MUTU KARAGINAN
Standar Industri Indonesia (SII) untuk karaginan belum dirumuskan. Standar mutu yang ditetapkan FCC (Food Chemical Codex), FDA, dan FAO (Food and Agricultural Organization) meliputi spesifikasi kadar logam berat Pb, sulfat, air, abu, abu tak larut asam, bahan tak larut asam, dan viskositas larutan. Standar mutu karaginan untuk ketiga versi diatas dicantumkan dalam tabel berikut :
Tabel Standar Mutu Karaginan
Standar mutu internasional berdasarkan ISO 9002 untuk produk karaginan adalah sebagai berikut :
Spesifikasi |
FCC |
FDA |
FAO |
Kadar air, % |
Max 12 |
- |
Max 12 |
Sulfat, % |
18-40 |
20-40 |
15-40 |
Abu, % |
Max 35 |
- |
15-40 |
Abu tak larut asam, % |
Max 1 |
- |
Max 1 |
Bahan tak larut asam, % |
- |
- |
Max 2 |
Lead (Pb), ppm |
Max 4 |
- |
Max 10 |
Viskositas 1,5 % sol, cP |
Max 5 |
- |
Min 5 |
1. Mempunyai gel strenght yang tinggi, maksudnya adalah kekuatan dari karaginan apabila tepung tersebut dijadikan gel.
2. Kadar air maksimum adalah 15 % pada RH (kelembaban) 50 dan 25 % pada RH 70.
3. Tingkat kehalusan tepung, 99 % lolos saringan 60 mesh.
4. Mempunyai pH antara 7 sampai 9.
5. Mempunyai syarat kekentalan (viskositas) yang sesuai.