Senin, 17 Mar 2008 - Sumber: LIPI (Achmad Kadi) - Terbaca 6021 x - Baca: 04 May 2026
KANDUNGAN BAHAN KIMIA pada RUMPUT LAUT SARGASSUM
Algae Sargassum mudah diperoleh di perairan Indonesia, kandungan bahan kimia utama sebagai sumber alginat dan mengandung protein, vitamin C, tannin, iodine, phenol sebagai obat gondok, anti bakteri dan tumor (TRONO & GANZON 1988), sebagai berikut :
Algin
Algin merupakan asam alginik, Alginik dalam bentuk derivat garam dinamakan garam alginat terdiri dari sodium alginat, potasium alginat dan amonium alginat. Garam alginat tidak larut dalam air, tetapi larut dalam larutan alkali. Asam alginik tersusun dari asam D-Manuronik dan asam L – Guluronik (Gambar 1).
Gambar 1. Struktur asam mannuronik dan asam Guluronik (VOLESKY et al. 1970)
Manfaat alginat
Kandungan koloid alginat dari algae Sargassum (Gambar 2) dalam industri kosmetik digunakan sebagai bahan pembuat sabun, pomade, cream bodylotion, sampo dan cat rambut. Di industri farmasi sebagai bahan pembuat kapsul obat, tablet, salep, emulsifier, suspensi dan stabilizer. Di bidang pertanian sebagai bahan campuran insektisida dan pelindung kayu. Di industri makanan sebagai bahan pembuat saus dan campuran mentega. Manfaat lainnya dalam industri fotografi, kertas, tekstil dan keramik. Di bidang kesehatan iodine digunakan sebagai obat pencegah penyakit gondok.
Di Indonesia sebaran makro algae Sargassum berada di pulau besar maupun kecil, dan jumlah jenisnya ada 12. Tumbuh di lingkungan perairan pantai yang jernih dengan substrat batu karang, karang mati dan benda bersifat massive yang berada di dasar perairan. Keberadaan Sargassum di perairan ikut membentuk ekosistem terumbu karang dan merupakan tempat asuhan bagi biota kecil. Kandungan koloid algin Sargassum bermanfaat sebagai bahan baku alginat dan industri.
Gambar 2. Jenis Sargassum yang ada di perairan Indonesia