Program prioritas dan strategis ULVAKU Low-Oil Shelf-Life Technology (ULST) melalui skema Ajakan Industri ini dirancang untuk mengoptimalkan pengolahan keripik rumput laut Ulva sp. agar rendah minyak dan tahan simpan. Selama jangka waktu 10 bulan, program kolaborasi ini menargetkan peningkatan kematangan teknologi dari TKT 7 menuju TKT 8 melalui pembagian tiga paket kerja (Working Package) yang terintegrasi dari aspek teknologi hingga kesiapan pasar. Tahap awal berfokus pada optimasi teknologi dan standardisasi proses di laboratorium perguruan tinggi untuk menyempurnakan parameter vacuum frying, formulasi produk, uji stabilitas awal, serta penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) produksi.
Memasuki tahapan berikutnya, implementasi dialihkan ke fasilitas produksi mitra industri untuk melaksanakan validasi operasional dalam lingkungan nyata. Pada fase semi-industri ini, teknologi ULST akan diuji stabilitas dan konsistensi mutunya antar batch guna memastikan ketahanan simpan produk minimal 8 bulan, sekaligus menyiapkan dokumen sertifikasi PIRT dan Halal. Dalam pembagian tugas, tim peneliti perguruan tinggi bertanggung jawab atas pengembangan teknologi, analisis mutu ilmiah, dan pendampingan teknis, sedangkan mitra industri menyediakan fasilitas pabrik, mesin pengolahan, bahan baku, serta tenaga operator.
Fase akhir program akan difokuskan pada uji pasar terbatas untuk mengukur penerimaan konsumen terhadap karakteristik rasa, tekstur, harga, dan kemasan produk. Data respon pasar tersebut digunakan untuk mengevaluasi positioning produk dan merumuskan model bisnis awal sebelum masuk ke tahap produksi komersial penuh. Evaluasi keberhasilan program dipantau secara berkala melalui monitoring internal bulanan dan audit teknis produksi, sehingga setelah program selesai, pihak industri dapat langsung mengadopsi teknologi ini secara mandiri guna mendukung hilirisasi produk pangan berbasis rumput laut. |