
Studi terbaru menunjukkan bahwa rumput laut berkaitan dengan tingginya risiko kanker pada wanita pada masa pasca-menopause. Seperti dilansir oleh NY Daily News, bahwa peningkatan kanker tiroid ini berkaitan dengan yodium yang ditemukan pada rumput laut.
Sebuah penelitian di Jepang menunjukkan bahwa konsumsi rumput laut secara teratur oleh wanita pada masa pasca-menopause di Jepang meningkatkan risiko terkena kanker tiroid. mereka juga mengaitkan kasus ini dengan yodium yang terdapat dalam makanan makrobiotik.
Penelitian yang dilakukan selama 14 tahun pada hampir 53.000 wanita Jepang yang berumur antara 40 hingga 69 tahun menemukan bahwa dalam kelompok ini muncul 134 kasus kanker tiroid, dan 113 kasus penyakit papiler karsinoma. Wanita yang mengonsumsi rumput laut setiap hari memiliki kemungkinan 1,7 lebih tinggi untuk terkena kanker dibandingkan wanita yang memakannya dua kali dalam seminggu.
Risiko ini bahkan bertambah dua kali lipat pada wanita yang berada pada masa pasca-menopause, dan kemungkinan 3,8 kali lebih besar untuk terkena kanker dibandingkan dengan orang yang memakan sedikit rumput laut.
"Rumput laut jelas sangat berkaitan dengan meningkatnya risiko tekena penyakit papiler karsinoma." Kata peneliti di National Cancer Center and National Institute for Environmental Studies.
Berdasarkan penelitian di European Journal of Cancer Prevention, masih belum jelas mengapa wanita pada masa pasca-menopause memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker, namun kemungkinan besar hal ini berkaitan dengan yodium yang ada pada rumput laut.
Wanita Jepang memiliki risiko yang tinggi karena mereka memiliki kebiasaan memakan rumput laut yang mengandung 80% yodium. Meskipun begitu, penelitian ini tidak menyebutkan seberapa banyak rumput laut yang dikonsumsi oleh partisipan dalam penelitian ini pada rentang tahun 2003 hingga 2007.