Untitled Document
Jumat , 17 Juli 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Kreativitas Warga, Batok Kelapa Diubah Menjadi Pelampung Budidaya Rumput Laut
Selasa, 02 Jun 2026 - Sumber: https://rri.co.id/ - Terbaca 152 x - Baca: 17 Jul 2026
 
Langgur - Sebuah terobosan cerdas dan bermanfaat lahir dari tangan kreatif warga pesisir desa debut Kecamatan hoat horbay kabupaten maluku tenggara. Apa yang dulunya hanya dianggap sampah dan menumpuk tak terpakai, yaitu batok kelapa, kini disulap menjadi produk bernilai guna tinggi,Pelampung budidaya rumput laut . Inovasi ini tidak hanya mengatasi masalah limbah, tetapi juga memangkas biaya usaha para pembudidaya serta menjaga kelestarian laut.

Selama ini, para petani rumput laut umumnya menggunakan pelampung berbahan plastik atau botol bekas yang harganya terus naik, mudah rusak, dan dikhawatirkan menjadi sumber pencemaran laut saat pecah atau dibuang. Melihat kondisi tersebut, kelompok tani lokal berinisiatif mencari bahan alternatif yang murah, melimpah, dan ramah alam. Pilihan jatuh pada batok kelapa, bahan yang sangat melimpah di daerah ini namun seringkali hanya dibakar atau dibuang begitu saja.

Ketua Kelompok Tani sukses bersama, martin, menjelaskan proses pengolahan batok kelapa menjadi pelampung ini cukup sederhana namun memerlukan ketelitian. Batok kelapa dikumpulkan, dibersihkan dari sabut, dikeringkan, lalu diberi lapisan pengawet alami dan penutup kedap air agar tidak mudah menyerap air laut atau lapuk. Satu buah batok kelapa utuh memiliki daya apung yang cukup kuat untuk menopang tali dan bibit rumput laut di bawah permukaan air.

"Sebelumnya kami harus beli pelampung plastik dengan harga lumayan mahal, belum lagi umur pakainya pendek. Sekarang, kami manfaatkan batok kelapa yang ada di sekitar rumah, hampir gratis biayanya. Ternyata kekuatannya lebih tahan lama, aman untuk laut, dan tidak mencemari lingkungan karena bahan alami," ujar Martin saat ditemui di lokasi pembuatan pelampung batok kelapa.

Para pembudidaya merasakan dampak positif yang sangat besar. Biaya produksi turun hingga 40 persen, sehingga keuntungan yang didapat menjadi lebih besar. Selain itu, bentuk dan kekuatan batok kelapa ternyata sangat cocok dengan kondisi laut di daerah ini, mampu bertahan meski dihantam ombak sedang. Inovasi ini pun menjadi kabar gembira bagi pelaku UMKM, karena kini limbah kelapa yang tidak terpakai memiliki nilai jual baru.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Maluku TenggaraRuslani Ingratubun memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kreativitas warga ini. Menurutnya, langkah ini adalah contoh nyata ekonomi sirkular dan solusi cerdas dalam memajukan usaha budidaya tanpa merusak alam.

"Ini adalah terobosan brilian. Mengubah sampah menjadi barang berguna, sekaligus menyelamatkan biaya petani. Pelampung batok kelapa ini sangat mendukung program kami dalam menjaga kebersihan laut dari limbah plastik serta meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir. Kami akan dorong dan bantu agar metode ini bisa disebarkan ke seluruh wilayah pesisir di daerah kami," Ujar Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Maluku TenggaraRuslani Ingratubun.

Tidak hanya berhenti di pelampung, warga kini juga mulai berkreasi lebih jauh. Batok kelapa yang tidak utuh atau pecah, masih bisa diolah menjadi kerajinan tangan atau bahan lain, sehingga tidak ada lagi bagian dari kelapa yang terbuang sia-sia. Hal ini membuka peluang usaha baru bagi keluarga, mulai dari pengumpulan, pengolahan, hingga pemasaran produk olahan kelapa.

Warga berharap, inovasi sederhana namun bermanfaat ini mendapat dukungan lebih luas, baik dari pemerintah maupun dari pihak terkait, agar semakin banyak petani rumput laut yang beralih menggunakan pelampung alami ini. Langkah kecil ini ternyata membawa dampak besar, lingkungan bersih, laut terjaga, dan ekonomi keluarga makin sejahtera.

Kini, deretan pelampung dari batok kelapa mulai menghiasi perairan pesisir desa debut, Letvuan,dan dudunwahan, menjadi bukti bahwa dengan kreativitas dan kepedulian, kemajuan daerah bisa diraih berlandaskan kekayaan alam dan kearifan lokal yang dimiliki.
 
 
 
More Berita
 
1 . CV POSKO JASUDA: Solusi Jasa Pengiriman Sampel Rumput Laut ke Pasar Global
  Jumat, 17 Jul 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 18 x
2 . KKP Kucurkan Rp 9 Miliar untuk Budidaya Rumput Laut Karimunjawa
  Selasa, 14 Jul 2026-https://www.liputan6.com/ - Terbaca 46 x
3 . Tak Lagi Dijual Mentah, Rumput Laut Kendal Diolah Jadi Produk Bernilai Tinggi
  Rabu, 08 Jul 2026-https://jateng.jpnn.com/ - Terbaca 70 x
4 . CV Posko Jasuda Lakukan Penyortiran Ulva untuk Memenuhi Permintaan Mitra di Luar Sulawesi
  Rabu, 08 Jul 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 62 x
5 . CV Posko Jasuda Wakili Beneficiary UNIDO GQSP Indonesia pada UN MSME Day 2026
  Rabu, 08 Jul 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 59 x
6 . DKP Maluku Utara Salurkan 10 Ton Bibit Rumput Laut ke Taliabu, Produksi Diproyeksi Tembus Ribuan Ton
  Jumat, 03 Jul 2026-https://ternate.tribunnews.com/ - Terbaca 76 x
7 . Rumput Laut Andalan Ekonomi Kelautan Sulawesi Selatan, Luwu Terbanyak, Pabrik Terbesar di Pinrang
  Rabu, 24 Jun 2026-https://pelakita.id/ - Terbaca 120 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . FIKP Unhas Edukasi Nelayan Bulukumba tentang Pengayaan Bibit Rumput Laut
  Selasa, 14 Jul 2026 - https://makassar.antaranews.com/ - Terbaca 43 x
2 . SWRO untuk Budidaya Rumput Laut: Solusi Air Bersih di Wilayah Pesisir
  Rabu, 08 Jul 2026 - https://www.supplierfilterair.com/ - Terbaca 60 x
3 . Metode Budidaya Rumput Laut yang Tepat Tingkatkan Produktivitas Kappaphycus alvarezii
  Jumat, 03 Jul 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 74 x
4 . Ayam Udang Gulung Nori (Frozen)
  Rabu, 24 Jun 2026 - https://cookpad.com/ - Terbaca 105 x
5 . Formulasi Minuman Kopi Rumput Laut dan Biji Pala dengan Variasi Waktu Penyangraian yang Berbeda
  Senin, 08 Jun 2026 - https://ojs.umrah.ac.id/ - Terbaca 159 x
6 . Inovasi Teh Rumput Laut Antidiabetes dari Peneliti Perikanan UGM Tembus Jurnal Internasional
  Selasa, 26 May 2026 - https://fish.faperta.ugm.ac.id/ - Terbaca 159 x
7 . Teknologi Solar Dryer Dome dari SITH ITB Hadirkan Solusi Pascapanen Rumput Laut di Sumba Tengah
  Jumat, 22 May 2026 - https://sith.itb.ac.id/ - Terbaca 237 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,655,029 Kali
Member JaSuDa 10,774 Org
Buku Promosi 810 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin