Untitled Document
Sabtu , 13 Juni 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Harga rumput laut di sentra produksi Bali turun 15,78%
Kamis, 12 May 2011 - Sumber: http://industri.kontan.co.id - Terbaca 6371 x - Baca: 08 Jun 2026
 
Pada awal Mei ini, harga rumput laut di beberapa sentra produksi, terutama di Bali, menurun dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya. Berdasarkan pantauan Masyarakat Rumput Laut Indonesia (MRLI), harga rumput laut kering di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali sudah menyentuh Rp 8.000 per kilogram (kg). Harga ini turun 15,78% dibandingkan harga bulan Maret 2011 yang masih Rp 9.500 per kg.

Jana Anggadiredja, Ketua MRLI, menduga penurunan ini disebabkan oleh memburuknya kualitas rumput laut asal Nusa Penida. Memang, kualitas rumput laut dari daerah ini lebih rendah dibandingkan dari daerah lain seperti Desa Kutuh, Kabupaten Badung, Bali. Penyebabnya, petani rumput laut di Nusa Penida kebanyakan menggunakan teknik budidaya long line, yaitu proses pembudidayaan rumput laut di atas permukaan air laut. Sementara petani di Kutuh kebanyakan menggunakan teknik lepas dasar, yaitu budidaya rumput laut di dasar laut.

Ironisnya lagi, cuaca yang tak menentu pun memperparah kualitas rumput laut di Nusa Penida. Hal ini bisa dilihat dari kadar air rumput laut di Nusa Penida yang melebihi 40%. Akibatnya, para pembeli tidak berani membelinya dengan harga yang normal yaitu Rp 9.500 per kg.

"Penurunan harga ini juga terkait adanya isu tercemarnya perairan di kawasan Nusa Penida oleh tumpahan minyak," tuturnya kepada KONTAN, Senin (9/5). Meski belum bisa dipastikan kebenarannya, tapi isu itu berpotensi menimbulkan sentimen negatif dari para pembeli rumput laut di sana.

Produksi naik

Untungnya, penurunan harga rumput laut itu tidak terjadi di daerah lain. Ketut Mesir, Kepala Desa Kutuh mengatakan, harga rumput laut di daerahnya justru naik dibandingkan bulan sebelumnya. Awal Mei ini, para petani di Kutuh menjual rumput laut seharga Rp 10.000-Rp 11.000 per kg. Padahal, di bulan sebelumnya, harga rumput laut yang diterima petani masih berkisar Rp 8.000-Rp 9.000/kg.

Mesir tidak tahu pasti penyebab kenaikan itu, tapi kemungkinan disebabkan oleh meningkatnya permintaan pasar. "Kalau dari kualitas tidak ada perubahan, kemungkinan besar karena permintaannya yang naik," jelasnya. Informasi saja, dari 700 kepala keluarga (kk) di Desa Kutuh, sebanyak 400 kk di antaranya berprofesi sebagai pembudidaya rumput laut. Saban bulan, para pembudidaya ini bisa memproduksi sekitar 100 ton rumput laut kering.

Kondisi yang sama terjadi di Ternate, Maluku Utara. Syalahuddin, salah satu pembudidaya rumput laut di sana mengatakan, harga rumput laut kering dalam dua minggu terakhir ini telah mencapai Rp 10.000 per kg. Harga ini naik dibandingkan Februari kemarin yang hanya berkisar Rp 7.000-Rp 8.000 per kg.

Syalahuddin menduga kenaikan itu disebabkan oleh tren harga rumput laut di Surabaya. Dalam beberapa pekan terakhir, harga rumput laut di Surabaya meningkat di kisaran Rp 12.000-Rp 14.000 per kg. "Akibatnya, harga di tingkat petani juga ikut naik," tuturnya. Informasi saja, selama ini, rumput laut asal Maluku Utara memang kerap dikirim ke Surabaya untuk memenuhi kebutuhan ekspor maupun pabrik pengolahan di sana. Saban bulan, Ternate bisa memasok 60 ton rumput laut kering.

Sementara itu, produksi rumput laut nasional tahun ini diprediksi akan lebih baik dibandingkan tahun lalu. MRLI memprediksi produksi rumput laut tahun ini untuk jenis carraginan saja sebanyak 218.000 ton, naik 55,49% dibandingkan produksi tahun lalu yang hanya 140.200 ton. Jana mengatakan prediksi ini didasarkan pada ramalan cuaca yang disinyalir akan lebih baik ketimbang tahun lalu. "La nina tidak akan sepanjang tahun lalu," kata Jana. Efeknya, produksi rumput laut nasional akan meningkat.

Penyebab lainnya adalah bertambahnya daerah produksi rumput laut. Jana mengklaim banyak sentra budidaya rumput laut baru yang muncul di beberapa provinsi seperti Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Tengah. Penambahan ini sudah barang tentu akan mengatrol produksi rumput laut nasional. "Setidaknya, produksi tahun ini tidak akan seburuk tahun lalu," tandas Jana.

 
 
 
More Berita
 
1 . JASUDA Fasilitasi Webinar Seri ke-2 INTROSEA Bahas Transformasi Industri Rumput Laut
  Kamis, 11 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 32 x
2 . Rumput Laut, 'Superfood' untuk Ketahanan Pangan Bangsa Maritim
  Senin, 08 Jun 2026-https://harian.disway.id/ - Terbaca 54 x
3 . Kegiatan Penanaman Siklus Pertama dalam Penelitian Kolaboratif KONEKSI di Takalar
  Sabtu, 06 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 56 x
4 . Peran Budidaya Rumput Laut terhadap Kesejahteraan Masyarakat Pesisir di Sulawesi Selatan
  Selasa, 02 Jun 2026-https://pelakita.id/ - Terbaca 80 x
5 . Dialog dengan Petani Budidaya Rumput Laut Rote Ndao, Wapres Tekankan Modernisasi dan Hilirisasi
  Selasa, 26 May 2026-https://www.wapresri.go.id/ - Terbaca 106 x
6 . Kolaborasi PT JASUDA dan Universitas Gunadarma : Hadirkan Inovasi Alat Pengering Higienis
  Sabtu, 23 May 2026-Irna Aswanti Ibrahim dan Dian Maya Sari - Terbaca 90 x
7 . BI: Sulawesi Layak Jadi Pusat Hilirisasi dan Industri Rumput Laut Nasional
  Jumat, 22 May 2026-https://mediasultra.com/ - Terbaca 88 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Formulasi Minuman Kopi Rumput Laut dan Biji Pala dengan Variasi Waktu Penyangraian yang Berbeda
  Senin, 08 Jun 2026 - https://ojs.umrah.ac.id/ - Terbaca 59 x
2 . Kreativitas Warga, Batok Kelapa Diubah Menjadi Pelampung Budidaya Rumput Laut
  Selasa, 02 Jun 2026 - https://rri.co.id/ - Terbaca 67 x
3 . Inovasi Teh Rumput Laut Antidiabetes dari Peneliti Perikanan UGM Tembus Jurnal Internasional
  Selasa, 26 May 2026 - https://fish.faperta.ugm.ac.id/ - Terbaca 100 x
4 . Teknologi Solar Dryer Dome dari SITH ITB Hadirkan Solusi Pascapanen Rumput Laut di Sumba Tengah
  Jumat, 22 May 2026 - https://sith.itb.ac.id/ - Terbaca 158 x
5 . Pengembangan Pewangi Ruangan Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Rumput Laut dan Kulit Jeruk
  Selasa, 07 Apr 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 190 x
6 . Inovasi Hijau dari Laut: Rumput Laut Lokal Berpotensi Jadi Sumber Antioksidan dan Antibakteri Alami
  Selasa, 31 Mar 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 216 x
7 . BRIN Gali Potensi Rumput Laut dalam Pengembangan Obat Modern
  Jumat, 27 Mar 2026 - https://brin.go.id/ - Terbaca 235 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,648,578 Kali
Member JaSuDa 10,762 Org
Buku Promosi 809 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin