
Brownies ikan dan rumput laut ini tidak hanya kaya protein dan serat, tetapi rasa dan teksturnya pun lebih bagus dari biasanya.
Ikan merupakan salahsatu sumber protein hewani yang banyak dikonsumsi masyarakat, mudah didapat, dan harganya murah. Sayangnya daging ikan cepat mengalami proses pembusukan. Guna emnyiasati hal tersebut, ini telah berkembang berbagai usahapengolahanmakanan berbahan baku produk perikanan.
Seperti yang dilakukan oleh Pipih Suptijah, Dosen Teknologi Hasil Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor, yang membuat produk makanan berupa kue browniesdari bahan baku ikan dan rumput laut. Menurut Pipih, bahan baku ikan dapat disajikan dalam berbagai bentuk dan rasa supaya lebih banyak orang lagi yang suka makan produk perikanan. “Saya bercita –cita ingin semua produk makanan bahan bakunya dari produk perikanan,” ungkapnya sambil senyum.
Ia menjelaskan, kegiatan pengolahan juga berperan dalam diversifikasi produk olahan ikan. Dengan adanya diversifikasi produk olahan, memungkinkan adanya pengembangan produk baru yang lebih diminati masyarakat, sehingga dapat meningkatkan nilai tambah produk olahan ikan tersebut.
Dituturkan Pipih, produk olahan atau makanan itu mempunyai masa waktunya sendiri, jika sudah dikonsumsi setelah 5 – 10 kali biasanya konsumen akan bosan. Karena, itu perlu adanya keragaman atau diversifikasi produk olahannya. “Salahsatunya saya membuat brownies berbahan baku ikan dan rumput laut,” cetusnya.
Kaya ProteindanSerat
Dijelaskan Pipih, brownies berbahan baku ikan ini memiliki nilai tambah pada gizinya. Kalau brownies biasa hanya mengandung lemak, sedangkan brownies ikan mengandung protein.”Jadi disini menambahkan bahan baku ikan untuk meningkatkan nilai gizinya,” sebutnya.
Lanjutnya, ikan mempunyai protein lengkap, ada asam amino esensialnya. Serta, lemak ikan tidak berbahaya bagi kesehatan dan mempunyai manfaat untuk kecerdasan otak, terutama pada anak–anak masa pertumbuhan. “Walaupun, brownies yang biasa proteinnya sudah ada dari telur,” ujarnya.
Menurut Pipih, browniesikan ini tidak hanya nilai gizinya yang bertambah, tetapi rasa dan teksturnya pun lebih bagus dari biasanya. “Teksturnya lebih lembut,” cetusnya.Untuk bau amis ikan, tidak tercium sama sekali dalam brownies ikan ini. Rasa dan aromanya tetap seperti brownies pada umumnya. “Hal ini karenabahan bakuikannya segar,sedangkan bau amis itu disebabkan lemak ikan yang telah terdegradasi,”terangnya.
Jenis ikanyang digunakan sebagai bahan baku, diterangkan Pipih, bisa ikan apa saja seperti lele, patin,atau berbagai ikan laut semisal ikan tuna. Tetapi ia menganjurkan menggunakan ikan patin, karena teksturnya lebih lembut. “Apalagi dalam keadaan segar,” ucapnya.
Sementara brownies berbahan baku rumput laut, diterangkan Pipih mempunyai keunggulan kaya akan serat, sehingga bagi orang yang ingin diet tidak bermasalah.
Browniesrumput laut ini, dapat berbahan baku dari rumput laut segar, karaginan, karaginansetengah jadi (Semi Refined Carrageenan) atau pun agar–agar. “Dari rumput laut jenis apapunbisa digunakan sebagai bahan baku,yang penting seratnya tinggi,” sebutnya.