Untitled Document
Sabtu , 02 Mei 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Guru Besar Undip: Karagenan Rumput Laut untuk Makanan dan Obat
Senin, 01 Nov 2021 - Sumber: https://www.kompas.com/ - Terbaca 6164 x - Baca: 01 May 2026
 
Saat ini, rumput laut Indonesia belum maksimal pemanfaatannya. Padahal, rumput laut dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Selain itu, kandungan karagenan yang banyak dipakai sebagai zat aditif pada makanan bahkan untuk obat hayati.

Demikian diungkapkan Prof. Dr. Aji Prasetyaningrum, S.T., M.Si., saat menyampaikan orasi pengukuhannya sebagai guru besar Fakultas Teknik Universitas Diponegoro (Undip), Kamis (28/10/2021).

Dijelaskan, berawal dari kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukannya membuat dirinya tergerak untuk mendalami potensi rumput laut.

"Sangat disayangkan jika rumput laut Indonesia kurang maksimal dalam meningkatkan perekonomian," ujarnya seperti dikutip dari laman Undip.

Karenanya, Prof. Aji yang saat ini menjabat sebagai Ketua Laboratorium OTK dan Proses Teknik Kimia FT Undip menyarankan dilakukannya proses pengolahan untuk mendapatkan nilai keekonomian yang lebih baik.

Pengolahan rumput laut menjadi karagenan akan meningkatkan nilai ekonomi produk. Jika dijual dalam bentuk rumput laut kering harganya sekitar Rp 8.500/kg, sedangkan jika diolah menjadi karagenan semi murni nilai jual menjadi Rp 80.000/kg.

"Nilai ekonominya akan naik dua kali lipat menjadi Rp 160 ribu jika diproses menjadi karagenan," terangnya.

Menurutnya, tumbuhan laut yang kini banyak dibudidayakan masih menjadi komoditas yang prosesnya minimal sekali, ada yang dijual mentah ada juga yang menjualnya dalam bentuk kering jemur padahal kandungan yang tersimpan di dalamnya memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

Hal lain yang perlu dicermati adalah kenyataan bahwa di sisi hilir, formulasi branding produk olahan yang berasal dari bahan mentah rumput laut masih sangat kurang.

"Padahal potensinya sangat besar karena pertumbuhan rumput laut di Indonesia sangat baik. Kondisi iklim dan letak geografis Indonesia dengan cahaya sinar matahari, arus, tekanan, kualitas air serta kadar garam yang sesuai dengan kebutuhan pertumbuhan rumput laut sangat mendukung," ungkap dosen yang mengampu 9 mata kuliah ini.

Dikatakan, rumput laut yang banyak ditemukan di Indonesia adalah jenis Eucheuma cottonii yang merupakan bahan baku pembuatan karagenan.

Sayangnya, hasil rumput laut Indonesia 80 persen diekspor dalam bentuk produk kering, sehingga industri pengolahan keragenan dari bahan rumput laut perlu didorong.

Selain memiliki nilai ekonomi tinggi, keragenan merupakan bahan aditif yang aman untuk makanan, keragenan merupakan sumber yang baik untuk produk obat hayati.

Adapun proses pengolahannya dilakukan dengan cara ekstraksi, bisa memakai gelombang ultrasonik maupun prosses multi tahap.

Karagenan yang dihasilkan dari proses tersebut terbagi menjadi dua kategori, yaitu:
1. Karagenan dengan bobot molekul tinggi yang biasanya dimanfaatkan untuk makanan dan minuman.
2. Karagenan dengan bobot molekul rendah untuk bahan obat hayati.

Sementara penggunaan teknologi ekstraksi berbantu ultrasonik dapat meningkatkan kualitas tekstur gel karagenan (>1.200 g/m2), lebih ramah lingkungan dan sesuai diaplikasikan untuk ekstraksi bahan karagenan yang tidak tahan terhadap panas.

Sedangkan penggunaan sistem ekstraksi multi tahap dapat mengisolasi sisa karagenan yang masih ada sehingga tingkat kemurnian dan rendemen karagenan yang dihasilkan akan meningkat (+/- 35 persen). Aplikasi proses recycle dapat mengurangi kebutuhan pelarut, menurunkan biaya produksi dan mengurangi residu bahan kimia.

Upaya pengembangan lanjutan keragenan di antaranya produk turunan edible film berbahan dasar karagenan mampu memperpanjang masa simpan dan memperbaiki kualitas produk pangan.

Aplikasi keragenan untuk pangan sudah dilakukan di antaranya untuk produk yoghurt, jelly drink, permen jelly, dodol, sirup dan coklat keragenan. Hilirisasinya sudah sampai pada aplikasi di industri.

Pemanfaatan keragenan untuk obat hayati, secara jujur Aji Prasetyaningrum menyatakan masih butuh penelitian lebih lanjut untuk bisa mencapai tahap hilirisasi. Namun dia optimis, pengembangan menjadi bahan baku obat hayati sangat terbuka.

"Metode teknologi oksidasi maju potensial untuk depolimerisasi produk karagenan yang menghasilkan produk dengan spesifikasi bobot molekul 21 kDa dan kadar sulfat 11,52-12,14 persen memenuhi persyaratan untuk bahan baku obat hayati, seperti anti oksidan dan anti kanker," tandasnya.
 
 
 
More Berita
 
1 . Pelatihan Integrated Ulva spp. Value Chain Training
  Selasa, 28 Apr 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 46 x
2 . DPR Dukung Rumput Laut dan Singkong Jadi Pengganti Plastik Impor
  Senin, 20 Apr 2026-https://www.babelinsight.id/ - Terbaca 64 x
3 . Pengiriman Ulva sebagai Bahan Baku Industri Terus Meningkat
  Jumat, 10 Apr 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 90 x
4 . Tren Akuakultur Semakin Menjauh dari Target Iklim, Rumput Laut Ditinggalkan
  Selasa, 07 Apr 2026-https://www.suara.com/ - Terbaca 107 x
5 . KM Logistik Nusantara 5 Tambah Kapasitas untuk Dukung Pengiriman Rumput Laut
  Selasa, 31 Mar 2026-https://radartarakan.jawapos.com/ - Terbaca 113 x
6 . Kunjungan KKP ke Jasuda, Olahan Rumput Laut Sulsel Siap Naik Level
  Jumat, 27 Mar 2026-Dian Maya Sari - Terbaca 136 x
7 . Potensi Rumput Laut sebagai Sumber Energi Terbarukan
  Rabu, 25 Mar 2026-https://bahasa.newsbytesapp.com/ - Terbaca 155 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Pengembangan Pewangi Ruangan Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Rumput Laut dan Kulit Jeruk
  Selasa, 07 Apr 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 95 x
2 . Inovasi Hijau dari Laut: Rumput Laut Lokal Berpotensi Jadi Sumber Antioksidan dan Antibakteri Alami
  Selasa, 31 Mar 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 115 x
3 . BRIN Gali Potensi Rumput Laut dalam Pengembangan Obat Modern
  Jumat, 27 Mar 2026 - https://brin.go.id/ - Terbaca 147 x
4 . Peneliti UNDIP Kembangkan Teknologi Inovasi Pengering Rumput Laut
  Rabu, 25 Mar 2026 - https://kemdiktisaintek.go.id/ - Terbaca 150 x
5 . Cara Membuat Karagenan Rumput Laut yang Praktis
  Senin, 09 Mar 2026 - https://jualmesinrumputlaut.wordpress.com/ - Terbaca 246 x
6 . Manfaat Jelly Berbahan Rumput Laut untuk Berbuka, Dukung Asupan Serat Selama Ramadan
  Senin, 02 Mar 2026 - https://lifestyle.bisnis.com/ - Terbaca 229 x
7 . “Rumput Laut + Magnet + Biomassa E. coli” untuk Menangkap Tetrasiklin dari Air
  Senin, 23 Feb 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 235 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,641,703 Kali
Member JaSuDa 10,756 Org
Buku Promosi 809 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin