Bagian 2 dari 2 bagian.Penjemuran utuh di para-para memiliki rendemen ATC paling besar dikuti dengan di purusu dijemur dipara-para dan yang terkecil dengan penjemuran gantung.
Kesimpulan
- Penjemuran utuh di para-para memiliki rendemen ATC paling besar dikuti dengan di purusu dijemur dipara-para dan yang terkecil dengan penjemuran gantung. Hal ini kemungkinan disebabkan kandungan garam yang menempel pada rumput laut kering melindungi rumput laut pada waktu proses pemasakan dengan larutan alkali. Pada perlakuan di purusuk jemur dipara-para proses purusu mengurangi kadar garam akibat penarikan rumput laut yang bersentuhan dengan tangan menyebabkan berkurangnya garam sedangkan pada penjemuran gantung posisi vertical menyebabkan air garam keluar dari rumput laut pada waktu dijemur.
- Perlakuan Purusuk dan gantung tidak berpengaruh terhadap viskositas dan kekuatan gel.
1. Persentase Rendemen/Yield ATC Dihitung Berdasarkan Berat Kering
Gbr 12. Trial ATC Yield di Maumere, NTT
Gbr 13. Trial ATC Yield di Ende, NTT
Gbr 14. Trial ATC Yield di Jeneponto, Sulsel
ATC yield dihitung berdasarkan berat ATC kering dikurangi kadar air ATC dibagi dengan berat awal dari sampel yang akan diproses dengan memasak dalam larutan alkali setelah dikurangi kadar air sampel. Dari ketiga grafik diatas terlihat yield yang dihasilkan dari penjemuran dipara-para utuh memiliki yield yang paling besar, dikuti dengan di purusu dijemur dipara-para dan yang terkecil dengan penjemuran gantung. Hal ini kemungkinan disebabkan kandungan garam yang menempel pada rumput laut kering melindungi rumput laut pada waktu proses pemasakan dengan larutan alkali. Pada perlakuan di purusuk jemur dipara-para proses purusu mengurangi kadar garam akibat penarikan rumput laut yang bersentuhan dengan tangan menyebabkan berkurangnya garam sedangkan pada penjemuran gantung posisi vertical menyebabkan air garam keluar dari rumput laut pada waktu dijemur
2. Kekuatan Gel
Gbr 15. Trial Gel Strangth di Maumere, NTT
Gbr 16. Trial Gel Strength di Ende, NTT
Gbr 17. Trial Gel Strength di Jeneponto, Sulsel
Dari ketiga wilayah trial hanya sampel di jeneponto yang memperlihatkan pengaruh perlakuan purusuk terhadap kekuatan gel sedangkan sampel lainnya tidak.
3. Kekentalan/ Viscositas
(tidak ada korelasi ke viscositas)
Gbr 18. Trial Viskositas di Maumere, NTT
Gbr 19. Trial Viskositas di Ende, NTT
Gbr 20. Trial Viskositas di Jeneponto, Sulsel
Dari grafik diatas tidak terlihat hubungan antara perlakuan panen dengan viskositas