TEKNIK PENGEPAKAN
Rumput laut yang telah dikeringkan perlu ditangani secara seksama. Penurunan mutu yang terjadi akibat penanganan yang tidak baik menyebabkan harga rumput laut menjadi jatuh. Selain untuk mempertahankan harga rumput laut tetap tinggi, pengepakan rumput laut juga ditujukan untuk memudahkan pengangkutan dan penyimpanan.
A.TEKNIK PEMADATAN (PRESSING)
Rumput laut kering sebaiknya disimpan dan diangkut dalam keadaan padat. Hal ini untuk mengurangi pemakaian ruangan (voluminous) baik ketika diangkut maupun ditimbun di gudang, sehingga ongkos angkut dan penyimpanan menjadi lebih efisien.
Teknik pemadatan bisa dilakukan di tingkat pembudidaya dengan menggunakan peralatan yang sederhana (Gambar 1). Konstruksi besi beton berdiameter 15-20 mm digunakan untuk keperluan tersebut. Konstruksi besi tersebut berfungsi sebagai pegangan karung plastik ketika diisi rumput laut dan dipadatkan. Rumput laut dimasukan ke dalam karung plastik yang ditahan oleh konstruksi besi beton. Ketika mencapai ½ volume karung plastik, rumput laut dipadatkan dengan cara ditumbuk atau ditekan dengan menggunakan balok, demikian dilakukan terus menerus ketika isi karung mencapai ¾ hingga penuh. Ketika rumput laut dalam karung sudah tidak bisa dipadatkan lagi, pemadatan dihentikan dan mulut karung plastik yang sudah penuh dengan rumput laut yang padat ditutup dengan cara dijahit menggunakan jarum dan benang PE 1 mm.
Dengan cara pemadatan demikian bobot rumput laut per karung bertambah 3-4 kali dibandingkan dengan rumput laut tanpa pemadatan. Dengan demikian terjadi penghematan penggunaan ruang sebesar 3-4 kali. Pemadatan rumput laut bisa berlangsung dengan aman bila kadar air rumput laut telah mencapai 30-37%. Bila kadar air lebih dari 37% bisa menyebabkan rusaknya kualitas produk rumput laut yang disebabkan oleh pecahnya dinding sel yang mengandung selulosa yang belum kering. Kadar rumput laut di bawah standar (>37%) menyebabkan mutu rumput laut kering menjadi cepat menurun selama proses pascapanen sejak pengangkutan, pemadatan dan penyimpanan.
Rumput laut demikian perlu dilakukan pengeringan kembali (redrying), sebelum dijual ke pengumpul lebih lanjut atau eksportir. Rumput laut yang sudah padat dalam karung selanjutnya ditimbang dan disimpan di gudang. Peralatan yang dibutuhkan untuk penimbunan di gudang ini adalan timbangan, ganco dan gerobak. Ganco berfungsi untuk membantu pegangan dalam mengangkat rumput laut yang sudah dipadatkan dalam karung.
Gambar 1. Rumput laut kering dimasukan kedalam karung yang ditempatkan dalam kerangka besi sehingga memudahkan pemadatan.
B.TEKNIK PENYIMPANAN
Daya simpan rumput laut kering (kadar air 20-30%) adalah 2-3 tahun atau bergantung kepada cara penyimpanan. Tempat penyimpanan yang baik adalah tidak lembab, kering, dan memilki sirkulasi udara yang baik. Pada bagian dasar, diatas lantai diberi papan penyangga supaya tidak lembab (Gambar 2). Penyimpanan yang tidak baik bisa menyebabkan kadar air rumput laut meningkat hingga mencapai 50-55%. Pada kondisi demikian, rumput laut bisa menjadi busuk dan tidak bisa disimpan lama. Rumput laut yang mengalami peningkatan kadar air akibat penyimpanan yang kurang baik sebaiknya dijemur kembali dan dipadatkan kembali, kemudian disimpan di tempat penyimpan yang memenuhi persyaratan.

Gambar 2. Penyimpanan rumput laut di gudang pengumpulan diberi alas yang terbuat dari papan, sehingga karung rumput laut tidak langsung bersinggungan dengan lantai.