Untitled Document
Jumat , 03 Juli 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Berbagai Produk Rumput Laut Dikembangkan
Senin, 03 Oct 2022 - Sumber: https://www.kompas.id - Terbaca 5906 x - Baca: 03 Jul 2026
 
Rumput laut dengan beragam jenis telah banyak diteliti dan dikembangkan menjadi berbagai macam produk. Produk tersebut mulai dari agar-agar, minuman fungsional, hingga bioplastik.

Hasil penelitian pemanfaatan rumput laut menjadi berbagai produk telah banyak dikembangkan oleh peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN. Hasil pengembangan produk rumput laut tersebut perlu ditindaklanjuti dengan hilirisasi.

Profesor riset Pusat Riset Bioindustri Laut dan Darat BRIN Hari Eko Irianto mengemukakan, rumput laut merupakan salah satu komoditas terpenting bagi Indonesia. Global Seaweed Production 2019 menunjukkan bahwa Indonesia menjadi negara dengan produksi rumput laut terbesar kedua setelah China dengan jumlah lebih dari 9 juta ton.

”Rumput laut yang sudah dibudidayakan di laut secara komersial, antara lain, eucheuma, halymenia, dan sargassum. Sementara jenis rumput laut untuk budidaya di tambak adalah gracillaria dan caulerpa,” ujarnya dalam webinar bertajuk ”Prospek Pengembangan Bioindustri Rumput Laut”, Rabu (28/9/2022).

Tantangan para periset dalam mengembangkan produk rumput laut salah satunya terkait dengan penerapan standar nasional tentang budidaya dan pascapanen rumput laut.

Sejumlah penelitian untuk pengembangan produk berbasis rumput laut juga telah dilakukan Hari dan peneliti lain. Pengembangan tersebut dilakukan saat para peneliti masih tergabung dalam lembaga riset di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan belum melebur ke dalam BRIN.

Sejumlah pengembangan produk itu adalah pengolahan agar-agar kertas dari jenis rumput laut gracillaria. Produk ini dikembangkan melalui beberapa tahapan, mulai dari pemasakan, filtrat, penjendalan atau penggumpalan, pemotongan gel, pengeringan matahari, hingga pencetakan menjadi agar-agar kertas.

Produk lainnya yang juga dikembangkan dari rumput laut gracillaria ialah minuman fungsional jahelaria. Produk yang telah dikomersialisasi oleh mitra industri ini dikembangkan dengan bahan utama jahe, tetapi dengan penambahan gracillaria sebagai sumber serat.

Terdapat pula produk pengharum ruangan dari alkali treated cottonii(ATC) yang merupakan olahan rumput laut jeniseucheuma. Hasil uji sensori menunjukkan bahwa panelis menyukai bau pengharum ruangan tersebut dengan masa pemakaian sekitar dua minggu.

Selain itu, telah dikembangkan juga bioplastik dari rumput laut sargassum. Rumput laut merupakan salah satu bahan potensial yang bisa dijadikan bahan baku bioplastik karena mengandung senyawa karagenan. Pengembangan biopolastik berbasis rumput laut ini juga diyakini dapat menjadi solusi dalam mengatasi permasalahan sampah plastik.

Mengingat rumput laut memiliki potensi yang besar, Hari menekankan perlu upaya dalam meningkatkan teknologi budidaya. Beberapa teknologi budidaya rumput laut sargassum yang telah dikembangkan adalah metode lepas dasar dan metode kantung. Masing-masing teknologi budidaya rumput laut tersebut juga memiliki keunggulan tersendiri.

Keunggulan budidaya dengan metode lepas dasar adalah mampu meningkatkan pertumbuhan, mengurangi eksploitasi dari alam secara berlebihan, dan mudah diadopsi. Sementara keunggulan metode kantung adalah dapat mengurangi kegagalan akibat hama dan penyakit dan mencegah terjadinya kematian akibat kondisi perairan yang buruk.

