Untitled Document
Minggu , 03 Mei 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Mikro PLastik Mengancam, Rumput Laut Bisa Jadi Solusi
Senin, 25 Feb 2019 - Sumber: https://m.kumparan.com/ - Terbaca 5451 x - Baca: 02 May 2026
 
SAMPAH mikro plastik kini menjadi “problem besar” di dunia, karena telah berada dalam rantai makanan hewan yang hidup di perairan maupun di daratan.

Sejumlah hasil penelitian menemukan mikro plastik (potongan plastik sangat kecil) di dalam sistem pecernaan ikan dan ternak besar seperti sapi, kambing dan lainnya. Bahkan informasi terakhir di dalam air mineral kemasan juga benda telah ini telah ditemukan.

Hanya saja belum diperoleh informasi apakah mikro plastik itu dapat diserap oleh sistem pencernaan dan kemudian terbawah ke sistem peredaran darah, mengingat bahwa plastik sangat sulit terurai dan memerlukan waktu panjang.

Masuknya benda yang sulit dicerna, dan telah berada dalam rantai makanan tentunya bisa menimbulkan masalah bagi kesehatan manusia.

Dugaan para ahli gangguan bisa berdampak pada hati, ginjal bahkan bisa menimbulkan penyakit cancer. Kita dapat belajar dari pengalaman kasus penyakit menakutkan “Minamata”, di Jepang yaitu sejumlah anak yang lahir dalam keadaan cacat.

Penyakit ini terlihat setelah puluhan tahun masyarakat sekitar Nagashaki dan Hirosyima mengkonsumsi ikan yang ternyata mengandung logam berat sebagai dampak dari bom atom yang dijatuhkan di wilayah itu pada perang dunia ke 2. Sifat logam berat mirip dengan plastik yang sulit terurai sehingga terus meningkat konsentrasinya dalam rantai makanan.

Rumput Laut Solusi
Berbagai Negara termasuk Indonesia telah mengkampanyekan bahkan melarang untuk tidak lagi menggunakan kemasan dan kantong yang terbuat dari plastik karena dalam kurun waktu panjang dipandang akan berbahaya. Upaya ini bertujuan mengurangi volume plastik yang masuk ke dalam ekosistem, namun diperkirakan masih sulit memutus alirannya secara terkendali karena terkait dengan attitude atau kebiasaan masyarakat.

Karena itu diperlukan alternatif bahan pengganti yang aman dan sekaligus bermanfaat bagi kesehatan dan akan memutus aliran limbah plastik tersebut. Sejumlah penelitian menunjukan bahwa rumput laut yang potensinya sangat besar di Indonesia dapat menggantikan plastik yang selama ini menjadi bungkus makanan, wadah minuman bahkan keranjang dalam bentuk “tas kresek".

Beberapa Negara seperti Korsel, Jepang, Amerika telah mulai menerapkan konsep tersebut. Saat ini bisa ditemukan snack makanan yang terbungkus oleh lembaran tipis rumput laut yang dapat dikonsumsi langsung tanpa melepas bungkusan itu.

Demikian juga dengan minuman dan makanan dalam kemasan. Bekas kemasan tidak berbahaya bila dibuang dan masuk dalam ekosistem, karena kandungan keragianan, agar dan beberapan komponen organik lainnya mudah terurai bahkan dapat menjadi makanan bagi ikan dan ternak karena memiliki nilai gizi yang baik.

Berdasarkan uraian yang telah dikemukan, maka Indonesia harus dapat memanfaatkan kesempatan ini sebagai produsen kemasan berbahan baku rumput laut yang menggantikan plastik. Jangan sampai terjadi negeri ini justru mengimpor kemasan itu dari Negara lain.

Sulawesi Tengah Potensial
Sulawesi Tengah salah satu provinsi bercirikan kepualauan dan sangat potensial untuk pengembangan rumput laut. Luas wilayah perairan Provinsi ini 189.480 km2, garis pantai 6.653,31 , desa Pesisir 943 desa dan jumlah pulau-pulau kecil 1.604 buah, merupakan anugrah yang luar biasa.

Produksi rumput laut daerah ini sebesar 1,2 juta ton basah (setara 120 ribu ton kering) dan masih sangat berpeluang untuk ditingkatkan. Prestasi produksi ini telah menempatkan Sulteng sebagai penghasil rumput laut terbesar bersama Sulsel dan Nusa Tenggara Barat.

Beberapa permasalahan rumput laut di Indonesia antara lain besarnya fluktuasi harga, sehingga belum dapat menjadi usaha pokok; rendahnya produktifitas dan mutu rumput laut, karena masih menggantungkan bibit yang diperoleh secara vegetative dari Kawasan budidaya sekitarnya, belum diproduksi dengan cara modern melalui kebun bibit yang asal induknya hasil kultur jaringan.

Upaya mengembangkan rumput laut sebagai bahan pengganti plastik akan menjadi peluang bisnis baru di negeri ini, yang kebutuhannya pasti meningkat tajam. Selain itu rumput laut juga telah dimanfaatkan untuk makanan, kesehatan, industri, farmasi, biofull, pupuk bahkan telah dijadikan sayuran. Saat ini Thailand telah berhasil mengembangkan 20 jenis rummput laut jenis sayuran yang akan menggantikan sayuran dari darat.

MoU Kultur Jaringan
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, melalui Dinas Kelautan dan Perikanan pada tanggal 14 Februari 2019 di Bogor akan melaksanakan workshop dan penandatangan Momerandum of Undurstanding, MoU dengan Lembaga Penelitian BIOTROP Bogor, dibawah kementrian DIKTI yang telah berhasil menemukan dan mengembangkan rumput laut dengan metoda kultur jaringgan.

Disamping itu juga dirancang MoU antara Biotrop dan Universitas Tadulako. Peserta workshop adalah Biotrop, Dinas KP Provinsi dan Kabupaten; Bappeda Provinsi dan Kabupaten, DPR Provinsi, Kamar Dagang Industri dan Untad.

MoU ini akan dilaksanakan selama 5 tahun dengan rencana aksi tahun ke 2 kebun bibit rumput laut di Sulteng sudah menggunakan induk hasil kultur jaringan dans elanjutnya di tahun ke 4 atau 5 di Sulteng sudah siap tiga titik laboratorium kultur jaringan yang lokusnya di Selat Makassar-Laut Sulawesi; Teluk Tomini dan Teluk Tolo.

Output dan outcome yang diharapkan dari MoU ini adalah terjadinya transformasi teknologi untuk DKP dan Universitas untuk diteruskan ke masyarakat; terbangunnya laboratorium kultur jaringan; meningkatnya produktifitas dan mutu rumput laut; membuka lapangan kerja dan peningkatan pendapatan dan selanjutnya bermuara kepada pertumbuhan ekonomi daerah. Semoga.
 
 
 
More Berita
 
1 . Pelatihan Integrated Ulva spp. Value Chain Training
  Selasa, 28 Apr 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 52 x
2 . DPR Dukung Rumput Laut dan Singkong Jadi Pengganti Plastik Impor
  Senin, 20 Apr 2026-https://www.babelinsight.id/ - Terbaca 64 x
3 . Pengiriman Ulva sebagai Bahan Baku Industri Terus Meningkat
  Jumat, 10 Apr 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 92 x
4 . Tren Akuakultur Semakin Menjauh dari Target Iklim, Rumput Laut Ditinggalkan
  Selasa, 07 Apr 2026-https://www.suara.com/ - Terbaca 107 x
5 . KM Logistik Nusantara 5 Tambah Kapasitas untuk Dukung Pengiriman Rumput Laut
  Selasa, 31 Mar 2026-https://radartarakan.jawapos.com/ - Terbaca 114 x
6 . Kunjungan KKP ke Jasuda, Olahan Rumput Laut Sulsel Siap Naik Level
  Jumat, 27 Mar 2026-Dian Maya Sari - Terbaca 137 x
7 . Potensi Rumput Laut sebagai Sumber Energi Terbarukan
  Rabu, 25 Mar 2026-https://bahasa.newsbytesapp.com/ - Terbaca 155 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Pengembangan Pewangi Ruangan Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Rumput Laut dan Kulit Jeruk
  Selasa, 07 Apr 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 96 x
2 . Inovasi Hijau dari Laut: Rumput Laut Lokal Berpotensi Jadi Sumber Antioksidan dan Antibakteri Alami
  Selasa, 31 Mar 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 116 x
3 . BRIN Gali Potensi Rumput Laut dalam Pengembangan Obat Modern
  Jumat, 27 Mar 2026 - https://brin.go.id/ - Terbaca 147 x
4 . Peneliti UNDIP Kembangkan Teknologi Inovasi Pengering Rumput Laut
  Rabu, 25 Mar 2026 - https://kemdiktisaintek.go.id/ - Terbaca 151 x
5 . Cara Membuat Karagenan Rumput Laut yang Praktis
  Senin, 09 Mar 2026 - https://jualmesinrumputlaut.wordpress.com/ - Terbaca 246 x
6 . Manfaat Jelly Berbahan Rumput Laut untuk Berbuka, Dukung Asupan Serat Selama Ramadan
  Senin, 02 Mar 2026 - https://lifestyle.bisnis.com/ - Terbaca 229 x
7 . “Rumput Laut + Magnet + Biomassa E. coli” untuk Menangkap Tetrasiklin dari Air
  Senin, 23 Feb 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 235 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,641,741 Kali
Member JaSuDa 10,757 Org
Buku Promosi 809 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin