Untitled Document
Senin , 04 Mei 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Dulu Ibu-ibu Ini Hobi Ngerumpi, Kini Sibuk Bisnis Rumput Laut
Rabu, 19 Feb 2014 - Sumber: http://pontianak.tribunnews.com - Terbaca 5653 x - Baca: 25 Apr 2026
 
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PANGKEP - Ibu-ibu rumahtangga bisanya cuma buang-buang waktu dengan ngerumpi atau ngobrol sana-sini sembari bergosip.

Asumsi buruk soal kebiasaan buruk ibu-ibu itu memang pernah terjadi di kampung Kalukue, Desa Tamangapa, Kecamatan Ma'rang, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel). Tapi itu dulu!

Kini, setelah diperlihatkan betapa banyak potensi sumber daya laut yang bisa disulap menjadi produk pangan produktif, barulah kaum Hawa di kawasan ini jadi sibuk! Tak ada lagi waktu bergosip.

Mereka kini sadar, terlalu sayang membuang waktu cuma dengan ngerumpi, padahal kampung mereka menyimpan potensi untuk menjadi pusat home industri produk pangan berbahan rumput laut.

Apalagi rumput laut mudah dibudidayakan di desa yang memang berada di kawasan pesisir pantai di Sulsel itu. Kelompok Berkah, adalah contoh kelompok ibu-ibu dI desa ini yang aktif membina ibu-ibu anggotanya untuk terus berlatih menyulap bahan-bahan laut menjadi produk pangan yang layak dijual.

"Sekarang tak ada waktu ngerumpi. Maunya ibu-ibu di sini sibuk bikin cemilan macam-macam dari bahan rumput laut. Apa aja asal bisa jadi duit, " kata Suriani, Wakil Ketua 'Geng Ibu-ibu' pembuat aneka cemilan rumput laut yang tergabung dalam Kelompok Berkah.

Aneka penyuluhan untuk memberdayakan kaum ibu pelan-pelan membuahkan hasil. Kini kampung ini menjadi salah satu pusat home industri (usaha rumahan). Produk andalannya adalah Snack Kacang Rumput Laut.

Produk cemilan lainnya yang berbahan rumput laut adalah nugget, bakso, sirup, manisan, gula-gula, dodol dan keripik. Tak melulu cemilan berbahan rumput laut, ada juga snack berbahan sayuran organik dan bakso ikan.

Dari sederet produk cemilan itu, Snack Kacang Rumput Laut (SKCL) jadi produk primadona karena paling laku di pasaran.

"Penjualannya sampai ke Papua, Balikpapan, Pare Pare, dan tentu saja kota Makassar," tutur Suriani. Suriani bertutur, dari penjualan aneka cemilan tersebut, omzet yang didapat sekitar Rp 4 juta sebulan. Memang nilai omzetnya belum fantastis.

Tapi itikad memberdayakan kaum ibu dari yang semula cuma nongkrong dan mengobrol menjadi produktif layak jadi inspirasi. "Paling tidak, ibu-ibu tak harus selalu 'nodong' pada suami untuk urusan belanja dapur," tutur Ibu Saddi.

Sekolah Lapang
Upaya memberdayakan kaum ibu rupanya juga dilakukan di kampung berbeda di kecamatan dan kabupaten yang sama. Tepatnya di Dusun Kasuarang, Desa Tamangapa, Kecamatan Ma'rang, Kabupaten Pangkep, Sulsel.

Di dusun ini, kaum wanita malah disekolahkan secara khusus dalam pendidikan 'Sekolah Lapang.' Di sini, mereka dididik segala macam ketrampilan yang secara produktif bisa menghasilkan uang dengan titik fokus bercocok tanam secara organik.

Nyonya Nurjaya, Ketua Kelompok Talaswati (kelompok yang membina kaum wanita), menuturkan, pendidikan yang diberikan antara lain bertanam aneka macam sayuran secara organik.

Antara lain menanam kangkung, sawi, bayam, cabe, mengolah tanah tandus atau gersang menjadi subur.

"Kalau dulu asal tanam saja. Sekarang, setelah diberi pengetahuan cocok tanam organik, hasilnya jadi banyak. Nggak perlu belanja ke pasar lagi. Cukup dari kebun," kata Nurjaya.

Sementara Nurhaidah, pengurus kelompok Talaswati lainnya, bertutur bahwa kegiatan Sekolah Lapang juga berhasil mengubah kaum wanita ini dari semula tertutup alias introvert, menjadi pribadi-pribadi yang bisa tampil dan berbicara di depan banyak orang.

"Dulu ibu-ibu cuma mengurus dapur, dan tak pernah keluar rumah. Bicara di depan banyak orang malu-malu. Tak percaya diri. Sekarang pelan-pelan ibu-ibu di sini mulai pintar mengemukakan keinginan, ide, keluhan dan segala unek-unek," tutur Nurhaidah.

Saat Tribunnews.com menyambangi pertemuan bulanan kelompok ini pada Kamis (6/2/2014), kaum ibu di kampung ini memang tampak aktif berbicara. Ada yang ceriwis mengemukakan pendapat, ada yang menyela, ada yang menukas dan sebagian lain melontarkan masukan-masukan demi kemajuan kegiatan produktif mereka.

"Dulu sebelum ada Sekolah Lapang, ibu-ibu nggak seperti sekarang. Susah mengemukakan pendapat, apalagi keberanian mengambil keputusan sendiri," tutur Suruga, bendahara kelompok ini.
 
 
 
More Berita
 
1 . Pelatihan Integrated Ulva spp. Value Chain Training
  Selasa, 28 Apr 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 53 x
2 . DPR Dukung Rumput Laut dan Singkong Jadi Pengganti Plastik Impor
  Senin, 20 Apr 2026-https://www.babelinsight.id/ - Terbaca 65 x
3 . Pengiriman Ulva sebagai Bahan Baku Industri Terus Meningkat
  Jumat, 10 Apr 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 92 x
4 . Tren Akuakultur Semakin Menjauh dari Target Iklim, Rumput Laut Ditinggalkan
  Selasa, 07 Apr 2026-https://www.suara.com/ - Terbaca 107 x
5 . KM Logistik Nusantara 5 Tambah Kapasitas untuk Dukung Pengiriman Rumput Laut
  Selasa, 31 Mar 2026-https://radartarakan.jawapos.com/ - Terbaca 116 x
6 . Kunjungan KKP ke Jasuda, Olahan Rumput Laut Sulsel Siap Naik Level
  Jumat, 27 Mar 2026-Dian Maya Sari - Terbaca 138 x
7 . Potensi Rumput Laut sebagai Sumber Energi Terbarukan
  Rabu, 25 Mar 2026-https://bahasa.newsbytesapp.com/ - Terbaca 155 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Pengembangan Pewangi Ruangan Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Rumput Laut dan Kulit Jeruk
  Selasa, 07 Apr 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 97 x
2 . Inovasi Hijau dari Laut: Rumput Laut Lokal Berpotensi Jadi Sumber Antioksidan dan Antibakteri Alami
  Selasa, 31 Mar 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 116 x
3 . BRIN Gali Potensi Rumput Laut dalam Pengembangan Obat Modern
  Jumat, 27 Mar 2026 - https://brin.go.id/ - Terbaca 147 x
4 . Peneliti UNDIP Kembangkan Teknologi Inovasi Pengering Rumput Laut
  Rabu, 25 Mar 2026 - https://kemdiktisaintek.go.id/ - Terbaca 151 x
5 . Cara Membuat Karagenan Rumput Laut yang Praktis
  Senin, 09 Mar 2026 - https://jualmesinrumputlaut.wordpress.com/ - Terbaca 248 x
6 . Manfaat Jelly Berbahan Rumput Laut untuk Berbuka, Dukung Asupan Serat Selama Ramadan
  Senin, 02 Mar 2026 - https://lifestyle.bisnis.com/ - Terbaca 231 x
7 . “Rumput Laut + Magnet + Biomassa E. coli” untuk Menangkap Tetrasiklin dari Air
  Senin, 23 Feb 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 236 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,641,818 Kali
Member JaSuDa 10,757 Org
Buku Promosi 809 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin