia sulit menembusnya.

Meskipun begitu, Ia meminta masyarakat untuk tidak berputus asa. “Saya berjanji akan mencarikan pasar alternatif lainnya,” ujarnya.

Guna mengembangkan potensi rumput laut di Dusun Tanjungsari dan sekitarnya, lanjut Susi, kelompok pembudidaya rumput laut yang sudah membentuk koperasi bisa mengajukan pinjaman ke Badan Layanan Umum Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (BLU LPMUKP).

“BLU LPMUKP menyediakan pinjaman dengan bunga yang jauh lebih kecil dibandingkan bank, yaitu hanya sebesar 3 persen/tahun,” ujarnya.

Susi juga menyarankan pembudidaya rumput laut untuk mengurus resi gudang (dokumen bukti kepemilikan barang yang disimpan di gudang), sehingga untuk dapat meminjam modal ke bank tidak diperlukan jaminan lainnya.

“Saya lihat bapak dan ibu semua sudah cukup. Rumput lautnya sudah mencukupi bisa bikin semua senang, hidup tidak susah, kalau berlebih itu tentunya cita-cita kita semua. Tapi kan paling tidak, sudah tidak susah tho dengan adanya rumput laut? Alhamdulillah,” kata Susi.
 
 
 
More Berita
 
1 . Pelatihan Integrated Ulva spp. Value Chain Training
  Selasa, 28 Apr 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 52 x
2 . DPR Dukung Rumput Laut dan Singkong Jadi Pengganti Plastik Impor
  Senin, 20 Apr 2026-https://www.babelinsight.id/ - Terbaca 64 x
3 . Pengiriman Ulva sebagai Bahan Baku Industri Terus Meningkat
  Jumat, 10 Apr 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 92 x
4 . Tren Akuakultur Semakin Menjauh dari Target Iklim, Rumput Laut Ditinggalkan
  Selasa, 07 Apr 2026-https://www.suara.com/ - Terbaca 107 x
5 . KM Logistik Nusantara 5 Tambah Kapasitas untuk Dukung Pengiriman Rumput Laut
  Selasa, 31 Mar 2026-https://radartarakan.jawapos.com/ - Terbaca 114 x
6 . Kunjungan KKP ke Jasuda, Olahan Rumput Laut Sulsel Siap Naik Level
  Jumat, 27 Mar 2026-Dian Maya Sari - Terbaca 137 x
7 . Potensi Rumput Laut sebagai Sumber Energi Terbarukan
  Rabu, 25 Mar 2026-https://bahasa.newsbytesapp.com/ - Terbaca 155 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Pengembangan Pewangi Ruangan Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Rumput Laut dan Kulit Jeruk
  Selasa, 07 Apr 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 96 x
2 . Inovasi Hijau dari Laut: Rumput Laut Lokal Berpotensi Jadi Sumber Antioksidan dan Antibakteri Alami
  Selasa, 31 Mar 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 116 x
3 . BRIN Gali Potensi Rumput Laut dalam Pengembangan Obat Modern
  Jumat, 27 Mar 2026 - https://brin.go.id/ - Terbaca 147 x
4 . Peneliti UNDIP Kembangkan Teknologi Inovasi Pengering Rumput Laut
  Rabu, 25 Mar 2026 - https://kemdiktisaintek.go.id/ - Terbaca 151 x
5 . Cara Membuat Karagenan Rumput Laut yang Praktis
  Senin, 09 Mar 2026 - https://jualmesinrumputlaut.wordpress.com/ - Terbaca 246 x
6 . Manfaat Jelly Berbahan Rumput Laut untuk Berbuka, Dukung Asupan Serat Selama Ramadan
  Senin, 02 Mar 2026 - https://lifestyle.bisnis.com/ - Terbaca 229 x
7 . “Rumput Laut + Magnet + Biomassa E. coli” untuk Menangkap Tetrasiklin dari Air
  Senin, 23 Feb 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 235 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,641,742 Kali
Member JaSuDa 10,757 Org
Buku Promosi 809 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin