Untitled Document
Senin , 04 Mei 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Produksi Karaginan Murni
Jumat, 14 Dec 2007 - Sumber: Penebar Swadaya-Rumput Laut - Terbaca 8410 x - Baca: 28 Apr 2026
 
Produksi Karaginan Murni



Selain semirefine, hasil olahan rumput laut karaginofit yaitu refine carrageenan atau karaginan murni. Proses produksi untuk mendapatkan karaginan murni melalui proses ekstraksi karaginan dari rumput laut. Ada dua metode proses produksi karaginan, yaitu metode alkohol (alcohol method) dan metode tekan (pressing method).



a. Metode Alkohol (Alcohol Method)



Metode ini dapat digunakan untuk memproduksi karaginan dari Eucheuma spinosum yang menghasilkan iota karaginan dan Eucheuma cottonii yang menghasilkan kappa-karaginan. Alur proses karaginan dengan metode alkohol sebagai berikut:




  1. Bersihkan rumput laut kering dari kotoran yang berupa pasir, garam, dan jenis-jenis rumput lain.

  2. Perlakuan alkali: masak rumput laut bersih dalam larutan alkali dengan konsentrasi tertentu pada temperatur 85o – 90oC selama 2 jam. Untuk Eucheuma spinosum, gunakan alkali NaOH, sedangkan untuk Eucheuma cottonii gunakan KOH.

  3. Penghancuran/agitasi: hancurkan rumput laut yang telah mengalami perlakuan alkali menjadi seperti bubur dengan proses pengadukan atau agitasi.

  4. Ekstraksi: masak rumput laut dalam kondisi alkali/basa pH 8-9 dengan temperatur pemasakan 90oC selama 18 jam untuk Eucheuma cottonii dan 3 jam untuk Eucheuma spinosum. Selama proses ekstraksi, sekali-kali aduk menggunakan mesin pengaduk.

  5. Penambahan filter aid: tambahkan filter aid (seperti celite atau perlite) kedalam air laut yang sudah menjadi bubur dalam kondisi panas, kemudian aduk secara merata selama 0,5 jam.

  6. Penyaringan/filtrasi: saring bubur dengan cepat dalam keadaan panas dengan menggunakan filter press sehingga filtrat dalam bentuk sol (cairan kental) dapat terpisah dari residu/ampas padat.

  7. Bleaching: tambahkan larutan pemutih (seperti NaOCl) pada cairan sol (cairan kental) dengan konsentrasi tertentu, lalu aduk selama 20 menit.

  8. Penambahan alkohol: alkohol yang digunakan dalam industri karaginan yaitu etanol (di laboratorium umumnya digunakan isopropanol). Tambahkan etanol secara perlahan-lahan (sedikit demi sedikit) pada filtrat, sambil diaduk sampai terbentuk serat karaginan yang akan terpisah dengan cairannya.

  9. Pengeringan dan penepungan (grinding): keringkan serat karaginan dalam alat pengering pada suhu 60oC selama 15-20 jam, kemudian buat tepung dengan mesin grinding.

  10. Blending/formulating: campur tepung karaginan dengan bahan lainnya, sesuaikan dengan keperluan jenis industri penggunanya.

  11. Pengemasan: kemas tepung karaginan dalam kantong-kantong plastik atau karton untuk bisa dipasarkan.




Biaya produksi pada proses pengolahan karaginan dengan metode alkohol tinggi sehingga saat ini jarang digunakan dalam industri, kecuali untuk produksi iota-karaginan. Pada saat ini, metode proses yang digunakan untuk produksi kappa-karaginan yaitu metode tekan (pressing method), baik dengan atau tanpa penambahan KCl.



b. Metode Tekan (Pressing Method)



Metode ini hanya digunakan untuk produksi kappa-karaginan dengan bahan baku Eucheuma cottonii. Urutan proses produksi hampir sama dengan metode alkohol, hanya berbeda teknik dalam pemisahan karaginan dari larutan sol. Alur proses produksi karaginan dengan metode tekan sebagai berikut:




  1. Bersihkan rumput laut kering dari kotoran yang berupa pasir, garam, dan jenis-jenis rumput lain.

  2. Perlakuan alkali: masak rumput laut bersih dalam larutan alkali KOH dengan konsentrasi tertentu pada temperatur 85o – 90oC selama 2 jam.

  3. Penghancuran / agitasi: hancurkan rumput laut yang telah mengalami perlakuan alkali menjadi seperti bubur dengan proses pengadukan atau agitasi.

  4. Ekstraksi: masak rumput laut dalam kondisi alkali/basa pH 8-9 dengan temperatur pemasakan 90oC selama 18 jam. Selama proses ekstraksi, sekali-kali aduk menggunakan mesin pengaduk.

  5. Penambahan filter aid: tambahkan filter aid (seperti celite atau perlite) kedalam air laut yang sudah menjadi bubur dalam kondisi panas, kemudian aduk secara merata selama 0,5 jam.

  6. Penyaringan/filtrasi: saring bubur dengan cepat dalam keadaan panas dengan menggunakan filter press sehingga filtrat dalam bentuk sol (cairan kental) dapaat terpisah dari residu/ampas padat.

  7. Bleaching: tambahkan larutan pemutih (seperti NaOCl) pada cairan sol (cairan kental) dengan konsentrasi tertentu, lalu aduk selama 20 menit.

  8. Penjedalan: tambahkan larutan KCl dengan konsentrasi tertentu pada filtrat larutan sol, kemudian aduk. Tuangkan larutan ke dalam cetakan/loyang, diamkan pada suhu kamar sampai menjedal membentuk gel. Proses penjedalan dapat juga dilakukan dalam pembekuan ruangan pendingin/freezer selama 12 jam. Pada industri besar, biasanya menggunakan conveyor (ban berjalan) pendingin sampai menjedal. Selain itu, bisa juga menggunakan tabung pendingin (tube coller), dimana larutan sol dialirkan ke dalam tabung pendingin, kemudian ditekan secara hidrolik sehingga larutan sol yang sudah menjedal (gel karaginan) keluar dari tabung pendingin.

  9. Proses tekan: keluarkan air dari gel karaginan dengan cara ditekan (press). Caranya, susun gel secara berlapis-lapis, masing-masing dibatasi dengan kain saring, lalu tekan dengan beban selama 12-24 jam sehingga diperoleh bentuk lembaran karaginan. Dalam skala industri, pengepresan menggunakan alat yang disebut dengan hydroextractor.

  10. Pengeringan: untuk memudahkan pengeringan, potong-potong lembaran karaginan (memperluas permukaan), kemudian keringkan dengan alat pengering pada temperatur 60oC sampai kering. Dalam skala industri besar, biasanya lembaran karaginan dibentuk menjadi pelet, lalu dimasukkan ke dalam mesin pengering tertutup (sistem tertutup) untuk mengurangi kontak langsung dengan udara terbuka.

  11. Pembentukan tepung: lembaran karaginan atau karaginan dalam bentuk pelet yang sudah kering dijadikan tepung melalui proses grinding.

  12. Blending/formulating: campur tepung karaginan dengan bahan lainnya, sesuaikan dengan keperluan jenis industri penggunanya.

  13. Pengemasan: kemas tepung karaginan dalam kantong-kantong plastik atau karton untuk bisa dipasarkan.


 
 
 
More Berita
 
1 . Pelatihan Integrated Ulva spp. Value Chain Training
  Selasa, 28 Apr 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 55 x
2 . DPR Dukung Rumput Laut dan Singkong Jadi Pengganti Plastik Impor
  Senin, 20 Apr 2026-https://www.babelinsight.id/ - Terbaca 65 x
3 . Pengiriman Ulva sebagai Bahan Baku Industri Terus Meningkat
  Jumat, 10 Apr 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 93 x
4 . Tren Akuakultur Semakin Menjauh dari Target Iklim, Rumput Laut Ditinggalkan
  Selasa, 07 Apr 2026-https://www.suara.com/ - Terbaca 107 x
5 . KM Logistik Nusantara 5 Tambah Kapasitas untuk Dukung Pengiriman Rumput Laut
  Selasa, 31 Mar 2026-https://radartarakan.jawapos.com/ - Terbaca 117 x
6 . Kunjungan KKP ke Jasuda, Olahan Rumput Laut Sulsel Siap Naik Level
  Jumat, 27 Mar 2026-Dian Maya Sari - Terbaca 138 x
7 . Potensi Rumput Laut sebagai Sumber Energi Terbarukan
  Rabu, 25 Mar 2026-https://bahasa.newsbytesapp.com/ - Terbaca 155 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Pengembangan Pewangi Ruangan Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Rumput Laut dan Kulit Jeruk
  Selasa, 07 Apr 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 97 x
2 . Inovasi Hijau dari Laut: Rumput Laut Lokal Berpotensi Jadi Sumber Antioksidan dan Antibakteri Alami
  Selasa, 31 Mar 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 116 x
3 . BRIN Gali Potensi Rumput Laut dalam Pengembangan Obat Modern
  Jumat, 27 Mar 2026 - https://brin.go.id/ - Terbaca 147 x
4 . Peneliti UNDIP Kembangkan Teknologi Inovasi Pengering Rumput Laut
  Rabu, 25 Mar 2026 - https://kemdiktisaintek.go.id/ - Terbaca 151 x
5 . Cara Membuat Karagenan Rumput Laut yang Praktis
  Senin, 09 Mar 2026 - https://jualmesinrumputlaut.wordpress.com/ - Terbaca 248 x
6 . Manfaat Jelly Berbahan Rumput Laut untuk Berbuka, Dukung Asupan Serat Selama Ramadan
  Senin, 02 Mar 2026 - https://lifestyle.bisnis.com/ - Terbaca 231 x
7 . “Rumput Laut + Magnet + Biomassa E. coli” untuk Menangkap Tetrasiklin dari Air
  Senin, 23 Feb 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 236 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,641,869 Kali
Member JaSuDa 10,757 Org
Buku Promosi 809 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin