
Dalam upaya mendorong pengembangan sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan, INTROSEA kembali menyelenggarakan Webinar Seri ke-2 dengan mengangkat tema “Transformasi Industri Rumput Laut untuk Mendukung Swasembada Pangan dan Daya Saing Global.” Kegiatan ini menjadi wadah diskusi strategis bagi para pelaku industri, akademisi, pemerintah, serta masyarakat yang memiliki perhatian terhadap pengembangan komoditas rumput laut di Indonesia.
Webinar dibuka secara resmi oleh Prof. Grevo S. Gerung, selaku Wakil Ketua INTROSEA. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu produsen rumput laut terbesar di dunia. Menurutnya, transformasi industri rumput laut perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari peningkatan produktivitas budidaya, penguatan hilirisasi, hingga perluasan akses pasar global.
Pada sesi pemaparan materi, Cahyadi Rasyid, Asisten Deputi Pengembangan Perikanan Budidaya pada Kementerian Koordinator Bidang Pangan, menyampaikan berbagai kebijakan dan strategi pemerintah dalam mendukung pengembangan subsektor budidaya, termasuk komoditas rumput laut. Beliau menjelaskan bahwa rumput laut memiliki peran penting dalam mendukung program swasembada pangan nasional karena potensinya sebagai sumber pangan, bahan baku industri, serta komoditas ekspor yang bernilai tinggi.
Sementara itu, Boedi Sardjana Julianto, Direktur JASUDA sekaligus praktisi rumput laut Indonesia, mengupas secara mendalam berbagai peluang dan tantangan yang dihadapi industri rumput laut nasional. Dalam paparannya, beliau menyoroti pentingnya peningkatan kualitas produksi, penerapan teknologi budidaya yang lebih modern, serta pengembangan produk hilir yang memiliki nilai tambah tinggi agar mampu bersaing di pasar internasional.
Selain membahas kondisi industri saat ini, webinar juga mengulas tren permintaan global terhadap produk rumput laut yang terus meningkat seiring berkembangnya kebutuhan industri pangan, farmasi, kosmetik, dan bioindustri. Para peserta mendapatkan wawasan mengenai strategi peningkatan daya saing, penguatan rantai pasok, serta peluang investasi yang dapat mendukung pertumbuhan sektor rumput laut Indonesia.
Kegiatan webinar berlangsung secara interaktif dengan sesi tanya jawab yang diikuti antusias oleh peserta dari berbagai kalangan. Berbagai isu strategis terkait kebijakan, teknologi budidaya, pemasaran, dan hilirisasi menjadi topik diskusi yang menarik selama acara berlangsung.
Melalui penyelenggaraan Webinar Seri ke-2 ini, INTROSEA berharap dapat memperkuat pemahaman para pemangku kepentingan mengenai pentingnya transformasi industri rumput laut sebagai salah satu sektor unggulan yang mampu mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global. Webinar ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mewujudkan industri rumput laut yang lebih maju, berkelanjutan, dan berorientasi ekspor.