Untitled Document
Sabtu , 02 Mei 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Melihat Rumput Laut: Cara Orang Ternate Menentukan Awal Ramadan
Senin, 06 May 2019 - Sumber: https://m.kumparan.com/ - Terbaca 5489 x - Baca: 01 May 2026
 
Pada umumnya, dalam Islam, cara menentukan awal bulan Ramadan atau puasa dilakukan berdasarkan hisab atau perhitungan astronomi serta dengan cara rukyatul hilal (melihat bulan). Namun, di Ternate, Maluku Utara, ada cara lain menentukan masuknya bulan Ramadan.

Minggu (5/5), saya berkesempatan bertemu dengan Imam Masjid Kelurahan Rua, Haji Sabtu Dero, di rumahnya. Saat tiba, ia menerima saya dengan sangat ramah. Kendati sudah cukup sepuh, ia terlihat bersemangat ketika mulai berbagi cerita mengenai proses melihat hilal yang selama ini kerap dilakukan para tertuanya.

Ia mempersilakan saya duduk di sebelahnya. Suaranya agak lirih dan sedikit terbata-bata. Saya mendekatkan kepala dan mendengar dengan teliti. Haji Sabtu bilang, Kelurahan Rua, memang sejak lama sudah dijadikan sebagai titik melihat hilal.

Meski begitu, ia mengaku beberapa tahun terakhir, pemerintah daerah sudah memindahkannya ke Kelurahan Taduma, Kecamatan Ternate Pulau.

“Sudah sekitar berapa tahun ini dibuat di Taduma. Tapi dulu itu selalu lihat bulandi sini,” ujar Haji Sabtu Dero, Minggu (5/5).

Tempat melakukan rukyatul hilal sudah sejak lama dilakukan di tepi pantai Rua. Ada sebuah gedung bertingkat yang dibangun di situ. Posisinya menghadap ke arah laut. Namun, kini nasibnya sudah tak terurus.

Saat ini, sudah ada Gedung Observasi milik Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang dibangun di Taduma sebagai titik rukyatul hilal.

Menurut Haji Sabtu Dero, dahulu sejak Islam mulai masuk dan berkembang di Ternate, beberapa daerah di Indonesia kerap mengikuti penentuan awal bulan puasa (nyata ara) yang dilakukan tokoh agama dan kesultanan di Ternate. Nyata ara sendiri merupakan penyebutan lokal yang berarti melihat bulan.

“Sejak Islam ada di sini, Rua sudah dijadikan tempat menentukan awal bulan puasa. Bahkan ada daerah-daerah yang telepon tanya apakah di sini sudah melihat hilal,” ujar pria berusia 72 tahun itu.

Proses melihat bulan sendiri dilakukan saat usai salat Ashar atau menjelang Maghrib. Pada waktu itu, para imam dari sejumlah masjid sultan di Ternate sudah berkumpul di tepi pantai. Bahkan, diakui Haji Sabtu Dero, dua hari sebelum proses melihat bulan dilakukan, orang-orang sudah ramai mengunjungi Rua.

“Biasanya dua hari menjelang melihat bulan itu sudah ramai di kampung. Persiapan itu sudah dilakukan dari kemarin,” ujar Haji Sabtu Dero.

Selain itu, para tertua juga kerap menentukan awal bulan puasa dengan melihat tanda-tanda alam. Proses ini dilakukan ketika Ternate dahulu belum mempunyai alat untuk menentukan masuknya awal Ramadan.

Cara menentukannya dengan melihat gusungi atau rumput laut. Apabila gusungi sudah berbunga dan tampak seperti buih, lalu hanyut terbawa arus, maka itu tandanya sudah masuk bulan Ramadan.

“Gusungi itu memang butul. Bahkan torang (kami) punya orang tua sudah tahu kalau bulan sudah masuk dan itu dorang (orang tua) biasanya sudah berpuasa. Kalau gusungi punya bunga sudah anyor (hanyut) berarti bulan sudah ada satu malam,” ucapnya.

