Untitled Document
Senin , 15 Juni 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Konsesi Lahan Budidaya Cottonii
Selasa, 08 Feb 2011 - Sumber: Boedi Julianto - Terbaca 5916 x - Baca: 15 Jun 2026
 
Konsesi Lahan Budidaya Cottonii

Perkembangan perdagangan tumbuhan laut Eucheuma adalah contoh yang sangat mengesankan. Ada dua jenis Eucheuma yang tumbuh subur di negeri tropis yaitu Eucheuma spinosum dan Kappaphycus alvarezii.

Kedua jenis ini terkenal dengan nama dagang Spinosum dan Cottonii telah banyak dibudidayakan sebagai bahan baku iota dan kappa karaginan. Luas ketersebaran usaha budidaya mulai tumbuh dari cara sederhana, utamanya yang dikembangkan oleh para petani di areal tanam sampai penanaman intensive yang dikelola swasta dengan modal besar dan area tanam yang terintegrasi.

Menurut data terakhir dari Bixler dan Porse (2010), pada tahun 2009 produksi Cottonii kering dunia telah mencapai 160.000 ton/tahun sedangkan Spinosum kering 23.000 ton/tahun. Selama satu dekade, sejak 1999 telah terjadi peningkatan produksi Cottonii kering 29.000 ton dan Spinosum kering 3.000 ton.

Data tersebut menunjukkan Cottonii lebih banyak dikembangkan dari pada Spinosum. Tingkat harga Cottonii selama 10 tahun terakhir berkisar dua sampai tiga kali lipat Spinosum di pasar dunia. Dengan harga Cottonii relatif stabil dan industri banyak menyerap Cottonii dari pada Spinosum, sudah selayaknya fokus pengembangan Cottonii menjadi prioritas utama.

Harga Cottonii kering idealnya pada rentang Rp 8.000 – 12.000/kg ditingkat petani. Fluktuasi harga setahun terakhir menunjukkan kisaran harga Cottonii kering pada rentang harga ideal. Hal ini berarti pendapatan senilai 1,28 – 1,92 Trilyun Rupiah terdistribusi pada puluhan ribu petani yang berada di daerah-daerah pedesaan pantai wilayah tropis, terutama di Indonesia dan Filipina yang menjadi produsen utama.

Data dari Cybercolloids (2010) menunjukkan Indonesia telah menjadi produsen Cottonii terbesar dunia sejak tahun 2008. Tahun 2009 produksi Cottonii kering Indonesia 87.000 ton dan Filipina 65.000 ton dan sisanya diproduksi oleh Tanzania, Malaysia, Vietnam, China dan India.

Luas lahan dan posisi Indonesia yang sangat strategis masih sangat memungkinkan untuk pengembangan Cottonii. Beberapa investor dari Jepang, India dan sektor swasta mulai berani melakukan pengembangan budidaya cottonii secara terintegrasi di Indonesia.

Beberapa kelompok tani dan koperasi yang lebih dari lima tahun melakukan usaha cottonii juga sudah mulai berbenah diri. Peningkatan kapasitas produksi, kualitas dan kontinyuitas pasokan menjadi kunci keberhasian usaha Cottonii.

Selama lebih dari lima tahun berkeliling ke pesisir Indonesia Timur, ada salah satu hal yang perlu segera ditangani dan dibenahi secara bersama oleh pemangku kepentingan terkait dengan pengembangan usaha Cottonii. Kebijakan pemerintah yang memberikan kemudahan kepada petani atau kelompok tani Cottonii perlu digulirkan. Hak pengelolaan lahan untuk budidaya Cottonii perlu segera diberlakukan untuk melindungi petani atau pengelola usaha Cottonii.

Pengalaman pahit pernah terjadi di kawasan budidaya Cottonii di Bali, beberapa petani dan kelompok tani tergusur karena lahan budidaya telah digunakan untuk wisata dengan maraknya pembangunan resort serta hotel berbintang.

Petani tidak punya posisi tawar kerena tidak memiliki konsesi lahan. Satu hal lagi yang menjadi ancaman petani atau usaha Cottonii adalah persaingan konsesi lahan untuk pertambangan. Persaingan ini sudah terlihat di beberapa daerah seperti di Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Tenggara.

Keberpihakan pada petani dan masyarakat pesisir sangat diperlukan dalam usaha Cottonii. Secara teknis, para petani dan kelompok tani usaha Cottonii tidak perlu diragukan lagi. Mereka telah puluhan tahun menggantungkan hidup bercocok tanam Cottonii. Ahlinya bertani, siapa lagi kalau bukan petani. Namun demikian perlu penguatan kapasitas permodalan, pemasaran dan manajemen praktis yang bisa meningkatkan dan perbaikan usaha yang berkesinambungan.

Dalam hal ini, pemerintah sebagai pihak yang mempunyai kewenangan sudah selayaknya memberikan kemudahan usaha dalam bentuk konsesi lahan budidaya Cottonii untuk petani dan masyarakat pesisir. Konsesi lahan usaha juga sangat diperlukan oleh pihak swasta atau investor yang saat ini mulai menggeluti budidaya Cottonii secara terintegrasi.

Tentu saja dengan satu syarat, konsesi lahan tersebut harus melibatkan masyarakat pesisir atau petani dalam budidaya Cottonii yang terintegrasi. Pola kerja sama antara pihak swasta atau investor dan petani yang saling menguntungkan sangat diperlukan untuk membuka lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat pesisir melalui usaha budidaya Cottonii.

 
 
 
More Berita
 
1 . JASUDA Fasilitasi Webinar Seri ke-2 INTROSEA Bahas Transformasi Industri Rumput Laut
  Kamis, 11 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 50 x
2 . Rumput Laut, 'Superfood' untuk Ketahanan Pangan Bangsa Maritim
  Senin, 08 Jun 2026-https://harian.disway.id/ - Terbaca 64 x
3 . Kegiatan Penanaman Siklus Pertama dalam Penelitian Kolaboratif KONEKSI di Takalar
  Sabtu, 06 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 61 x
4 . Peran Budidaya Rumput Laut terhadap Kesejahteraan Masyarakat Pesisir di Sulawesi Selatan
  Selasa, 02 Jun 2026-https://pelakita.id/ - Terbaca 88 x
5 . Dialog dengan Petani Budidaya Rumput Laut Rote Ndao, Wapres Tekankan Modernisasi dan Hilirisasi
  Selasa, 26 May 2026-https://www.wapresri.go.id/ - Terbaca 109 x
6 . Kolaborasi PT JASUDA dan Universitas Gunadarma : Hadirkan Inovasi Alat Pengering Higienis
  Sabtu, 23 May 2026-Irna Aswanti Ibrahim dan Dian Maya Sari - Terbaca 96 x
7 . BI: Sulawesi Layak Jadi Pusat Hilirisasi dan Industri Rumput Laut Nasional
  Jumat, 22 May 2026-https://mediasultra.com/ - Terbaca 93 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Formulasi Minuman Kopi Rumput Laut dan Biji Pala dengan Variasi Waktu Penyangraian yang Berbeda
  Senin, 08 Jun 2026 - https://ojs.umrah.ac.id/ - Terbaca 66 x
2 . Kreativitas Warga, Batok Kelapa Diubah Menjadi Pelampung Budidaya Rumput Laut
  Selasa, 02 Jun 2026 - https://rri.co.id/ - Terbaca 73 x
3 . Inovasi Teh Rumput Laut Antidiabetes dari Peneliti Perikanan UGM Tembus Jurnal Internasional
  Selasa, 26 May 2026 - https://fish.faperta.ugm.ac.id/ - Terbaca 103 x
4 . Teknologi Solar Dryer Dome dari SITH ITB Hadirkan Solusi Pascapanen Rumput Laut di Sumba Tengah
  Jumat, 22 May 2026 - https://sith.itb.ac.id/ - Terbaca 164 x
5 . Pengembangan Pewangi Ruangan Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Rumput Laut dan Kulit Jeruk
  Selasa, 07 Apr 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 194 x
6 . Inovasi Hijau dari Laut: Rumput Laut Lokal Berpotensi Jadi Sumber Antioksidan dan Antibakteri Alami
  Selasa, 31 Mar 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 219 x
7 . BRIN Gali Potensi Rumput Laut dalam Pengembangan Obat Modern
  Jumat, 27 Mar 2026 - https://brin.go.id/ - Terbaca 238 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,648,845 Kali
Member JaSuDa 10,763 Org
Buku Promosi 809 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin