Untitled Document
Sabtu , 06 Juni 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
DPR Dukung Rumput Laut dan Singkong Jadi Pengganti Plastik Impor
Senin, 20 Apr 2026 - Sumber: https://www.babelinsight.id/ - Terbaca 158 x - Baca: 06 Jun 2026
 
Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Golkar Gandung Pardiman menyatakan dukungan terhadap penggunaan rumput laut dan singkong sebagai alternatif bahan baku plastik lokal pada Minggu (19/4/2026). Langkah strategis tersebut bertujuan mengurangi ketergantungan industri terhadap biji plastik impor yang mahal sekaligus memberdayakan petani serta nelayan nasional.

Pemanfaatan komoditas dalam negeri ini dinilai mampu menekan biaya produksi bagi sektor UMKM. Dilansir dari Nasional, saat ini harga biji plastik impor di pasaran telah menyentuh angka Rp 28.000 hingga Rp 35.000 per kilogram.

Gandung Pardiman menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi besar sebagai produsen utama bioplastik dunia mengingat status negara sebagai penghasil rumput laut terbesar kedua. Ia mendesak pemerintah untuk segera hadir memberikan intervensi nyata berupa bantuan teknologi dan kepastian serapan pasar bagi produk alternatif ini.

"Saya sangat mendukung langkah konkret Menteri Maman. Ini bukan hanya soal efisiensi biaya produksi UMKM, tapi juga soal kedaulatan ekonomi. Kenapa kita impor plastik mahal kalau rumput laut dan singkong kita melimpah?" ujar Gandung Pardiman, Anggota Komisi VII DPR RI.

Gandung menambahkan bahwa momentum ini harus dimanfaatkan untuk mendorong hilirisasi komoditas lokal di berbagai sektor retail dan kuliner. Ia meminta adanya kolaborasi lintas kementerian guna mempercepat standardisasi produk agar bioplastik lokal mampu bersaing secara kualitas.

"Ini momentum untuk hilirisasi komoditas lokal. UMKM kemasan, kuliner, dan retail bisa beralih ke bioplastik singkong atau rumput laut. Pemerintah harus hadir dengan insentif mesin, pelatihan, dan jaminan pasar," ujar Gandung Pardiman, Anggota Komisi VII DPR RI.

Pemanfaatan sumber daya domestik ini juga disebut sejalan dengan visi kepemimpinan Presiden Prabowo dalam meningkatkan daya saing industri nasional. Penjagaan lingkungan melalui penggunaan bahan ramah lingkungan dianggap sebagai nilai tambah bagi kemaslahatan masyarakat luas.

"Kalau UMKM berdaya dengan bahan baku lokal, petani sejahtera, impor turun, lingkungan terjaga. Ini yang disebut kemaslahatan. Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo agar semua sumber daya dalam negeri dimanfaatkan maksimal untuk daya saing industri nasional," imbuh Gandung Pardiman, Anggota Komisi VII DPR RI.

Di sisi lain, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman telah mengidentifikasi dua komoditas tersebut sebagai solusi jangka panjang atas kelangkaan bahan baku plastik. Hal itu disampaikan saat meninjau Kompleks Smesco Indonesia, Jakarta, pada Kamis (9/4/2026).

Pemerintah berupaya mencari substitusi nafta, yakni bahan baku berbasis minyak bumi yang pasokannya terganggu akibat konflik di wilayah Asia Barat. Maman menekankan pentingnya beralih ke bahan mentah yang ketersediaannya melimpah di tanah air.

"Rumput laut, singkong. Ini baru dua itu saja ya baru dua itu yang yang bisa dipakai untuk plastik ini," kata Maman Abdurrahman, Menteri UMKM.

Fokus kebijakan saat ini diarahkan pada penggantian material utama guna memutus rantai ketergantungan impor. Meskipun penggunaan plastik daur ulang sudah berjalan, substitusi bahan baku mentah tetap menjadi prioritas pemerintah.

"Dari nafta yang kita impor dari luar ya kita ganti jadi produk-produk yang di Indonesia sudah cukup banyak," ujar Maman Abdurrahman, Menteri UMKM.

Maman menyatakan bahwa penggunaan bahan nabati merupakan langkah antisipasi terhadap gangguan pasokan global yang sering kali memicu lonjakan harga. Hilirisasi ini diharapkan memperkuat struktur industri plastik nasional dari hulu ke hilir.

"Paling penting adalah substitusi pemanfaatan atau penggunaan raw material nafta," tutur Maman Abdurrahman, Menteri UMKM.
 
 
 
More Berita
 
1 . Kegiatan Penanaman Siklus Pertama dalam Penelitian Kolaboratif KONEKSI di Takalar
  Sabtu, 06 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 23 x
2 . Peran Budidaya Rumput Laut terhadap Kesejahteraan Masyarakat Pesisir di Sulawesi Selatan
  Selasa, 02 Jun 2026-https://pelakita.id/ - Terbaca 49 x
3 . Dialog dengan Petani Budidaya Rumput Laut Rote Ndao, Wapres Tekankan Modernisasi dan Hilirisasi
  Selasa, 26 May 2026-https://www.wapresri.go.id/ - Terbaca 92 x
4 . Kolaborasi PT JASUDA dan Universitas Gunadarma : Hadirkan Inovasi Alat Pengering Higienis
  Sabtu, 23 May 2026-Irna Aswanti Ibrahim dan Dian Maya Sari - Terbaca 80 x
5 . BI: Sulawesi Layak Jadi Pusat Hilirisasi dan Industri Rumput Laut Nasional
  Jumat, 22 May 2026-https://mediasultra.com/ - Terbaca 77 x
6 . Pelatihan UMKM Pengolahan Produk Ulva Dorong Inovasi dan Peningkatan Nilai Tambah Rumput Laut
  Jumat, 08 May 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 102 x
7 . Pelatihan Integrated Ulva spp. Value Chain Training
  Selasa, 28 Apr 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 132 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Kreativitas Warga, Batok Kelapa Diubah Menjadi Pelampung Budidaya Rumput Laut
  Selasa, 02 Jun 2026 - https://rri.co.id/ - Terbaca 42 x
2 . Inovasi Teh Rumput Laut Antidiabetes dari Peneliti Perikanan UGM Tembus Jurnal Internasional
  Selasa, 26 May 2026 - https://fish.faperta.ugm.ac.id/ - Terbaca 84 x
3 . Teknologi Solar Dryer Dome dari SITH ITB Hadirkan Solusi Pascapanen Rumput Laut di Sumba Tengah
  Jumat, 22 May 2026 - https://sith.itb.ac.id/ - Terbaca 143 x
4 . Pengembangan Pewangi Ruangan Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Rumput Laut dan Kulit Jeruk
  Selasa, 07 Apr 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 176 x
5 . Inovasi Hijau dari Laut: Rumput Laut Lokal Berpotensi Jadi Sumber Antioksidan dan Antibakteri Alami
  Selasa, 31 Mar 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 206 x
6 . BRIN Gali Potensi Rumput Laut dalam Pengembangan Obat Modern
  Jumat, 27 Mar 2026 - https://brin.go.id/ - Terbaca 220 x
7 . Peneliti UNDIP Kembangkan Teknologi Inovasi Pengering Rumput Laut
  Rabu, 25 Mar 2026 - https://kemdiktisaintek.go.id/ - Terbaca 223 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,647,192 Kali
Member JaSuDa 10,761 Org
Buku Promosi 809 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin