Beberapa Catatan Kehadiran Marga Sargassum Di Perairan Indonesia
Rabu, 05 Mar 2008 - Sumber: LIPI (Achmad Kadi) - Terbaca 6793 x - Baca: 04 May 2026
Beberapa Catatan Kehadiran Marga Sargassum Di Perairan Indonesia
Pendahuluan
Algae Sargassum merupakan salah satu marga Sargassum termasuk dalam kelas Phaeophyceae. Ada 150 jenis Marga Sargassum yang dijumpai di daerah perairan tropis, subtropis dan daerah bermusim dingin (Nizamuddin, 1970). Habitat algae Sargassum tumbuh diperairan pada kedalaman 0,5 – 10 m ada arus dan ombak. Pertumbuhan algae ini sebagai makro algae bentik melekat pada substrat dasar perairan. Di daerah tubir tumbuh membentuk rumpun besar, panjang thalli utama mencapai 0,5-3 m dengan untaian cabang thalli terdapat kantong udara (bladder), selalu muncul di permukaan air.
Algae Sargassum secara ekologis ikut andil dalam pembentukan ekosistem terumbu karang dan merupakan tempat asuhan bagi biota kecil, termasuk untuk perlindungan benih ikan dan benur udang serta sarang melekatnya telur cumi-cumi. Jenis Sargassum yang telah dipasarkan di daerah Jawa Barat dari jenis Sargassum polycystum, Sargassum binderi dan Sargassum duplicatum. Marga Sargassum mengandung bahan alginat dan iodin, bermanfaat sebagai bahan industri makanan, farmasi, kosmetik dan tekstil.
Habitat
Lingkungan tempat tumbuh algae Sargassum terutama di daerah perairan yang jernih yang mempunyai substrat dasar batu karang, karang mati, batuan vulkanik dan benda-benda yang bersifat massive yang berada di dasar perairan. Algae Sargassum tumbuh dari daerah intertidal, subtidal sampai daerah tubir dengan ombak besar dan arus deras. Kedalaman untuk pertumbuhan dari 0,5 – 10 m. Marga Sargassum termasuk dalam kelas Phaeophyceae tumbuh subur pada daerah tropis, suhu perairan 27,25 – 29,30 oC dan salinitas 32–33,5 %. Kebutuhan intensitas cahaya matahari marga Sargassum lebih tinggi dari pada marga algae merah. Boney (1965) menyatakan pertumbuha Sargassum mebutuhkan intensitas cahaya matahari berkisar 6500 – 7500 lux. Algae Sargassum tumbuh berumpun dengan untaian cabang-cabang. Panjang thalli utama mencapai 1 – 3 m dan tiap-tiap percabangan terdapat gelembung udara berbentuk bulat yang disebut “Bladder,” berguna untuk menopang cabang-cabang thalli terapung ke arah permukaan air untuk mendapatkan intensitas cahaya matahari.
Sebaran algae Sargassum di beberapa perairan Indonesia
P.P. Anambas dan sekitarnya : Sargassum duplicatum, S. polycystum
P.P. Bangka-Belitung dan sekitarnya : Sargassum duplicatum, S. polycystum
P.P. Natuna dan sekitarnya : Sargassum duplicatum, S. polycystum
Selat Sunda (Pantai Merak, Anyer, Cilurah, Sambolo, Cidatu) : S. binderi, S. crassifolium, S. echinocarpum, S. gracillimum, S. mollerii, S. polycystum, Sargassum sp
Teluk lampung (P. Puhawang, P. Tegal, P. Tangkil, P. Sebesi dan P. Sebuku) : S. binderi, S. crassifolium, S. echinocarpum, S. gracillimum, S. mollerii, S. polycystum, Sargassum sp
P.P. Seribu (P.Pari, P. Tikus, P. Burung, P. Untung Jawa, P. Genteng, P. Bira, P. Kayu Angin Besar dan P. Pramuka, P. Opak dan P. Kotok) : S. binderi, S. crassifolium, S. echinocarpum, S. gracillimum, S. mollerii, S. polycystum, Sargassum sp
P.P. Karimunjawa, P. Menjangan Besar, P. Menyawakan dan P. Kembar : S. binderi, S. crassifolium, S. echinocarpum
Pantai Selatan Pulau Jawa (Binuangeun, Pameungpeuk, Pangandaran, Pantai Krakal, Pantai Sentolo, Hutan Purwo dan Teluk Grajagan) : S. binderi, S. crassifolium, S. duplicatum, S. hystrix, Sargassum sp
Pantai Bali (Tanjung Benoa dan sekitarnya) : S. binderi, S. duplicatum, S. hystrix,
S. polycystum
Pantai Lombok (Tj. Sirah, Kuta, Tk. Gerupuk dan Tk. Sepi) : S. duplicatum, S. polycystum
Pantai-pantai Sumbawa (Prajak, Bima dan Sanggar) : S. cinereum, S. duplicatum, S. polycystum
Pantai Sumba (Waingapu, Melolo dan Kayusi) : Sargassum duplicatum, S. polycystum
Kupang (Pantai Paradiso, Pantai Semau dan P. Kera) : S. duplicatum, S. hystrix, S. polycystum
Kalimantan Timur (P. P. Derawan, Sangalaki, Panjang, Samama, Kakaban) : S. cinereum, S. duplicatum, S. polycystum
P.P. Selayar (P. Bonerate, dan Taka Garlarang) : S. gracillimum, S. polycystum, Sargassum siliquosum
P.P. Spermonde (Barang Cadi dan Barang Lompo) : Sargassum gracillimum, S. polycystum
P.P.Tukang besi (P. Kaledupa. P. Binongko dan P. Tomea) : S. filipendula, S. fluitan, S. polyceratium, S. vulgare
P.P. Maisel (P. Mai dan P.P. Penyu) : Sargassum filipendula, Sargassum vulgare
Sulawesi Utara (Teluk Kwandang, P. Ruang, P. Tagulandang dan P. Pasige) : Sargassum gracillimum, S. polycystum
P. Ternate dan Bacan : Sargassum gracillimum, S. polycystum
Ambon (Pantai Hative, Halong dan sekitarnya) : S. ilipendula, S. fenitan, S. polyceratium,S. vulgare, S. olycystum