Walau saat ini sudah ada alat, proses melihat gusungi diakui Haji Sabtu Dero masih terus dilakukan. Hanya saja, kerap dilakukan oleh beberapa orang tua saja, sebab kebanyakan orang sudah lebih percaya pada proses penentuan yang digunakan dengan menggunakan metode hisab atau rukyatul hilal.

Direkur Buku Suba Institute yang juga pemerhati budaya, Sukarno M Adam, saat dihubungi Cermat, pada Sabtu (4/5), juga mengatakan hal yang sama. Ia mengaku kerap mendengar dari para tertua, bahwa nyata ara atau melihat bulan biasanya dilakukan oleh para imam dari sejumlah masjid sultan di Ternate.

“Setelah salat Dzuhur, para imam dan bobato akhirat dari sigi lamo (masjid sultan) sigi heku (masjid heku) dan sigi cim (masjid cim) berkumpul di kadaton kesultanan, menunggu idin (perintah) dari sultan, lalu berangkat menuju Rua untuk melihat bulan,” ujar Sukarno.

Cerita mengenai cara melihat masuknya awal bulan puasa memang sudah familiar tidak hanya di Ternate. Beberapa daerah di Maluku Utara, seperti di daratan Halmahera, Morotai, dan lainnya juga masih melakukan proses melihat bulan dengan melihat tanda-tanda alam.
 
 
 
More Berita
 
1 . Pelatihan Integrated Ulva spp. Value Chain Training
  Selasa, 28 Apr 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 52 x
2 . DPR Dukung Rumput Laut dan Singkong Jadi Pengganti Plastik Impor
  Senin, 20 Apr 2026-https://www.babelinsight.id/ - Terbaca 64 x
3 . Pengiriman Ulva sebagai Bahan Baku Industri Terus Meningkat
  Jumat, 10 Apr 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 91 x
4 . Tren Akuakultur Semakin Menjauh dari Target Iklim, Rumput Laut Ditinggalkan
  Selasa, 07 Apr 2026-https://www.suara.com/ - Terbaca 107 x
5 . KM Logistik Nusantara 5 Tambah Kapasitas untuk Dukung Pengiriman Rumput Laut
  Selasa, 31 Mar 2026-https://radartarakan.jawapos.com/ - Terbaca 114 x
6 . Kunjungan KKP ke Jasuda, Olahan Rumput Laut Sulsel Siap Naik Level
  Jumat, 27 Mar 2026-Dian Maya Sari - Terbaca 137 x
7 . Potensi Rumput Laut sebagai Sumber Energi Terbarukan
  Rabu, 25 Mar 2026-https://bahasa.newsbytesapp.com/ - Terbaca 155 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Pengembangan Pewangi Ruangan Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Rumput Laut dan Kulit Jeruk
  Selasa, 07 Apr 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 95 x
2 . Inovasi Hijau dari Laut: Rumput Laut Lokal Berpotensi Jadi Sumber Antioksidan dan Antibakteri Alami
  Selasa, 31 Mar 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 116 x
3 . BRIN Gali Potensi Rumput Laut dalam Pengembangan Obat Modern
  Jumat, 27 Mar 2026 - https://brin.go.id/ - Terbaca 147 x
4 . Peneliti UNDIP Kembangkan Teknologi Inovasi Pengering Rumput Laut
  Rabu, 25 Mar 2026 - https://kemdiktisaintek.go.id/ - Terbaca 151 x
5 . Cara Membuat Karagenan Rumput Laut yang Praktis
  Senin, 09 Mar 2026 - https://jualmesinrumputlaut.wordpress.com/ - Terbaca 246 x
6 . Manfaat Jelly Berbahan Rumput Laut untuk Berbuka, Dukung Asupan Serat Selama Ramadan
  Senin, 02 Mar 2026 - https://lifestyle.bisnis.com/ - Terbaca 229 x
7 . “Rumput Laut + Magnet + Biomassa E. coli” untuk Menangkap Tetrasiklin dari Air
  Senin, 23 Feb 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 235 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,641,734 Kali
Member JaSuDa 10,756 Org
Buku Promosi 809 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin