Rumput Laut Sebagai Obat Tradisional
Rumput laut merupakan tanaman yang berasal dari laut dan sudah dikenal beberapa puluh tahun yang silam oleh masyarakat dunia. Rumput laut memang sangatlah unik, tanaman ini tidak mempunyai bagian yang disebut akar, batang dan daun. semua bagian tanaman ini disebut dengan Thallus. Oleh karena itu dalam kelompok tanaman dinamakan tanaman Thallophyta.
Jika bicara masalah obat tradisional, apa yang terbayang mungkin hanya mengarah pada kunir, jahe, kumis kucing, dll. Memang semua itu termasuk dalam obat tradisional yang tumbuh di daratan. Namun, mungkinkah tanaman yang ada di laut seperti Rumput Laut dimanfaatkan sebagai obat tradisional? Jawabnya, mengapa tidak mungkin!.
Di Indonesia walaupun tidak tertulis dalam literatur obat tradisional yang dikenal kebanyakan orang, masyarakat kita yang hidup di daerah pesisir pantai telah lama memanfaatkan beberapa jenis rumput laut untuk suatu pengobatan.
Bagaimana masyarakat tersebut memanfaatkan tanaman rumput laut dalam pengobatan. Kebanyakan mereka merebus rumput laut, lalu air rebusan (decoction) dimanfaatkan dalam pengobatan dalam dan luar tubuh. Diantara mereka ada juga yang mengerus rumput laut tsb terlebih dahulu, kemudian bentuk buburnya digunakan sebagai obat luar (sebagai antiseptik atau pemeliharaan kulit).
Menurut hasil penelitian Jana Anggadiredja pada tahun 1992, beberapa jenis rumput laut yang telah dikenal masyarakat kita di daerah pesisir dalam pengobatan banyak sekali jenisnya. Rumput laut yang digunakan sebagai kosmetika tradisional seperti untuk masker, lotion penyegar dan pengobatan sunstroke adalah jenis Ulva lactuca, Enteromorpha prolifera dan Sargassum spp . Ada juga yang digunakan sebagai antipiretik adalah Sargassum siliquosum , Ulva lactuca, Enteromorpha compressa dan Enteromorpha prolifera .
Bagi yang menderita cacingan (anthelmintik dan vermifuges) dapat menggunakan rumput laut jenis Caloglosa sp, Grateloupia filicina dan Codium spp. Penyakit bronkhitis, asma dan batuk dapat disembuhkan dengan rumput laut jenis Porphyra atropurpurae, Eucheuma gelatinae, Eucheuma muricatum, Enteromorpha compressa dan Enteromorpha prolifera .
Air rebusan (decoction) dari rumput laut jenis Gelidium amansii, Gelidium latifolium, Gracilaria verucossa, Gracilaria eucheumoides, Eucheuma gelatinae dan Eucheuma muricatum digunakan untuk penyakit hemorrhoids dan gangguan pencernaan (terutama lambung). Untuk bisul, pendarahan hidung (mimisan) dan pemeliharaan kulit digunakan gerusan dari jenis Ulva lactuca, Enteromorpha prolifera dan Enteromorpha intestinalis.
Sedangkan air rebusan dari jenis rumput laut Gracilaria verucossa, Gracilaria eucheumoides, Eucheuma gelatinae, Porphyra atropurpurae, Sargassum sp, dan Enteromorpha intestinales digunakan pula untuk penyakit gangguan akibat kekurangan iodium (GAKI) dan penyakit urinari. Selain jenis-jenis tersebut penulis kira masih banyak lagi yang belum tercatat.