Untitled Document
Kamis , 30 April 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Kebutuhan Suplemen Kapsul Meningkat, BRIN Kembangkan Riset Kapsul Lunak Rumput Laut
Rabu, 26 Jan 2022 - Sumber: https://www.brin.go.id/ - Terbaca 5818 x - Baca: 30 Apr 2026
 
Konsumsi suplemen dan multivitamin masyarakat Indonesia selama pandemi Covid-19 meningkat. Peningkatannya turut memengaruhi lonjakan kebutuhan suplemen dan multivitamin kemasan berbentuk kapsul. Bentuk kapsul yang diminati berupa cangkang kapsul maupun kapsul lunak. Kebutuhan kapsul lunak (soft capsule) sendiri mencapai tiga miliar butir per tahunnya, dimana 90% diantaranya masih didominasi dari bahan gelatin hewani.

Tingginya penggunaan gelatin pada kapsul lunak, sejatinya bisa disubstitusi dengan penggunaan bahan berbasis vegetable (sayuran) yang bisa ditemukan di tumbuhan rumput laut sebagai bahan dasarnya. Terlebih Indonesia merupakan produsen rumput laut terbesar kedua setelah Tiongkok, dengan volume ekspor tahun 2020 sebesar 195.574 ton dengan nilai mencapai USD 279,58 juta (data dari Kementerian Kelautan dan Perikanan).

Melimpahnya ketersediaan bahan baku serta potensi yang besar dari rumput laut, tim periset dari Pusat Teknologi Agroindustri (PTA) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memutuskan melakukan riset aplikatif untuk produk bernilai tambah dari rumput laut, yaitu pengembangan kapsul lunak berbasis rumput laut.

Pada bulan Desember 2021 lalu, tim periset BRIN akhirnya berhasil menemukan formulasi yang tepat untuk digunakan dalam skala industri. Tim ini telah berhasil menghasilkan prototipe kapsul lunak yang diinginkan.

Periset PTA BRIN Taufik Hidayat mengatakan timnya berhasil menghasilkan kapsul lunak dengan elastisitas tinggi, tingkat daya rekat yang baik, tidak berbau, dan tidak bocor.

Taufik yang memiliki keahlian di bidang teknologi hasil perairan, khususnya rumput laut, langsung dipercayakan masuk ke dalam riset pengembangan kapsul keras dan kapsul lunak. Pada 2019 lalu, ia juga membantu dalam uji stabilitas cangkang kapsul rumput laut BPPT telah berhasil diserap oleh industri, yakni PT Kapsulindo Nusantara.

“Untuk mendapatkan karakteristik tersebut, tim melakukan kajian terkait aspek bahan baku dan komposisi formula yang dapat digunakan untuk menghasilkan kapsul lunak. Akhirnya didapatkan kombinasi karagenan yang sesuai untuk dikembangkan di skala Industri,” ujar Taufik yang menyelesaikan Sarjana dan Magisternya di Departemen Teknologi Hasil Perairan Institut Pertanian Bogor.

Ia menambahkan keunggulan menggunakan karagenan yaitu memiliki viskositas dan elastisitas yang tinggi, serta dipastikan halal untuk konsumen vegetarian.

Taufik sendiri optimis dengan hasil riset yang dilaksanakan oleh timnya. Ia mengklaim bahwa kapsul lunak berbasis tumbuhan ini akan lebih tepat serta optimal untuk membungkus bahan aktif (isian kapsul) yang juga berasal dari tumbuhan, seperti vitamin non-hewani, jamu, obat herbal, dan fitofarmaka.

Teknologi Pengembangan Kapsul Lunak

Saat ini tren market dan masyarakat vegan sangat meningkat, bahkan populasinya mencapai 70% hampir diseluruh wilayah asia pasifik, bahkan sampai ke Indonesia. “Tren kapsul lunak juga mulai diminati oleh pelaku industri di dunia, bahkan industri kapsul besar di Tiongkok memprediksi pada tahun 2025 kapsul berbasis non gelatin menjadi salah satu segmen yang paling menguntungkan,” ujarnya.

Dengan adanya riset yang dilakukan secara berkesinambungan oleh periset BRIN, diharapkan dapat menciptakan kapsul lunak rumput laut yang sesuai dengan standar farmakope dan BPOM sehingga siap untuk dikomersialkan dan dipasarkan kepada masyarakat.

Pembuatan kapsul lunak di Indonesia sendiri dikatakan Taufik merupakan teknologi yang advance. Hal ini dikarenakan proses enkapsulasi dan pembentukan prototipe dibutuhkan mesin.

Dirinya menjelaskan pembuatan kapsul lunak berbasis rumput laut dimulai dari optimasi formulasi skala lab yang dilakukan di lab Pengolahan Perikanan Agroindustri, kemudian dilanjutkan dengan produksi langsung di lokasi pabrik mitra industri.

“Mencari mitra yang mau mengembangkan kapsul lunak tidaklah mudah. Hingga akhirnya kami mendapatkan mitra yang cocok dan tertantang untuk mengembangkan kapsul lunak berbasis rumput laut ini,” ungkap Arief. “Alhamdulillah kami telah melakukan kerjasama dengan PT Nova Chemie Utama (NCU) dan kerjasama ini masih berlanjut dengan harapan produk ini bisa dikomersialkan dan mengisi pasar domestik maupun luar negeri,” pungkasnya.
 
 
 
More Berita
 
1 . Pelatihan Integrated Ulva spp. Value Chain Training
  Selasa, 28 Apr 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 34 x
2 . DPR Dukung Rumput Laut dan Singkong Jadi Pengganti Plastik Impor
  Senin, 20 Apr 2026-https://www.babelinsight.id/ - Terbaca 60 x
3 . Pengiriman Ulva sebagai Bahan Baku Industri Terus Meningkat
  Jumat, 10 Apr 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 87 x
4 . Tren Akuakultur Semakin Menjauh dari Target Iklim, Rumput Laut Ditinggalkan
  Selasa, 07 Apr 2026-https://www.suara.com/ - Terbaca 105 x
5 . KM Logistik Nusantara 5 Tambah Kapasitas untuk Dukung Pengiriman Rumput Laut
  Selasa, 31 Mar 2026-https://radartarakan.jawapos.com/ - Terbaca 111 x
6 . Kunjungan KKP ke Jasuda, Olahan Rumput Laut Sulsel Siap Naik Level
  Jumat, 27 Mar 2026-Dian Maya Sari - Terbaca 133 x
7 . Potensi Rumput Laut sebagai Sumber Energi Terbarukan
  Rabu, 25 Mar 2026-https://bahasa.newsbytesapp.com/ - Terbaca 152 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Pengembangan Pewangi Ruangan Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Rumput Laut dan Kulit Jeruk
  Selasa, 07 Apr 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 93 x
2 . Inovasi Hijau dari Laut: Rumput Laut Lokal Berpotensi Jadi Sumber Antioksidan dan Antibakteri Alami
  Selasa, 31 Mar 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 113 x
3 . BRIN Gali Potensi Rumput Laut dalam Pengembangan Obat Modern
  Jumat, 27 Mar 2026 - https://brin.go.id/ - Terbaca 145 x
4 . Peneliti UNDIP Kembangkan Teknologi Inovasi Pengering Rumput Laut
  Rabu, 25 Mar 2026 - https://kemdiktisaintek.go.id/ - Terbaca 147 x
5 . Cara Membuat Karagenan Rumput Laut yang Praktis
  Senin, 09 Mar 2026 - https://jualmesinrumputlaut.wordpress.com/ - Terbaca 238 x
6 . Manfaat Jelly Berbahan Rumput Laut untuk Berbuka, Dukung Asupan Serat Selama Ramadan
  Senin, 02 Mar 2026 - https://lifestyle.bisnis.com/ - Terbaca 228 x
7 . “Rumput Laut + Magnet + Biomassa E. coli” untuk Menangkap Tetrasiklin dari Air
  Senin, 23 Feb 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 233 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,641,590 Kali
Member JaSuDa 10,756 Org
Buku Promosi 809 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin