Bahan Kosmetik Alami
Rumput laut dikenal pertama kali oleh bangsa Cina kira-kira 2700 SM, digunakan untuk sayuran dan obat-obatan. Tahun 65 SM, bangsa Romawi menggunakannya sebagai bahan baku kosmetik.
Beberapa jenis yang digunakan misalnya sebagai kosmetik tradisional seperti masker,
lotion penyegar, dan pengobatan stroke adalah
Ulva lactuca, Enteromorpha profera dan
Sargassum spp. Untuk kosmetik, secara khusus menggunakan rumput laut cokelat yang mengandung alginat. Terdiri atas
manuronat dan
gluronat.
Manuronat banyak digunakan sebagai bahan baku kosmetik lainnya.
Ekstrak koloid dari rumput laut (alginat, agar, dan karagenan) menunjukkan sifat kompabilitas tinggi (mampu disatukan dengan bahan-bahan lain) dalam sedium kosmetik. Ekstrak ini memberikan rasa lembut di kulit dan tekstur kulit yang diinginkan.
Sebagai pembentuk emulsi, stabilizer, zat pensuspensi, dan pengental digunakan untuk emulsi dan gel dalam konsentrasi kecil antara 1-5%. Sifatnya dapat dicuci dan membentuk film.
Rumput laut mengandung berbagai vitamin dalam konsentrasi tinggi seperti vitamin D, K, Karotenoid (prekursor vitamin A), vitamin B kompleks dan tokoferol. Kandungan polisakarida yang tinggi dan sebanding dengan glukan (polimer glukosa) dan polisakarida tersulfasi menunjukkan kerja melembabkan dan kerja higroskopik. Begitu kayanya kandungan rumput laut, sehingga dimanfatkan dalam kosmetik untuk menormalkan tegangan kulit, epitelisasi kulit, dan memberi nutrisi pada kulit.
Pembuatan produk-produk yang mengandung ektrak rumput laut ditujukan untuk memperlambat proses penuaan kulit (
antiwrinkle/antiaging), yang terdiri dari produk-produk perawatan kulit dan pembersih tubuh. Rumput laut dapat digunakan pada produk-produk seperti berbagai macam krem untuk kulit, masker,
lotion dan
sunscreen.
Konsentrasi yang digunakan bervariasi antara 1 hingga 3%.
Khasiat biologi dan kimiawi senyawa alginat juga dimanfaatkan pada pembuatan obat antibakteri, antitumor, penurun tekanan darah tinggi, dan mengatasi gangguan kelenjar. Hal itu karena unsur-unsur mineral yang terkandung di dalamnya seperti iodium, seng, dan selenium. Unsur seng dan selenium diketahui dapat mencegah kanker. Kandungan seng dalam rumput laut diperkirakan 100 kali lebih tinggi dibandingkan yang ditemukan pada air laut.
Karagenan alga merah digunakan sebagai pasta gigi karena fiskositasnya tinggi dan strukturnya lebih lentur dan lembut. Hidrokoloid rumput laut jenis ini memiliki kemampuan yang unik dalam membentuk gel yang bertekstur pendek sesuai untuk pasta gigi. Penggunaan karaginan ini sekarang mulai menggeser bahan baku
xanthangum untuk pasta gigi. Agar-agar selain sebagai bahan makanan yang sudah banyak dikenal, juga digunakan untuk kosmetik karena mengandung zat pengemulsi yang baik.
Bila melihat sifat-sifat fisika-kimia hidrokoloid rumput laut yang tersusun dari senyawa polisakkarida itu masih banyak lagi kemungkinan aplikasi baru yang lebih luas seperti cairan pembersih, pelapisan keramik, dan produk bertekanan, serta kertas. Pemanfaatan lain adalah pada kertas
printer atau mesin pencetak, juga pada tekstil maupun karpet.
Keduanya membutuhkan bahan pasta yang mudah dituangkan, tetapi dapat terkontrol dengan baik untuk mendapatkan tingkat penetrasi yang baik. Sifat
thixotropic dari hidrokolid rumput laut membuatnya cocok untuk tujuan ini.
Saat ini, di pasaran banyak beredar kosmetik yang mengandung bahan baku utama dari alam. Tidak ada efek samping dan klaim aman bagi kulit, bahkan kulit sensitif sekalipun. Dari formula tradisional kemudian dikembangkan dan diproses secara modern sehingga memenuhi kualitas standar produk.
Meningkatnya kebutuhan akan produk-produk kosmetik dari bahan alami memberikan peluang bagi potensi penggunaan rumput laut. Dengan begitu, rumput laut dapat dikembangkan untuk dijadikan bahan dasar kosmetik.
Para ahli kosmetik dan kecantikan sepakat rumput laut dan ekstrak rumput laut baik untuk perawatan kulit. Alginat, karagenan, dan agar memiliki zat - zat yang memberikan efek bermanfaat bagi kulit. Di Irlandia bahkan diproduksi tepung rumput laut yang umumnya dibuat dari
Ascophyllum nodusum untuk perawatan tubuh dan algoterapi