Pengolahan Kappaphycus alvarezii Menjadi Karaginan
Senin, 23 Jul 2007 - Sumber: Modul Training of Farmers - Terbaca 5825 x - Baca: 04 May 2026
Pengolahan Kappaphycus alvarezii Menjadi Karaginan
Chip rumput laut, refine carrageenan dan semi refine carrageenan merupakan proses pengolahan Kappaphycus alvarezii menjadi karaginan. Yang membedakannya adalah cara pengolahannya.
Chip rumput laut, sering disebut ATC (Alkali Treated Chip)
Proses pengolahannya yaitu rumput laut dicuci lalu memasak rumput laut dengan alkali (NaOH, KOH, KCl) pada suhu 80 – 90oC selama 2 jam. Dicuci lagi lalu dipotong-potong sekitar 3 – 5 cm.
Prosesnya yaitu rumput laut direndam dengan larutan alkali (NaOH, KOH, KCl) pada suhu 30 – 35oC lalu dijemur, dimasak lagi dengan larutan alkali selama 2 jam pada suhu 80 – 90 oC, dibilas dengan air tawar dan dipotong-potong dalam keadaan basah (3 – 5 cm). Potongan rumput laut tadi dijemur hingga kadar airnya menjadi 20%, selanjutnya rumput laut kering dihancurkan (dihaluskan) dengan mesin giling sampai menjadi tepung. Hasilnya adalah tepung karaginan setengah murni
Refine carrageenan (karaginan murni)
Prosesnya yaitu rumput laut dimasak dan diaduk dalam larutan alkali selama 2 jam pada suhu 80 – 90 oC sampai terbentuk pasta. Pasta kemudian disaring dengan mesin penyaring untuk menghilangkan ampasnya sehingga didapatkan sari karaginan, lalu sari karaginan dikurangi kadar airnya dengan cara :
Penambahan KCl sehingga hasilnya berupa jelly
Penambahan alkohol yang hasilnya berupa serat
Kemudian saring kembali serat atau jelly tersebut disertai dengan pengadukan, setelah itu jelly atau serat tersebut dikeringkan sampai terbentuk pelet atau serat dalam ruangan yang bersuhu 60 – 700C (oven). Pelet lalu dihancurkan dengan mesin penghancur (mesin giling) sampai menjadi tepung karaginan kasar. Tepung karaginan yang masih kasar diaduk atau dicampur sampai usuran partikelnya sama besar dan halus, hasilnya adalah karaginan murni.