Bagian 2 dari 2 bagian. Umur panen berpengaruh juga terhadap Rendemen ATC. Pada umur panen 30-35 hari ATC yieldnya lebih besar dibandingkan 40-60 hari.
Kesimpulan
- Umur panen berpengaruh juga terhadap Rendemen ATC. Pada umur panen 30-35 hari ATC yieldnya lebih besar dibandingkan 40-60 hari. Hal ini dikarenakan serat pada umur 30-35 hari lebih besar. Serat ini tidak larut pada waktu pemasakan.
- Umur panen berpengaruh terhadap kekuatan gel. Pada Sample Janeponto dan Maumere, Umur panen 30 dan 35 hari sudah cukup mengandung gel strength sedangkan pada sample Ende belum cukup. Hal ini juga dipengaruhi berat bibit yang digunakan pada sampel Jeneponto dan Maumere berat bibit yang digunakan 200 g sehingga pada umur 30-35 sudah cukup untuk dipanen sedangkan pada Ende berat bibit hanya 150 g. Terlalu lama masa panen juga menurunkan kekuatan gelnya.
- Pada sampel Jeneponto dan Maumere umur panen tidak mempengaruhi viskositas sedangkan pada Ende terlihat perbedaan. kemungkinan hal ini dikarenakan bibit yang digunakan lebih kecil sehingga memerlukan masa tanam yang lebih lama.
1. ATC Yield
Rendemen ATC dihitung berdasarkan berat kering
Gambar 9. Pengaruh UmurTanam Terhadap ATC Yield di Jeneponto, Sulsel
Gambar 10. Pengaruh UmurTanam Terhadap ATC Yield di Maumere, NTT
Gambar 11. Pengaruh UmurTanam Terhadap ATC Yield di Ende, NTT
ATC yield dihitung berdasarkan presentase berat ATC kering diambil berat kadar airnya dibagi berat sampel rumput laut kering estela dikurangi kadar air sampel tersebut. Pada grafik diatas terlihat pada umur panen 30-35 hari ATC yieldnya lebih besar dibandingkan 40-60 hari. Hal ini dikarenakan serat pada umur 30-35 hari lebih besar. Serat ini tidak larut pada waktu pemasakan.
2. Kekuatan Gel
Gambar 12. Pengaruh UmurTanam Terhadap Kekuatan Gel di Jeneponto, Sulsel
Gambar 13. Pengaruh Umur Tanam Terhadap Kekuatan Gel di Maumere, NTT
Gambar 14. Pengaruh Umur Tanam Terhadap Kekuatan Gel di Ende, NTT
Pada Grafik terlihat umur tanam mempengaruhi gel strength.. Sample Janeponto dan Maumere, Umur panen 30 dan 35 hari sudah cukup mengandung gel strength sedangkan pada sample Ende belum cukup karena gel strengthnya masih rendah. Pada Sampel Jeneponto dan Maumere juga terlihat umur tanam yang terlalu lama menurunkan gel strengthnya. Lamanya umur tanam dipengaruhi besaran bibit pada sampel jeneponto dan Maumere bibit yang digunakan + 200 g sedangkan sampel Ende besar bibit + 150g. Semakin besar bibit maka umur tanamnya semakin singkat
3. Kekentalan
Gambar 14. Pengaruh Umur Tanam Terhadap Viskositas di Jeneponto, Sulsel
Gambar 15. Pengaruh Umur Tanam Terhadap Viskositas di Maumere, NTT
Gambar 14. Pengaruh Umur Tanam Terhadap Viskositas di Ende, NTT
Pada sample jeneponto dan Maumere umur tanam tidak terlalu mempengaruhi viscositas hal ini dikarenakan bibit yang digunakan besar berbeda dengan sample dari Ende, viskositas pada umur tanam 60 hari lebih tinggi dari 30 hari kemungkinan hal ini dikarenakan bibit yang digunakan lebih kecil sehingga memerlukan masa tanam yang lebih lama.