Kebutuhan bahan baku rumput laut untuk berbagai produk yang tidak tersedia di alam ini bisa didapat dengan cara budidaya. Dengan sekian banyak produk yang dihasilkan ini memang perlu pengenalan dan hilirisasi,” kata Hari.

Direktur Alih dan Sistem Audit Teknologi BRIN Edi Hilmawan menyatakan, tantangan para periset dalam mengembangkan produk rumput laut salah satunya terkait dengan penerapan standar nasional tentang budidaya dan pascapanen rumput laut. Hal ini juga terkait dengan ketersediaan dan pasokan bahan baku berkualitas untuk industri secara berkelanjutan.

”Kelemahan lain yang ditemukan adalah kualitas hasil produksi budidaya dan industri masih kurang bersaing. Ini menjadi tantangan dalam pengembangan industri rumput laut di Indonesia,” ucapnya.
 
 
 
More Berita
 
1 . DKP Maluku Utara Salurkan 10 Ton Bibit Rumput Laut ke Taliabu, Produksi Diproyeksi Tembus Ribuan Ton
  Jumat, 03 Jul 2026-https://ternate.tribunnews.com/ - Terbaca 15 x
2 . Rumput Laut Andalan Ekonomi Kelautan Sulawesi Selatan, Luwu Terbanyak, Pabrik Terbesar di Pinrang
  Rabu, 24 Jun 2026-https://pelakita.id/ - Terbaca 79 x
3 . CV POSKO Jasuda Kembangkan Budidaya Rumput Laut Cottonii untuk Mendorong Kesejahteraan Masyarakat
  Rabu, 24 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 64 x
4 . CV POSKO Jasuda Kembangkan Budidaya Rumput Laut Cottonii untuk Mendorong Kesejahteraan Masyarakat Pe
  Rabu, 24 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 56 x
5 . JASUDA Fasilitasi Webinar Seri ke-2 INTROSEA Bahas Transformasi Industri Rumput Laut
  Kamis, 11 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 98 x
6 . Rumput Laut, 'Superfood' untuk Ketahanan Pangan Bangsa Maritim
  Senin, 08 Jun 2026-https://harian.disway.id/ - Terbaca 107 x
7 . Kegiatan Penanaman Siklus Pertama dalam Penelitian Kolaboratif KONEKSI di Takalar
  Sabtu, 06 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 105 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Metode Budidaya Rumput Laut yang Tepat Tingkatkan Produktivitas Kappaphycus alvarezii
  Jumat, 03 Jul 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 14 x
2 . Ayam Udang Gulung Nori (Frozen)
  Rabu, 24 Jun 2026 - https://cookpad.com/ - Terbaca 59 x
3 . Formulasi Minuman Kopi Rumput Laut dan Biji Pala dengan Variasi Waktu Penyangraian yang Berbeda
  Senin, 08 Jun 2026 - https://ojs.umrah.ac.id/ - Terbaca 129 x
4 . Kreativitas Warga, Batok Kelapa Diubah Menjadi Pelampung Budidaya Rumput Laut
  Selasa, 02 Jun 2026 - https://rri.co.id/ - Terbaca 117 x
5 . Inovasi Teh Rumput Laut Antidiabetes dari Peneliti Perikanan UGM Tembus Jurnal Internasional
  Selasa, 26 May 2026 - https://fish.faperta.ugm.ac.id/ - Terbaca 134 x
6 . Teknologi Solar Dryer Dome dari SITH ITB Hadirkan Solusi Pascapanen Rumput Laut di Sumba Tengah
  Jumat, 22 May 2026 - https://sith.itb.ac.id/ - Terbaca 209 x
7 . Pengembangan Pewangi Ruangan Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Rumput Laut dan Kulit Jeruk
  Selasa, 07 Apr 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 234 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,652,497 Kali
Member JaSuDa 10,770 Org
Buku Promosi 810 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin