Untitled Document
Jumat , 10 Juli 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Menyelamatkan Ekosistem Rumput Laut Dunia
Kamis, 07 Nov 2013 - Sumber: http://www.hijauku.com/ - Terbaca 5795 x - Baca: 09 Jul 2026
 
Ekosistem rumput laut dunia tengah menghadapi krisis lingkungan dan perubahan iklim. Setiap tahun, sebanyak 7% hamparan rumput laut dunia hilang akibat ulah manusia. Tingkat kerusakan ini diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan kenaikan permukaan air laut akibat pemanasan global.

Hal ini terungkap dalam laporan terbaru yang diterbitkan dalam jurnal “Global Change Biology” yang disusun oleh Dr. Megan Saunders, peneliti dari Global Change Institute, milik University of Queensland. Ia dan tim bekerja sama dengan Centre of Excellence for Environmental Decisions (CEED) meneliti ekosistem rumput laut dunia.

Menurut Dr. Saunders, ancaman terbesar bagi ekosistem rumput laut dunia adalah hilangnya akses terhadap cahaya matahari. Saat kondisi perairan semakin keruh dan dalam akibat ulah manusia serta kenaikan air laut, hamparan rumput laut semakin sulit mendapatkan akses terhadap sinar matahari yang penting bagi pertumbuhannya.

Dalam penelitian ini, tim peneliti memanfaatkan lahan basah di wilayah Moreton Bay, Australia, sebagai laboratorium alam guna meneliti reaksi ekosistem rumput laut menghadapi ancaman kenaikan permukaan air laut yang diperkirakan mencapai 1,1 meter pada akhir abad ini.

Menurut Dr. Saunders – tidak seperti terumbu karang – rumput laut adalah ekosistem laut yang “terlupakan”. “Rumput laut tidak banyak mendapatkan perhatian dari media maupun pemangku kebijakan sebagaimana terumbu karang,” tuturnya. Padahal fungsi dari terumbu karang sangat penting bagi samudra dan masyarakat.

Ekosistem rumput laut adalah lokasi perkembangbiakan ikan dan kerang yang mendukung ketersediaan pangan bagi manusia. Rumput laut juga menyerap emisi karbon dalam jumlah yang sangat besar. Sehingga peran rumput laut dalam mengurangi dampak pemanasan global dan perubahan iklim juga besar. Rumput laut menyerap 48-112 juta ton karbon setiap tahun. Saat rumput laut rusak karbon-karbon ini akan terlepas kembali ke atmosfer memicu pemanasan global.

“Jika kita bisa menjaga luas wilayah rumput laut, kita bisa memerlambat pemanasan global sekaligus mengembalikan potensi perikanan dunia,” ujar Dr. Saunders. Rumput laut juga membersihkan lautan dengan cara menangkap sedimen dan nutrisi yang masuk ke laut.

Tim peneliti memerkirakan, saat air laut naik sebesar 1,1 meter pada akhir abad ini, luas ekosistem rumput laut di Moreton bay akan berkurang hingga 17% hanya karena hilangnya akses terhadap sinar matahari. Nilai kerusakan yang sama bisa terjadi di seluruh dunia, walau angka persisnya tergantung pada lokasi ekosistem rumput laut.

Menurut Dr. Saunders kunci menyelamatkan ekosistem rumput laut bergantung pada kemampuan kita mengendalikan erosi dan pembuangan limbah dari sungai atau saluran air setempat. Cara ini bisa diwujudkan dengan menghijaukan kembali kawasan pesisir pantai dan pinggiran sungai, serta mengelola limbah cair masyarakat agar tidak terbuang ke laut tanpa pengolahan.

Untuk itu, peran pemerintah lokal penting dalam menciptakan kebijakan laut dan wilayah pesisir yang lestari guna menjaga agar ekosistem rumput laut mampu bertahan di tengah ancaman kenaikan permukaan air laut. “Pemerintah diharapkan bisa mencegah pembangunan bangunan penahan gelombang, jalan dan perumahan di sekitar wilayah pesisir pantai,” ujar Dr. Saunders. Alih-alih pemerintah harus menanam mangroves dan vegetasi pesisir lain agar ekosistem rumput laut bisa berkembang.

Penelitian di Moreton Bay menunjukkan, aksi hijau di wilayah pantai itu akan bisa mengurangi kerusakan ekosistem rumput laut dari 17% ke 5%, tergantung pada kemampuan menciptakan pasokan cahaya matahari yang cukup bagi ekosistem rumput laut. “Informasi ini penting bagi perencana wilayah pesisir guna mengantisipasi perubahan akibat kenaikan permukaan air laut dan perubahan iklim,” ujar Dr. Saunders.
 
 
 
More Berita
 
1 . Tak Lagi Dijual Mentah, Rumput Laut Kendal Diolah Jadi Produk Bernilai Tinggi
  Rabu, 08 Jul 2026-https://jateng.jpnn.com/ - Terbaca 25 x
2 . CV Posko Jasuda Lakukan Penyortiran Ulva untuk Memenuhi Permintaan Mitra di Luar Sulawesi
  Rabu, 08 Jul 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 24 x
3 . CV Posko Jasuda Wakili Beneficiary UNIDO GQSP Indonesia pada UN MSME Day 2026
  Rabu, 08 Jul 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 24 x
4 . DKP Maluku Utara Salurkan 10 Ton Bibit Rumput Laut ke Taliabu, Produksi Diproyeksi Tembus Ribuan Ton
  Jumat, 03 Jul 2026-https://ternate.tribunnews.com/ - Terbaca 53 x
5 . Rumput Laut Andalan Ekonomi Kelautan Sulawesi Selatan, Luwu Terbanyak, Pabrik Terbesar di Pinrang
  Rabu, 24 Jun 2026-https://pelakita.id/ - Terbaca 100 x
6 . CV POSKO Jasuda Kembangkan Budidaya Rumput Laut Cottonii untuk Mendorong Kesejahteraan Masyarakat
  Rabu, 24 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 86 x
7 . CV POSKO Jasuda Kembangkan Budidaya Rumput Laut Cottonii untuk Mendorong Kesejahteraan Masyarakat Pe
  Rabu, 24 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 73 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . SWRO untuk Budidaya Rumput Laut: Solusi Air Bersih di Wilayah Pesisir
  Rabu, 08 Jul 2026 - https://www.supplierfilterair.com/ - Terbaca 20 x
2 . Metode Budidaya Rumput Laut yang Tepat Tingkatkan Produktivitas Kappaphycus alvarezii
  Jumat, 03 Jul 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 52 x
3 . Ayam Udang Gulung Nori (Frozen)
  Rabu, 24 Jun 2026 - https://cookpad.com/ - Terbaca 79 x
4 . Formulasi Minuman Kopi Rumput Laut dan Biji Pala dengan Variasi Waktu Penyangraian yang Berbeda
  Senin, 08 Jun 2026 - https://ojs.umrah.ac.id/ - Terbaca 146 x
5 . Kreativitas Warga, Batok Kelapa Diubah Menjadi Pelampung Budidaya Rumput Laut
  Selasa, 02 Jun 2026 - https://rri.co.id/ - Terbaca 138 x
6 . Inovasi Teh Rumput Laut Antidiabetes dari Peneliti Perikanan UGM Tembus Jurnal Internasional
  Selasa, 26 May 2026 - https://fish.faperta.ugm.ac.id/ - Terbaca 147 x
7 . Teknologi Solar Dryer Dome dari SITH ITB Hadirkan Solusi Pascapanen Rumput Laut di Sumba Tengah
  Jumat, 22 May 2026 - https://sith.itb.ac.id/ - Terbaca 226 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,653,968 Kali
Member JaSuDa 10,774 Org
Buku Promosi 810 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin